Mengunggah…​​

Mengunggah…
Mengunggah…
Mengunggah…

3 HIKMAH MUSIBAH BAGI MANUSIA, dan Banjir Jakarta, Bekasi dan Sekitarnya Adalah Muhasabah
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.

Al Ustadz Dzulqornain – Muhasabah


Al Ustadz Dzulqornain – Musibah KarenaKesalahan Manusia


Kiat Tegar Di Atas Musibah – Ust Dr AspriRahmat Azai MA – Normal Quality.mp3


Muhasabah Diri – Ust Dr Aspri Rahmat AzaiMA – Normal Quality.mp3


Musibah dan Nikmat, Sama Saja Ust.Afifi Abdul Wadud


Muhasabah Ust.Afifi Abdul Wadud


Buah Muhasabah Ust.Afifi Abdul Wadud


Rahasia Dibalik Musibah – Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron,Lc -Hafizhahullah-
https://drive.google.com/file/d/1-q-UYdU7F1X2I5UJHSjEBwddNMbQTl_p/view?usp=drivesdk
Ustadz Salman Mahmud Hafizhahullah Ta’ala
Nasihat Dibalik Musibah
https://drive.google.com/file/d/1ak-hp01e5XoLvRjMM2nuU4r4OLl_g2RX/view?usp=drivesdk
Penggugah Jiwa – Ustadz Ahmad Bazher.webm
https://app.box.com/s/u9j3numc232ip6qtedmt7m4czqjt6k2q
Tips Dan Cara Menghadapi Musibah Dari Al-Qur’an dan Hadits-Ust.Ahmad Bazher
https://drive.google.com/file/d/11d5fBAbEx5WYeuz8dHGFCGjGQw7DPAJn/view?usp=drivesdk
Peneguh Iman – Ust.Ahmad Bazher.Lc.webm
https://drive.google.com/file/d/1sB3X5ZcnaZ7Ow8IhAxkqvitjJMiYQ1eD/view?usp=drivesdk
Sabar Dalam Musibah-Ust. Nizar Saad Bin Jabal 18Mb
https://app.box.com/s/bcw2wjlid9mbe9d7xw9kp6wk6somgcaj


Tausiyah Penyejuk Jiwa utk yg TertimpaMusibah-Ust.Abu Zubair al Hawary


Agar Musibah Tidak Datang Lagi-Ust Syafiq Basalamah 4Mb
https://drive.google.com/file/d/1kdSbbTiT6ihY04E-PhI4E6Zs0Tzg9gx6/view?usp=drivesdk
Ustadz Zainal Abidin, LC., MM – Musibah dan Takdir 8Mb 50Mnit
https://app.box.com/s/l382ylo804wceumy9ky2g5441n97lxuw
Hikmah Dibalik Musibah-Ust Syafiq Basalamah
https://app.box.com/s/ykpg6h2vi4qh785elqykwyia4il7vdec
Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin -Musibah Sebagai Teguran Dari Allah 6Mb
https://app.box.com/s/xzlb7eg662a5mbsm7hx0eesvchjb7wv4
=…
Hukum Seputar.Hujan.”-Ustadz Imam Abu Abdillah.


Renungan Seputar Hujan-Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, MA


Mendung Tak Berarti Hujan-Ust. Ammi Nur Baits


Adab Adab Ketika Hujan Turun-Ust.Aris Munandar


Adab ketika Hujan Turun (Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.)


=…
Ebook
Doa dan Dzikir Seputar Hujan
https://imnasution.files.wordpress.com/2015/06/doa-dan-dzikir-seputar-hujan.pdf
Menyikapi Musibah
https://www.box.com/s/33c20cd989006b523b0d
Hikmah Dibalik Musibah
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/single/id_hikmah_dibalik_musibah.pdf
Nasehat Untuk Yang Tertimpa Musibah
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_books/single/id_Ungkapan_Belasungkawa_Bagi_yang_Tertimpa_Musibah.pdf
Salaf Dan Sabar Terhadap Musibah
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/single2/id_Salaf_dan_Sabar_Terhadap_Musibah.pdf

=…
➡ 3 HIKMAH MUSIBAH BAGI MANUSIA, dan Banjir Jakarta, Bekasi dan Sekitarnya Adalah Muhasabah
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

➡ 3 HIKMAH MUSIBAH BAGI MANUSIA, dan Banjir Jakarta, Bekasi dan Sekitarnya Adalah Muhasabah
.
Musibah adalah takdir Allah yang dirasa buruk oleh makhluknya. Namun meskipun itu buruk dan terasa berat bagi makhluk, musibah pasti memiliki hikmah. Karna semuanya tadir Allah ini selalu ada hikmah dibaliknya.
.
‼ Musibah ada tiga hikmahnya, tergantung dari keadaan orang yang ditimpa musibah tersebut, yaitu:

.
Pertama, sebagai adzab yaitu bagi orang yang berpaling.dari agama Allah.
.
✅ Allah berfirman:
.
ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﻋْﺮَﺽَ ﻋَﻦ ﺫِﻛْﺮِﻱ ﻓَﺈِﻥَّ ﻟَﻪُ ﻣَﻌِﻴﺸَﺔً ﺿَﻨﻜًﺎ ﻭَﻧَﺤْﺸُﺮُﻩُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺃَﻋْﻤَﻰٰ
.
Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. (QS. Thaha: 124)
.
✅ Allah berfirman:
.
ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻧَﺴُﻮﺍ ﻣَﺎ ﺫُﻛِّﺮُﻭﺍ ﺑِﻪِ ﻓَﺘَﺤْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏَ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﺣَﺘَّﻰ ﺇِﺫَﺍ ﻓَﺮِﺣُﻮﺍﺑِﻤَﺎ ﺃُﻭﺗُﻮﺍ ﺃَﺧَﺬْﻧَﺎﻫُﻢْ ﺑَﻐْﺘَﺔً ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻫُﻢْ ﻣُﺒْﻠِﺴُﻮﻥَ
.
‼ “ Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan
kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am: 44)
.

Kedua, sebagai peringatan dari Allah agar kita jadi lebih baik.
.
Allah berfirman:
.
ﻭَﺃَﺧَﺬْﻧَﺎﻫُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻌَﺬَﺍﺏِ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺟِﻌُﻮﻥَ
.
‼ “ Dan kami timpakan kepada mereka adzab supaya mereka kembali.” (QS. az-Zukhruf: 48)

.
Ketiga, tanda kebaikan dan kecintaan Allah kepada seorang hamba.
.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
.
ﻣَﻦْ ﻳُﺮِﺩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻪِ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻳُﺼِﺐْ ﻣِﻨْﻪُ
.
‼ “ Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi baik maka Allah timpakan musibah kepadanya .” (HR. Bukhari: 5645)
.
✅ Dalam hadits yang lain:
.
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺣَﺐَّ ﻗَﻮْﻣًﺎ ﺍﺑْﺘَﻠَﺎﻫُﻢْ
.
‼ “ Sesungguhnya Allah jika mencintai suatu kaum, maka Allah akan menguji mereka.” (HR. Ibnu Majah: 4031, Tirmidzi:2/64, dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Silsilah ash-Shahihah: 1/227)

Oleh karena itu manusia yang paling berat ujiannya adalah para Nabi dan Rasul. Karena memang merekalah orang-orang yang paling dicintai Allah. Sa’ad bin Abi Waqqash pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: “Siapakah manusia yang paling berat
cobaannya?” Beliau shallallahu alaihi wasallam menjawab:
.
ﺃَﺷَﺪُّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺑَﻠَﺎﺀً ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀُ ﺛُﻢَّ ﺍﻟْﺄَﻣْﺜَﻞُ ﻓَﺎﻟْﺄَﻣْﺜَﻞُ
.
“ Manusia yang paling berat dan keras cobaannya adalah para nabi, kemudian yang seperti mereka, kemudian yang seperti mereka (yakni di bawah Nabi).” (HR. Tirmidzi: 2/64,Ibnu Majah: 4023, dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Silsilah ash-Shahihah: 1/225)

.
✅ Oleh sebab itu, jika kita ditimpa musibah atau sesuatu yang buruk maka segeralah muhasabah (introspeksi) diri, dimanakah kita dari tiga golongan itu. Jika selama ini kita yang jauh dari agama Allah maka itu adalah adzab yang disegerakan, atau jika kita selama ini lalai itu adalah peringatan maka segeralah bertaubat kepada Allah dan perbaiki diri. Sedangkan jika kita sudah berada diatas ketaatan maka musibah itu bisa jadi tanda kecintaan Allah, bersabar dan ridhalah dengan takdir Allah itu, jangan biarkan setan mengambil bagian lewat kesedihan dari musibah yang kita terima.
.
‼ Mudah-mudahan kita termasuk golongan yang kedua dan ketiga dan berlindung kepada Allah agar tidak termasuk golongan yang pertama.Amin.
=…
➡ Banjir Jakarta, Bekasi dan Sekitarnya Adalah Muhasabah
.
Kemarin, hari pertama di tahun 2020, di Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya, jalanan yang biasanya penuh sesak dengan kendaraan bermotor sekarang berubah menjadi kolam renang gratis bagi bocah-bocah. Rumah-rumah warga-terendam air yang belum tahu kapan susutnya.
.
‼ Entah berapa jumlah pastinya dari mereka yang harus mengungsi meninggalkan rumah. Bahkan ada pool taksi yang berubah jadi danau sementara, merendam mobil-mobil yang tengah-diparkir bahkan ada yang sampai ke atapnya.
.
✅ Banjir yang melanda dan merendam semuanya, hingga kita benar-benar kehilangan makanan dan tempat tinggal. Rumah-rumah terendam, air bersih terputus. Terpaksa, mengungsi dan harus tidur di tenda-tenda, atau ketempat saudara, kejadian alam sematakah ini?!
.
‼ Tidak, sekali-kali tidak. Tsunami, gempa bumi, tanah longsor, banjir, dan semua musibah adalah tentara Allah subhanahu wata’ala. Mereka tidak butuh undangan, mereka hanya menunggu perintah Tuhan. Lalu buat apakah mereka datang?! Untuk mengingatkan kita semua, dari dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat.
.

Allah berfirman:
.
ﻇَﻬَﺮَ ﺍﻟْﻔَﺴَﺎﺩُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺒَﺮِّ ﻭَﺍﻟْﺒَﺤْﺮِ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﺃَﻳْﺪِﻱ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻟِﻴُﺬِﻳﻘَﻬُﻢ ﺑَﻌْﺾَ ﺍﻟَّﺬِﻱﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺟِﻌُﻮﻥَ
.
‼ Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-Rum:41)

.
Jangan saling menyalahkan dan melempar tuduhan kepada orang lain. Tidak perlu kita berteriak-teriak bahwa banjir ini karena sifulan dan sifulan yang tidak benar mengatur ini dan
itu, atau malah menyalahkan hujan. Cukuplah jadikan pelajaran dan bahan muhasabah diri kita sendiri. Jangan merasa suci dan bersih seolah musibah ini hanya karena sifulan dan sihujan sedangkan kita tidak turut serta dalam hal ini. Apakah kita tidak punya dosa?!

.
Mari kita renungkan ayat yang mulia, firman Allah subhanahu wata’ala:
.
ﻭﻻَ ﺗُﻔْﺴِﺪُﻭﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﺻْﻠَﺎﺣِﻬَﺎ
.
‼ Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya . (QS. Al-A’raf: 56)

.
Sekarang coba tanyakan kepada diri kita masing-masing, kemanakah kita buang kresek makanan, botol air kemasan, setelah kita nikmati? Ketempat sampahkah ataukah tidak?
.
‼ Jika selama ini kita yang kerap kali membuang sampah sembarangan, tidak peduli, kemudian hari ini terjadi banjir yang merendam kita sendiri, apakah pantas dan adil kita salahkan orang lain?!
.
✅ Jika kita berkelakuan seperti ini yaitu mudah menuduh sebab kesialan itu datang dari pihak-pihak tertentu tanpa mau intropeksi diri sendiri, maka kelakuan kita sama halnya dengan kelakuan Fir’aun dan kaumnya yang mudah menisbatkan kesialan kepada nabi Musa dan orang-orang berim
an.
.
Allah berfirman:
.
ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺟَﺎﺀَﺗْﻬُﻢُ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔُ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻟَﻨَﺎ ﻫَٰﺬِﻩِ ۖ ﻭَﺇِﻥ ﺗُﺼِﺒْﻬُﻢْ ﺳَﻴِّﺌَﺔٌ ﻳَﻄَّﻴَّﺮُﻭﺍ ﺑِﻤُﻮﺳَﻰٰﻭَﻣَﻦ ﻣَّﻌَﻪُ ۗ ﺃَﻟَﺎ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻃَﺎﺋِﺮُﻫُﻢْ ﻋِﻨﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻟَٰﻜِﻦَّ ﺃَﻛْﺜَﺮَﻫُﻢْ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
.
‼ Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: “Itu adalah karena (usaha) kami”. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (QS. Al-A’raf: 131)
.

✅ Oleh sebab itu, banjir yang melanda adalah bahan muhasabah diri kita masing-masing, bukan untuk menyalahkan orang lain, lihat dimana kita berada. Apakah kita ini orang baik yang selalu berusaha memperbaiki, baik memperbaiki hubungan dengan Allah atau hubungan dengan lingkungan, atau malah kitalah yang selama ini merusak tapi kita tidak kunjung sadar. Allah timpakan banjir hendaknya kita intropeksi bukan malah menghina dan menjelekkan pihak-pihak tertentu.

  • JANGAN LUPAKAN

.
Sebagai seorang mukmin, tidak pantas bagi kita hanya mengaitkan segala musibah dengan kejadian alam semata. Kita mestinya ingat bahwa segala bentuk kerusakan adalah salah satu bentuk teguran Allah kepada umat manusia, akibat dari ulah tangan mereka sendiri.
.
Allah berfirman:
.
ﻇَﻬَﺮَ ﺍﻟْﻔَﺴَﺎﺩُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺒَﺮِّ ﻭَﺍﻟْﺒَﺤْﺮِ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﺃَﻳْﺪِﻱ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻟِﻴُﺬِﻳﻘَﻬُﻢ ﺑَﻌْﺾَ ﺍﻟَّﺬِﻱﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺟِﻌُﻮﻥَ
.
‼ Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-Rum:41)
.

✅ Meneladani Rasulullah, beliau tatkala-menyaksikan apa yang kita sebut hari ini-dengan “kejadian alam” sangat berbeda sikapnya dengan sikap kita.
.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻰ ﻣُﻮﺳَﻰ ﻗَﺎﻝَ ﺧَﺴَﻔَﺖِ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻓِﻰ ﺯَﻣَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪﻭﺳﻠﻢ – ﻓَﻘَﺎﻡَ ﻓَﺰِﻋًﺎ ﻳَﺨْﺸَﻰ ﺃَﻥْ ﺗَﻜُﻮﻥَﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ ﺣَﺘَّﻰ ﺃَﺗَﻰ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪَ ﻓَﻘَﺎﻡَﻳُﺼَﻠِّﻰ ﺑِﺄَﻃْﻮَﻝِ ﻗِﻴَﺎﻡٍﻭَﺭُﻛُﻮﻉٍ ﻭَﺳُﺠُﻮﺩٍ ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻪُ ﻳَﻔْﻌَﻠُﻪُ ﻓِﻰ ﺻَﻼَﺓٍ ﻗَﻂُّ ﺛُﻢَّ
ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺇِﻥَّ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻵﻳَﺎﺕِ ﺍﻟَّﺘِﻰ ﻳُﺮْﺳِﻞُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻻَ ﺗَﻜُﻮﻥُ ﻟِﻤَﻮْﺕِﺃَﺣَﺪٍ ﻭَﻻَ ﻟِﺤَﻴَﺎﺗِﻪِﻭَﻟَﻜِﻦَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳُﺮْﺳِﻠُﻬَﺎ ﻳُﺨَﻮِّﻑُ ﺑِﻬَﺎ ﻋِﺒَﺎﺩَﻩُ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻢْ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻓَﺎﻓْﺰَﻋُﻮﺍ ﺇِﻟَﻰﺫِﻛْﺮِﻩِ ﻭَﺩُﻋَﺎﺋِﻪِ ﻭَﺍﺳْﺘِﻐْﻔَﺎﺭِﻩِ »
.
Abu Musa al-Asy’ari menuturkan: “Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau langsung berdiri ketakutan karena khawatir akan terjadi hari kiamat. Hingga beliau pun mendatang masjid kemudian shalat yang lama berdiri, ruku sujudnya. Aku belum pernah melihat beliau melakukan hal itu dalam shalat apa pun.
.
✅ Kemudian beliau bersabda: ‘Sesungguhnya tanda-tanda ini (gerhana) yang dikirimkan Allah tidaklah terjadi kerena kematian atau kelahiran seseorang. Akan tetapi Allah mengirimkannya untuk menakut-nakuti hamba-Nya. Apabila kalian melihatnya maka bersegeralah untuk berdzikir,berdo’a dan memohon ampunan-Nya.’” (HR. Muslim: 912
)
.
Baiklah, jika kita mengatakan, “Wajar saja, karena kalau gerhana jarang-jarang terjadi.” Tapi, ternyata bukan pada saat itu saja beliau begitu. Dari ‘Aisyah ia menuturkan:
.
ﻭَﻛَﺎﻥَ ﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻯ ﻏَﻴْﻤًﺎ ﺃَﻭْ ﺭِﻳﺤًﺎ ﻋُﺮِﻑَ ﻓِﻲ ﻭَﺟْﻬِﻪِ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻥَّﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻭُﺍ ﺍﻟْﻐَﻴْﻢَ ﻓَﺮِﺣُﻮﺍ ﺭَﺟَﺎﺀَ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻤَﻄَﺮُ ﻭَﺃَﺭَﺍﻙَ ﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺘَﻪُﻋُﺮِﻑَ ﻓِﻲ ﻭَﺟْﻬِﻚَ ﺍﻟْﻜَﺮَﺍﻫِﻴَﺔُ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻳَﺎ ﻋَﺎﺋِﺸَﺔُ ﻣَﺎ ﻳُﺆْﻣِﻨِّﻲ ‏(ﻳُﺆْﻣِﻨُﻨِﻲ‏) ﺃَﻥْ
ﻳَﻜُﻮﻥَ ﻓِﻴﻪِ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﻋُﺬِّﺏَ ﻗَﻮْﻡٌ ﺑِﺎﻟﺮِّﻳﺢِ ﻭَﻗَﺪْ ﺭَﺃَﻯ ﻗَﻮْﻡٌﺍﻟْﻌَﺬَﺍﺏَ ﻓَﻘَﺎﻟُﻮﺍ ‏[ ﻫَﺬَﺍﻋَﺎﺭِﺽٌ ﻣُﻤْﻄِﺮُﻧَﺎ [
.
Rasulullah apabila melihat mendung atau angin kencang terlihat perubahan di wajahnya. Lalu aku pun bertanya; ‘Wahai Rasulullah, jika orang-orang melihat mendung mereka akan begitu girang karena harapan akan turun hujan. Namun, engkau ketika melihatnya malah terlihat perubahan di wajahmu yang menunjukkan-ketidaksukaanmu.’
.
✅ Maka Rasulullah pun menjawab; ‘Wahai ‘Aisyah, apa yang bisa membuatku merasa aman dari kemungkinan bisa jadi itu adalah adzab. Telah diadzab suatu kaum dengan angin kencang dan sungguh suatu kaum telah melihat adzabnya namun meraka justru mengatkan, “Ini adalah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita.”’ (HR. Bukhari: 4551,Muslim: 899)

.
Inilah sikap Rasulullah yang selayaknya kita tiru. Ketika melihat kejadian-kejadian itu segera kaitkan dengan kekuasaan Allah. Jangan mengaitkan dengan faktor alam semata. Karena sesungguhnya alam itu tidak akan melakukan apa-apa kecuali karena mereka diperintahkan oleh Tuhan mereka yaitu Allah ta’ala.
.

  • RENUNGKAN

.
Musibah-musibah yang melanda negeri kita, adalah bahan intropeksi bagi kita semua. Tidaklah akan terjadi sebuah bencana melainkan ada sebab-sebanya.
.
‼ Sebuah hadits yang diucapkan oleh baginda Rasulullah belasan abad silam, layak untuk kita jadikan bahan muhasabah itu
. Beliau bersabda:
.
ﻓِﻲ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻷُﻣَّﺔِ ﺧَﺴﻒٌ ﻭﻣَﺴﺦٌ ﻭﻗَﺬﻑٌ، ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻤُﺴﻠِﻤِﻴﻦَ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَﺍﻟﻠّﻪِ، ﻭَﻣَﺘَﻰ ﺫَﻟِﻚَ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﺇِﺫَﺍ ﻇَﻬَﺮَﺕِ ﺍﻟﻘَﻴﻨَﺎﺕُ ﻭَﺍﻟﻤَﻌَﺎﺯِﻑُ ﻭَﺷُﺮِﺑَﺖِ ﺍﻟﺨﻤﺮُ
.
‼ “Pada umat ini akan terjadi tanah longsor, perubahan bentuk, bencana dari langit.” Salah seorang sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, kapankah hal itu akan terjadi?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Apabila
telah (tampak) bermunculan para biduwanita dan alat-alat musik, serta khamr merajalela.” (HR. Tirmidzi: 2212, Shahihat-Targhib wa at-Tarhib: 2379
)
.
Sekarang kita tinggal jawab sendiri, bagaimana dengan apa yang disampaikan oleh Rasulullah itu; biduwanita, alat musik, khamar?? Adakah?? Sedikit atau banyak??
.
‼ Oleh sebab itu, jangan salahkan hujan, jangan pojokkan tanah. Mereka tak bersalah, mereka hanya menuruti perintah. Salahkan saja diri kita, karena dari dosa dan kemaksiatan manusialah itu semua bermula.

Zahir Al-Minangkabawi
=…

_________ Lanjut ke Halaman 2 __________