Panjang Angan-Angan dan Kunci Kemenangan Kaum Muslimin
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.=…

Larangan Panjang Angan-Angan Ust.Ali Nur

Berhentilah Panjang Angan Angan Ust.Afifi Abdul Wadud

Panjang Angan-Angan Ust.Saiful Bahri


Hakikat Kemenangan – Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc. 22Mb
https://app.box.com/s/aoplk4ctcccp22e95il0dbqx63vcj8p8
Kalah Didunia Menang Di Akhirat – Ustadz Farhan Abu Furaihan17Mb
https://app.box.com/s/u5pauwzwa2rcuv252fit7xgpe6skb626
KUNCI MENGGAPAI KEMENANGAN DAN KEJAYAAN – Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi -Hafizhahullah-
https://drive.google.com/file/d/1034G3V0jBJy5nf2nStA-7uox9fbVphC4/view?usp=drivesdk
Kemenangan Hakiki-Ust Rizal Yuliar Putrananda.webm
https://app.box.com/s/acmc8aj3e4y94c5f0zhxwpym1otj1r9o
Sebab Kemenangan Ummat Islam Ustadz Mizan Qusyiah, Lc,MA.webm
https://app.box.com/s/xg2vh49qdb5uyam7hd89o8jwpa3mrj63
=
Ebook
Panjang Angan-Angan

Klik untuk mengakses id_dalekie_nadezhdi.pdf


Menuju Kemenangan Kaum Muslimin

Klik untuk mengakses id_menuju_kemenangan_dan_kehinaan_kaum_muslimin.pdf


Berpegang Pada Syari’at Kunci Kemenangan
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/single2/id_Berpegang_Pada_Syariat_Kunci_Kemenangan.pdf

=…
Panjang Angan-Angan dan Kunci Kemenangan
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==
Panjang angan-angan …!*
.
✅ Allah melarang kaum muslimin untuk menyontoh perjalanan orang-orang ahli kitab sebelum ini.
.
‼ Mereka menjadi rusak setelah lamanya masa kenabian dari diri mereka.
.
✅ Allah berfirman,
.
أَلَمۡ یَأۡنِ لِلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ أَن تَخۡشَعَ قُلُوبُهُمۡ لِذِكۡرِ ٱللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ ٱلۡحَقِّ وَلَا یَكُونُوا۟ كَٱلَّذِینَ أُوتُوا۟ ٱلۡكِتَـٰبَ مِن قَبۡلُ فَطَالَ عَلَیۡهِمُ ٱلۡأَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوبُهُمۡۖ وَكَثِیرࣱ مِّنۡهُمۡ فَـٰسِقُونَ.
.
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.”[Surat Al-Hadid: 16]
.

✅ Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di,
Menurut penyusun tafsir Al Jalaalain, bahwa ayat ini turun berkenaan dengan para sahabat yang terlalu banyak bercanda.
.
‼ Ketika Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan keadaan kaum mukmin laki-laki dan perempuan serta keadaan kaum munafik laki-laki dan perempuan di akhirat, dimana hal tersebut mendorong hati untuk khusyu’ kepada Tuhannya dan tunduk kepada kebesaran-Nya, maka Allah Subhaanahu wa Ta’aala mencela kaum mukmin karena tidak seperti itu.
.
✅ Maksudnya, belumkah datang waktu bagi orang-orang yang beriman untuk lunak dan khusyu’ hati berdzikr mengingat Allah, yaitu dalam membaca Al Qur’an, tunduk kepada perintahnya dan menjauhi larangannya, serta kepada kebenaran yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam ayat ini terdapat dorongan untuk berusaha menjadikan hati khusyu’ kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan kepada yang diturunkan-Nya berupa Al Qur’an dan As Sunnah, dan agar kaum mukmin dapat mengingat nasihat-nasihat ilahi dan hukum-hukum syar’i di setiap waktu serta menghisab diri mereka dengannya.
.
Yakni janganlah mereka seperti orang-orang sebelum mereka dari kalangan Yahudi dan Nasrani yang telah Allah turunkan kepada mereka kitab yang mengharuskan mereka khusyu’ hatinya dan tunduk sikapnya, namun mereka malah tidak istiqamah di atasnya, bahkan masa yang panjang berlalu kepada mereka namun membuat mereka tetap lalai sehingga iman mereka sedikit demi sedikit terkikis.
.
Tidak lunak ketika berdzikr kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Dengan demikian, hati terus-menerus butuh mengingat apa yang Allah turunkan dan tidak lalai terhadapnya, karena jika tidak demikian maka dapat menyebabkan hati menjadi keras.
(Taisir Karim Ar-Rahman, Syaikh As-Sa’
di)
.
‼ Diantara sebab kerusakan mereka adalah karena angan-angan mereka yang berlebihan terhadap dunia sehingga melalaikan dari mengingat Allah dan juga melalaikan mereka untuk mengejar bekal menuju kehidupan akherat.
.
✅ Berangan-angan untuk menggapai kebaikan perkara dunia bukan sesuatu yang terlang.
.
Sebagaimana Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,
.
إِذَا تَمَنَّى أَحَدُكُم فَلْيُكثِر ، فَإِنَّمَا يَسأَلُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
.

Ketika kalian berangan-angan, perbanyaklah… karena sejatinya dia sedang meminta Rabb-nya subahnahu wa ta’ala.
(HR. Ibnu Hibban 2403, Thabrani dalam al-Ausath 2/301 dan dishahihkan al-Albani)

.
✅ Yang bahaya dari panjang anngan-angan adalah yang menjadikan seseorang lalai dan malas dari mengingat Allah. Imam Hasan Al-Bashry رحمه الله mengingatkan akan dampak bahayanya panjang angan-angan didunia. Beliau berkata,
.
ما أطال عبد الأمل إلا أساء العمل.
(أدب الدنيا والدين للإمام المواردي ص. 117)
.

Tidaklah seseorang pamjang angan-angannya melainkan akan jelek pula amalnya.

(Adab Ad-Dunya wa Ad-Din, Imam Al-Mawardi h. 117)
Wallahu a’lam
Abu Yuduf Masruhin Sahal, L
c
=…
Dunia tidak menjadi baik bagi ummat ini …
.
✅ Ummat ini menjadi baik, ketika mereka tidak mencintai dunia berlebihan.
Karena dunia itu indah dan manis dan melalaikan serta membutakan mata orang yang tidak hati-hati dengannya.
.
‼ Dari Tsauban, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,
.
يُوشِكُ الأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا ». فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ « بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزِعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِى قُلُوبِكُمُ الْوَهَنَ ». فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهَنُ قَالَ « حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ ».
.
Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat, pen) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring”. Kemudian seseorang bertanya,”Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?” Rasulullah berkata,”Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. Kemudian seseorang bertanya,”Apa itu ’wahn’?” Rasulullah berkata,”Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud no. 4297 dishohihkan Al-Albsmy)
.
✅ Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,
.
إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ وَإِنَّ اللَّهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا، فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا
.
Sesungguhnya dunia ini manis dan indah. Dan sesungguhnya Allah menguasakan kepada kalian untuk mengelola apa yang ada di dalamnya, lalu Dia melihat bagaimana kalian berbuat. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap dunia.”(HR Muslim, 2742)
.

Semoga bermanfaat
Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc
=…
Cinta kedudukan lebih bahaya dari cinta dunia ...
.
✅ Diantara bentuk ketertipuan terhadap dunia adalah berusaha mencari ketenaran. Banyak orang berusaha bagaimana kiranya agar tersebar berita tentang dirinya. Berusah menjadi pembicara dalam suatu forum. Atau menjadi seseorang yang didengar ucapannya. Atau dicatat. Karena keinginan ini, sebagian orang berusaha menempuh segala cara agar hal ini dapat terwujud. Ia cinta popularitas dan dikenal. Ini adalah seruan jiwa yang sakit. Mulai muncul perasaan meremehkan orang lain. Memandang remeh jiwa yang merasa berkecukupan.
.
‼ Al imam Ahmad bin hanbal رحمه الله berkata :
.
قال الإمام أحمد بن حنبل : حب الرياسة أعجب إلى الرجل من الذهب والفضة، ومن أحب الرياسة طلب عيوب الناس
.
Cinta kedudukan lebih mengagumkan seseorang dibandingkan emas dan perak (harta benda)
Barangsiapa yang cinta kedudukan dia akan mencari aib-aib manusia.

(Al -Adab Asy-Syar’iyyah, ibnu muflih juz 2 hal. 241)

.
✅ Sufyan Ats-Tsauri berpesan kepada saudaranya: “Waspadalah, janganlah engkau mencintai kedudukan, karena zuhud pada kedudukan itu lebih sulit dari pada zuhud pada dunia” (Hilyatul Aulia, 6/387).
.
‼ Ibrahim bin Adham berkata: “Tidaklah tulus kepada Allah, orang yang mencintai ketenaran” (Hilyatul Aulia, 8/19).
.
✅ Al-Ghazali رحمه اله mengatakan,
Yang tercela adalah apabila seseorang mencari ketenaran. Namun jika ia tenar karena karunia Allah tanpa ia cari-cari, maka itu tidaklah tercela.”(Al-Ihya)
.
Wallahu a’lam
Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc
=…

^^~~^^~~ Lanjut ke Halaman 2 ^^~~^^~~