Ketentuan Dasar Dakwah Salafiyah
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Apa Itu Manhaj Salaf Siapa Salafi Siapa Wahabi-Ust. Sofyan Chalid Idham Ruray.webm
https://app.box.com/s/rzpdr2h49hhvrv79q226wfcru0m9kp4l
Urgensi Manhaj Dalam Mencapai Kejayaan Umat-UstadzAbdurrahman Thoyyib.webm
https://app.box.com/s/1rz1gciymool2sxd9rkaf7rqmzrr4vih
Manhaj Salaf dalam Berdalil-Ust Firanda Andirja
https://drive.google.com/file/d/1Jo8gU_srpdcDxSFRYQp5rfqcpwz9o1f2/view?usp=drivesdk
Mulia Dengan Manhaj Salaf – Ustadz Muflih Safitra
https://app.box.com/s/1mdmnbyjykc0xyit3a6kz66hz8g9hbwk
Mulia Dengan Manhaj Salaf – Ustadz Ahmad Bazher
https://app.box.com/s/j1yz9exyyc5lofnm46pz52hxwhgrgtdb
Mulia Dengan Manhaj Salaf – Ustadz Hasan al Jaizy
https://app.box.com/s/iahljm8hrqmts6yecye2ru3lh2qf544t
Kewajiban Ittiba’ (Mengikuti Jejak) Salafush Shalih-Ustadz Yazid Jawas 16Mb 1jm 29mnit
https://drive.google.com/file/d/157NBOfqwmbAAERJmocGjL6FKavpDehaX/view?usp=drivesdk
Ustadz Arifin Ridin – Mengapa Aku Bangga Bermanhaj Salaf –27Mb
https://app.box.com/s/k8ka3g6cu4cqdku14a451hfw60o1kxpr
Ustadz Arifin Ridin – Berpegang Teguh Kepada Al Qur’an dan Sunnah dengan Pemahaman Salafusshalih50Mb
https://drive.google.com/file/d/1-Uyw3LQSOlN8lCzUxDqXWEgiOQGSmgTK/view?usp=drivesdk


Istiqomah di Manhaj Salaf, Ustadz Abdul Malik Al Buthony),


Prinsip-Prinsip Dakwah Salaf – Ustadz Abu Ubaidah Yusuf AsSidawi 41Mb
https://drive.google.com/file/d/1f6SLlB9WqTPR4vtSuxniRGzfZQB4znzW/view?usp=drivesdk
Dakwah Salaf-Ust.Sofyan Chalid Ruray
Bag1:https://app.box.com/s/799n80l6k2q4fpbekmva9spjrgvip03e
Bag2:https://app.box.com/s/ki0rcpvw1zo7ags6g21ykvodqivs0bza
Keistimewaan Manhaj dan Dakwah Salaf-Ust.Abdul Qodir Abu Faizah
Sesi1:https://drive.google.com/file/d/14A3gtPqV-RwHp-mqM3ld0LGzZlAK0Vcj/view?usp=drivesdk
SESI 2: https://drive.google.com/file/d/14BhLpqgGOIR8yf87jmYhCm7O2XeZD0HP/view?usp=drivesdk
Ustadz Sofyan Chalid Ruray – Kun Salafiyyan ‘alal Jaaddah(Jadilah Salafi Sejati)
https://archive.org/details/USR-SalafySejati
Ustadz Ahmad Anshori – Mulia dengan Manhaj Salaf
https://archive.org/details/
UstAhmadAnshoriMuliaDenganManhajSalaf
15 Audio mp3 Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat – Syarah Aqidah Salaf
https://archive.org/details/UstAbdulHakimSyarahAqidahSalaf
=
Ebook
Mengenal Manhaj Salafi, karya Syaikh Salim bin ‘Id Al-Hilali
https://drive.google.com/file/d/0B3FT6ui1GzNVd1EzUUhlenFqd2c/view
Memahami Salaf, Salafiyyah, dan Salafiyyun Secara Bahasa, Istilah dan Manhaj 169Hlm
https://app.box.com/s/uhot4i5o7iccoggkpldu1v1njj5koel0
Bahtera Dakwah Salaf Di Lautan Indonesia – Dr.Muhammad Arifin Badri-(96Hlm)
arifinbadri.com/download/ebook-bahtera-dakwah-salaf-indonesia.pdf
Meniti Jejak Salafush Sholih
https://archive.org/download/meniti-jejak/meniti-jejak.pdf
Dakwah Salafiyah
https://www.box.com/s/8ffb8add48f83f9147ca


Antara Ahlus Sunnah dan Salafiyah


Pokok-Pokok Aqidah Salafiyah Secara Ringkas
https://alwasathiyahcom.files.wordpress. com/2017/09/ebook-mujmal-iman.pdf
Salafi,.Antara Tuduhan dan Kenyataan (
Bantahan Ilmiah terhadap Buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi karya ‘Syaikh’Idahram) Oleh Ust. Sofyan Chalid Ruray

=…
➡ Ketentuan Dasar Dakwah Salafiyah
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
.==

  • Ketentuan Dasar Dakwah Salafiyah

.
Syaikh DR. Muhammad bin Musa Alu Nashr
(dari http://www.almanhaj.or.id)
.
Sesungguhnya dakwah Salafiyah telah mengakar kokoh dalam sejarah. Dia bukanlah dakwah yang baru lahir kemarin. Telah ada sejak zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan sejak zaman para nabi sebelumnya. Oleh karena itu, ushul dan kaidah dakwah Salafiyah tidak diambil dari akal dan ijtihad serta istihsan (anggapan baik) manusia, akan tetapi diambil dari sumbernya yang suci yaitu Al-Kitab dan As-Sunnah dengan pemahaman Salaful Umat ini.
.
‼ Diantara ma’alim ushul (ketentuan dasar) dakwah Salafiyah yang terpenting adalah.
.
➡ [1]. Dakwah Salafiyah menyeru kepada asal dan rukun yang paling mendasar, yaitu kepada Tauhid dan memperingatkan dari kesyirikan, karena dakwah Salafiyah merupakan lanjutan dari dakwah para nabi.
.
✅ Semua dakwah yang tidak dibangun diatas asal dan rukun ini akan gagal. Ibarat membangun atap sebelum tiangnya, sehingga atapnya akan menimpa kepada penghuninya.
.
Umat Islam telah menuai bencana dan malapetaka dari dakwah yang tidak bersandar kepada asal dan tidak mengikuti manhaj dakwah para nabi, yaitu memulai dakwah (seruan) kepada tauhid dan pengesaan Allah dalam ibadah. Seluruh nabi datang untuk menyampaikan kepada kaum mereka satu perkataan yaitu.
“Artinya : Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selainNya” [Al-A’raaf ; 65]

.
✅ Oleh karena itu dakwah Salafiyah mencintai orang karena tauhid, dan membenci orang yang menyelisihi tauhid.
.
➡ [2]. Dakwah Salafiyah menyeru kepada ittiba (mengikuti) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja secara lahir dan batin.
.

✅ Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menggantungkan kesuksesan dan keselamatan pada ittiba Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah berfirman.
“Artinya : Dan barangsiapa yang menentang Rasul setelah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min. Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali” [An-Nisa’ : 115]
.

✅ FirmanNya.
Artinya : Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk” [An-Nur : 54]
.
✅ Dan firmanNya.
“Artinya : Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahNya takut akan diitimpa fitnah (cobaan) atau ditimpa adzab yang pedih” [An-Nur : 63]
.
‼ Maksudnya ditimpa fitnah dengan kesesatan dan kesyirikan. Semoga Allah melindungi kita darinya. Bahkan Allah menyatakan bahwa syarat untuk mencintai dan supaya dicintai Allah adalah ittiba’ (mengikuti) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah berfirman.
“Artinya : Katakanlah :’Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu’. Allah Maha Penguasa lagi Maha Penyayang” [Ali-Imran : 31]
.
Barangsiapa yang ingin dimasukkan ke dalam golongan orang yang Allah cintai, maka dia harus mengikuti jalan Rasulullah dan merasa cukup dengan atsar (hadits) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, syia’ar dakwah Salafiyah adalah “firman Allah, sabda Rasulullah yang shahih serta manhaj dan pemahaman salaful umat”.
.
‼ Termasuk ketentuan dasar dakwah Salafiyah adalah berbeda dengan kelompok jamaah lainnya baik yang kuno atau yang modern, bersandar kepada pemahaman Salaf secara ilmu dan amal. Maka Salafi (orang-orang yang mengikuti Salaf) tidak akan mengatakan : “Kami satu generasi setara dengan mereka”. Akan tetapi Salafi akan mengatakan : “Kami satu generasi yang mengikuti mereka, yang telah dipuji Allah dalam firmanNya.
.
✅ “Artinya : Orang-orang yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah” [An-Nur : 37]
.
✅ Dan firman Allah.
“Artinya : Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih” [At-Taubah : 108]
Kami mengikuti mereka, karena mereka telah ridho dari Allah, Allah merodhoi mereka dan mereka meridhoi Allah.
.

➡ [3]. Dakwah Salafiyah melakukan Tasfiyah (pemurnian) terhadap Islam dari semua kebid’ahan, khurafat, kerancuan, pemikiran sesat dan falsafah yang tidak diterangkan Allah.
.
✅ Dakwah Salafiyah melakukan tazkiyah (pensucian) terhadap jiwa kaum muslimin agar mereka beruntung. Allah berfirman.
“Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya” [Asy-Syams : 9-10]
.
‼ Dakwah Salafiyah mengambil ilmu yang murni, dari sumber yang murni dan menyampaikannya (ilmu) dalam keadaan murni. Karena jika ilmu tercampuri hadits-hadits dho’if (lemah) dan palsu, aqidah yang menyimpang lagi bathil, falsafah’ kerancuan dan sampah pemikiran manusia, maka ilmu itu akan menjadi racun yang mematikan aqidah, pemikiran dan manhaj mereka. Akan memutuskan jalan mereka mencapai ridho Allah.
.
✅ Tasfiyah (pemurnian) dan tazkiyah (penyucian jiwa) merupakan keistimewaan dan sendi-sendi dakwah ini. Madrasah Al-Imam Mujadid zaman ini Al-Albany telah melaksanakan peran yang cukup baik. Sebagai lanjutan dari madrasah Salafiyah pertama sejak zaman Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya hingga zaman ini dan sampai hari kiamat nanti.
.
➡ [4]. Dakwah Salafiyah memperhatikan ilmu dan ulama, karena asas perbaikan agama hanya bisa tegak dengan ilmu.
.
✅ Lima ayat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak beliau berilmu dan memerintahkan beliau membaca. Allah berfirman.
“Artinya : Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Paling Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya” [Al-Alaq : 1-5]
.
✅ Qalam (alat tulis) merupakan asas dalam memperoleh ilmu, Allah pergunakannya ia untuk bersumpah karena kemuliaannya dan kemuliaan ilmu yang bisa dicapai, Allah berfirman.
“Artinya : Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis” [Al-Qalam : 1]
.
✅ Kemudian Allah menjadikannya sebagai makhluk pertama karena kemuliaan dan kemulian ilmu dan pengetahuan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Makhluk pertama yang Allah ciptakan adalah qalam kemudian Dia berfirman : “Tulislah!” Qalam menjawab : “Apa yang saya tulis?” Allah berfirman : “Tulislah apa yang terjadi dan akan terjadi”. Lalu qalam menulis segala sesuatu sampai hari kiamat”.
.
‼ Dakwah Salafiyah memuliakan ulama, tetapi tidak ekstrim terhadap mereka. Karena tahu bahwa mereka adalah manusia biasa yang bisa salah dan benar. Mereka diikuti kebenarannya.
.
Kesalahannya. Kesalahan mereka sama sekali tidak menurunkan kedudukan dan martabat mereka di dalam dakwah ini. Dakwah Salafiyah juga tidak mencela ulama rabbani yang telah menegakkan kebenaran dan berbuat adil. Ulama dakwah ini adalah mereka yang telah diakui oleh semua orang karena keimanan mereka dalam agama dan kedalaman ilmu mereka serta menjadi penerang petunjuk.
.
Kami telah melihat, alangkah susahnya orang awam atau orang yang berilmu setelah wafatnya imam kita yang tiga : Ibnu Baaz, Al-Albani dan Ibnu Utsaimin. Mereka dan yang sekelas dengan mereka serta murid-murid mereka adalah penjaga umat ini dari kekacauan dan kesesata, karena ulama adalah pewaris para nabi sepanjang masa.
.
➡ [5]. Dakwah Salafiyah mengajak kaum muslimin yang mengikuti contoh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bekerjasama (ta’awun) dalam kebaikan dan taqwa, tidak mengajak para ahli bid’ah dan hizbiy (orang partai).
.
✅ Hizbiy telah memecah belah umat dan membuat mereka tidak akan berpendapat kecuali dengan pendapat partai, sehingga kehizbiyahan mengakar dalam hati mereka. Mereka mencintai partai atau kelompok sebagaimana Bani Israil mencintai anak sapi, wal iyadzu billah.
.
‼ Mereka (orang partai) mengobarkan slogan : “Ini dari kelompok saya dan dia dari kelompok musuh saya”, lalu bergabung dengan semua hizbiy dan menjauhi semua sunniy (orang yang mengikuti sunnah) walaupun sunniy tersebut orang paling benar di zamannya.
.
➡ [6]. Dakwah Salafiyah yang penuh barakah ini memperingatkan dan mencela fanatik golongan serta sangat membenci perpecahan.
.
✅ Juga mencela dan memperingatkan pelakunya, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mencela orang yang berpecah belah dan fanatik golongan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman..
“Artinya : Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka” [Ar-Ruum : 31-32]
.
✅ Sebagaimana dakwah Salafiyah (berkat hidayah Allah) berada di tengah-tengah antara orang yang ghuluw (ekstrim) dan orang yang taqshir (orang yang meremehkan). Mereka adalah kelompok yang adil dan tengah-tengah.

Semoga Allah merahmati Al-Hasan Al-Bashri, ketika berkata : “Agama kalian yang telah diturunkan kepada Nabi kalian di antara ghuluw yaitu ekstrim dan jaafi (orang yang suka meremehkan urusan)”
.

‼ Demikianlah Allah memberikan kesitimewaan kepada umat ini berupa keadilan dan kesederhanaan.
.
✅ Allah berfirman.
“Artinya : Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu” [Al-Baqarah : 143]

.
‼ Manhaj Salaf mengajak kepada sikap netral dan adil dalam setiap sisi kehidupan, dalam aqidah, pemikiran, perkara dunia dan juga urusan akhirat, sesuai dengan menhaj Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sahabatnya. Hal ini telah dijelaskan dan dikuatkan oleh hadits-hadits dan atsar yang banyak sekali. Dan sekarang tidak mungkin saya menjelaskan lebih dari itu.
.

~~__~~__ Lanjut ke Halaman 2 ~~__~~__