Bahagia Di Usia Senja – Surat Fathir: 37
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.


Tafsir surat Fathir ayat 32-37 – Ust Dr. Firanda Andirja, Lc,MA


https://radiomuslim.com/download/3333/
https://radiomuslim.com/download/3337/
Cara Bahagia dalam Ibadah – Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. 27Mb
https://app.box.com/s/dwhuunhgl4smx4jesobngbe0s0z9ms1a
Sebab – Sebab Kebahagiaan – Syaikh Abdullah Bin Abdurrazzaq.webm
https://app.box.com/s/exgl7ozaefnxyy6d9xb2y9hjl1clns7e
Tauhid Sumber Kebahagiaan – Ustadz Harits Abu Nufal.webm
https://app.box.com/s/rqo3b7jp7vu08b5esp5ubnbbhxfvx87c
Tips dan Cara Agar Hidup Bahagia – Ustadz Zainal Abidin, Lc.3Mb16Mnit
https://app.box.com/s/ar1a1gso1205thu8pvyb4vfc7ap7gdd6
Ustadz Abuz Zubair Hawary-MERAIH Kebahagian Hakiki 4Mb
https://app.box.com/s/trsnne28ycrcaznb3w3c7jnqm4nm4b82
SyukurAdalah Kunci Kebahagian-Ust Ali Musri Semjan Putra
https://app.box.com/s/6iacofddtg2x2dw7dy911m5o32n98zyw
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi_ M.A. – Harta Halal Ustadz Dr. Firanda Andirja_ M.A. – Kiat Kiat Bahagia Sekeluarga 6Mb
https://app.box.com/s/pwj366l7y33s6vnqkw2go55ofx1erefz
Dambaan Hidup Bahagia – Ustadz Nizar Sa_ad Bin Jabal 4Mb
https://app.box.com/s/ih4iei7qeaqqg8s669ckey1wb1q6hyh9
Meraih Kebahagian Dunia-Ust Abdurrahman Thayyib.webm
https://app.box.com/s/bfj2mtajgyeq0eelrdiw49qrxjizoh3x

Waktumu Adalah Umurmu – Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, MA40.7Mb
https://drive.google.com/file/d/172yVopiq0gmlLF9agc_PDYNsLH6hGqgp/view?usp=drivesdk
Menambah Kebaikan di Sisa Umur-Ust.Ammi Nur Baits
====…
Ebook
PINTU-PINTU PAHALA DAN PENGHAPUS DOSA
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_books/single/id_gates_of_good.pdf


Buku Panduan Fadhilah Amal Menurut Dalil yang Shahih-Syaikh Ubaid Al Sindy


Misteri Panjang Umur Mendapatkan Pahala Besar dengan Amalan Ringan dan Singkat


=…
Ebook


Kunci Kebahagiaan – Ibnu Qayyim Al-Jauziyah (514Halaman)


Meraih Hidup Bahagia-Syaikh Abdurrahman-bin-nashir-as-sadi

Klik untuk mengakses abdurrahman-bin-nashir-as-sadi-meraih-hidup-bahagia.pdf


Bahagia Antara Sangkaan dan Fakta
pustaka.hisbah.net/wp-content/uploads/2016/11/Bahagia-Antara-Sangkaan-dan-Fakta.pdf
Untukmu, Wahai Para Pemuda (Tips Mengisi Masa Muda yang Produktif, Agar Meraih Kebahagiaan di Hari Tua)-28Hlm

Klik untuk mengakses 82-untukmu-wahai-para-pemuda-pdf1.pdf


10 Kunci Kebahagiaan-Ust.Aunur Rofiq bin Ghufron(39Hlm) .
https://app.box.com/s/m0w4b1jz6pketdkvbadmlw4cod300n6s
=…

➡ Bahagia Di Usia Senja – Surat Fathir: 37
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==
➡ Bahagia Di Usia Senja – Surat Fathir: 37
.
Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.
وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِن نَّصِيرٍ
.
Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang shalih berlainan dengan yang telah kami kerjakan.” Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang orang yang zalim seorang penolong pun. (QS. Fathir: 37)

 .
Rambut beruban, tulang menjadi rapuh, kulit keriput, telinga kurang peka, syahwat melemah merupakan tanda dekatnya kematian. Seharusnya hal-hal itu menjadikan seseorang bertambah dzikrullah, tetapi umumnya orang bertambah malas beribadah, semakin rakus dunia, semangat berbuat syirik, bid’ah, dan zina. Apakah demikian fungsi umur kita?
.

  • MAKNA AYAT SECARA UMUM

.
✅ Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimallah berkata, “Bukankah Kami (Allah) memberi umur kepadamu sekian tahun sebagai peringatan bagi yang mau beramal dengan mengambil peringatan ini? Kami telah memberi kenikmatan kepadamu di dunia dengan rezeki yang cukup, dan kenikmatan lainnya sehingga hidupmu merasa nyaman, Kami panjangkan umurmu, lalu Kami sertakan pula ayat-ayat Kami, Kami utus pula utusan pemberi peringatan, Kami uni kalian dengan suka dan duka, agar kamu kembali kepada hukum-hukum-Ku, sehingga bilakamu kembali kepada-Ku tgidak lagi menyampaikan udzur kepada-Ku. Akan tetapi, peringatan ini kamu abaikan. Walaupun demikian, Kami tunda siksaan-Ku kepadamu sampai datang kematianmu. Kamu akan meninggalkan kampung duia ini menuju kampung  pembalasan amal, lalu kamu minta dikembalikan di dunia? Sungguh amat jauh dan tidak mungkin, karena waktunya telah lewat. Sungguh Dzat yang Maha Belas Kasihan marah kepadamu, kamu dilupakan ahli surga, silakan kamu menempati neraka selama-lamanya dan rasakan siksa Allah subhanahuwata’ala yang sangat pedih.” (Taisir al-Karimur Rahman: 1/690).
.

  • BERAPA UMUR MANUSIA?

.
Umur kita lebih pendek daripada umat sebelumnya. Umur yang pendek ini menjadi kesempatan emas bagi orang yang mau beriman dan beramal shalih, dan sebaliknya, kerugian besar bagi yang tertutup hatinya. Tahukah berapa umur umat ini? Dari keterangan ayat di atas, ulama berbeda pendapat standar umur yang Allah berikan kepada umat nabi Muhammad. Ada yang berpendapat 40 tahun, 70 tahun, 60 tahun, 23 tahun. Begitulah ahli tafsir dan para ulama sunnah menerangkan ayat di atas. (Syarh Ibnu Bathal: 19/202)
.
‼ Imam Nawawi berkata, “Sahabat Ibnu Abbas dan para ulama yang dipercaya keilmuannya berkata, ‘Yang benar, umur standar manusia maksimalnya 60 tahun.Berdasarkan hadist yang dibawakan Abu Hurairah, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
.
أَعْذَرَ اللَّهُ إِلَى امْرِئٍ أَخَّرَ أَجَلَهُ، حَتَّى بَلَّغَهُ سِتِّينَ سَنَةً
.
‘Allah telah memberi udzur kepada seseorang dengan menangguhkan ajalnya hingga umur enam puluh tahun.’” ( HR Bukhari no.5940 (Riyadhush Shalihin 1/101) Hadits ini juga diperkuat oleh Abu Hazim dan Ibnu Ajlan dari al-Maqburi.)
.

✅ Syaikh Ibnu Utsaimin berkata, “Jika umur sudah 60 tahun, sungguh telah tegak hujjah baginya, tidak diterima alasannya jika dia tidak beribadah, karena Allah telah memberi umur 60 tahun, tentu dia mengetahui ayat-ayat Allah, apalagi dia bila hidup di masyarakat mayoritas muslim, ini adalah hujjah dan alasan yang kuat, tiadk ada alasan bagi yang tidak beribadah kepada Allah, berbeda dengan umur 15 tahun atau 20 tahun, mungkin udzur diterima bila dia belum sempat memahami ayat Allah … Oleh karena itu, kita wajib mempelajari agama Islam dengan baik untuk memenuhi kebutuhan kita setiap harinya.” (Syarah Riyadhush Shalihin oleh Ibnu Utsaimin 13/3).
.

  • USIA BAGI ORANG YANG BERIMAN

✅ Sebagian ulama berkata, “Usia adalah modal hidup seorang hamba, ia membelanjakan untuk dirinya, walaupun banyak pada hakikatnya sedikit, walaupun umurnya panjang hakikatnya pendek, cita-cita manusia terputus dengan kematiannya.” Dari sinilah Islam menganjurkan kita agar segera beramal shalih dan tidak boleh menyia-nyiakan waktu tanpa ada manfaat untuk akhiratnya walaupun hanya sebentar. (Fatawa Ulama Azhar: 10/331)
.
‼ Abu bakar pernah berkhutbah, “Ketahuilah wahai hamba Allah! Kalian hidup pada waktu pagi dan sore. Kalian tidak tau ajal kalian. Jika kalian mampu menggunakan umurmu untuk beribadah kepada Allah, tentunya kalian tidak akan mampu tanpa pertolongan Allah, maka bersegeralah beramal shalih waktu hidupmu sebelum berakhir ajalmu, agar kamu tidak mengakhiri hidupmu dengan kejahatanmu.” (Hilyatul Auliya: 1/17)
.
Dari Ibnu Umar beliau berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda:
.
كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ
.
“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir.’”
.

✅ Ibnu umar berkata, “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati.” (HR. Bukhari: 21/268)
.
‼ Syaikh Shalih bin Abdul Aziz alu Syaikh berkata:
.
Ibnu umar berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah memegang kedua pundakku”, hal ini menunjukkan perhatian yang besar pada beliau dan saat itu umur beliau masih 12 tahun. Ibnu Umar berkata, “Beliau pernah memegang kedua pundakku. Rasulullah bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau penyeberang jalan.’”
.

‼ Jika manusia mau memahami hadist ini maka di dalamnya terkandung wasiat penting yang sesuai dengan ralita. Sesungguhya manusia (Nabi Adam) memuali kehidupan nya di surga kemudaian diturukan ke bumi ini sebagai cobaan, maka manusia adalah seperti orang asing atau musafir dalam kehidupannya. Kedatangan manusia di dunia (sebagai manusia) adalah seperti datangnya orang asing. Pada hal sebenernya tempat tinggal Adam dan orang yang mengikutinya dalam masalah keimanan, ketakwaan, tauhid dan keikhlasan pada Allah adalah surga.
.
Sesungguhnya adam diusir dari surga adalah sebagai cobaan dan balasan atas perbuatan maksiat yang dilakukannya. Jika engaku mau merenungkan hal ini maka engkau akan berkesimpulan bahwa seorang muslim yang hakiki akan senantiasa mengingatkan nafsunya dan mendidiknya dengan prisip bahwa sesungguhnya tempat tinggalnya adalah di surga, bukan di dunia ini. Dia berada pada tempat yang penuh cobaan di dunia ini, dia hanya seorang asing atau musafir sebagaimana yang disabdakan olah Nabi.
.
‼ Betapa indah perkataan Ibnul Qayyim ketika menyebutkan bahwa kerinduan, kecintaan dan harapan seorang muslim kepada surga adalah karena surga merupakan tempat tinggalnya semula. Seoran gmuslim sekarang adalah tawanan musuh-musuhnya dan diusir dari negeri asalnya karena Iblis telah menawan bapak kita Adam dan dia melihat, apakah dia akan dikembalikan ke tempat asalnya atau tidak. Oleh karena itu, alangkah bagusnya perkataan seorang penyair:
.
Palingkan hatimu pada apa saja yang kamu cintai
✅ Tidaklah kecintaan itu kecuali pada cinta pertamamu
✅ Yaitu Allah jalla wa’ala
✅ Berapa banyak tempat tinggal di bumi yang ditedmpati seorang
✅ Dan selamanya kerinduan hanya pada tempat tinggal yang semula
✅ Y aitu surga. (Hadits Arba’in no.40 oleh Abu Fatah Amrullah)
.

Orang yang rugi adalah orang yang menyia-nyiakan umurnya untuk perkara yang tidak diridhai oleh Allah. Allah berfirman:
.
قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ
.
Katakanlah: “sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat. Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.” (QS. Az-Zumar: 15)

.
✅ Syaikh Ibnu Utsaimin berkata, “Dia merugikan dirinya sendiri, karena dia tidak bisa mengambil faedah sedikitpun dari umurnya, dan rugi pula keluarganya walaupun mereka orang yang beriman, mereka di surga, tetapi tidak bisa bersenang-senang dengan mereka di akhirat apabila mereka masuk di neraka.” (Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibn Utsaimin: 9/95)
.

  • MANFAATKAN UMURMU UNTUK KEMATIANMU

.
Orang berusia tua yang paling baik adalah yang mampu memanfaatkan umurnya untuk beribadah kepada Allah, dan mampu membendung hawa nafsunya dari godaan setan yang terkutuk.
.
Abdullah bin Busr berkata, “Ada seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, ‘Wahai Rasulullah siapa manusia yang paling baik?’ Beliau menjawab:
.
مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ
.
‘Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya.’” (HR. Tirmidzi; shahih: ash-Shahihah: 1836, al-Misyakah: 5285 (tahqiq kedua), ar-Raudh: 926)

.
Orang yang mampu memanfaatkan sedetik dari umurnya untuk beribadah kepada Allah, paling baiknya manusia di sisi Allah, dia beruntung karena tidak ada waktu bagi mereka melainkan untuk kebahagiaan dirinya dan umat.
.
Amr bin Maimun al-Audy berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah menasihati seorang pria:
.
اغتنمْ خمسًا قبل خمسٍ شبابَك قبل هرمكَ وصحتَك قبل سَقمِكَ وغناكَ قبل فقرِك وفراغَك قبل شغلِك وحياتَكَ قبل موتِكَ
.
‘Ambillah kesempatan lima sebelum datang lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, senggangmu sebelum sibuk, hidupmu sebelum mati.’” (HR. Hakim, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib: 3/168)
.

Gunakan kesempatan dan kesehatan untuk beribadah, karena pada umumnya manusia lupa ibadah ketika sehat dan pada waktu luang, sebaliknya semangat inin beribadah tumbuh ketika dilanda kesakitan dan bencana, namun hanya semangat karena kekuatan tidak ada. Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
.
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
.
“Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari no.5933)
.

➡ BAGAIMANA SEHARUSNYA BILA KITA SUDAH TUA
.
✅ Ibnu Hajar berkata, “Sebagian para cendekiawan berkata, ‘Umur manusia ada empat tahapan: umur anak-anak, pemura, kuhulah (umur antara 30 sampai 50 tahun), kemudian lanjut usia. Umur yang terakhir antara 60 dan 70 tahun, maka saat itu mulai tampak menurun kekuatannya sedikit demi sedikit, maka sudah selayaknya bila dia mengingat dan meningkatkan urusan akhiratnya secara menyeluruh, karena tidak mungkin dia akan kuat kembali seperti masa mudanya.’ Sebagian ulama Syafi’i berpendapat bahwa orang yang berumur 60 tahun, dia belum haji padahal mampu menunaikan haji, dia termasuk menyia-nyiakan umurnya, dan berdosa apabila dia meninggal dunia apabila dia belum haji.” (Fathul Bari’: 18/229)
.
‼ Imam Malik berkata, “Saya menjumpai ahli ilmu di negeri kami, mereka mencari kehidupan dunia dan menuntut ilmu bercampur dengan manusai, sehingga apabila salah satu diantara mereka berumur 40 tahun, mereka menjauhi manusia dan menyibukkan dirinya denga ibadah sampai datang ajalnya.” (Syarah Ibnu Bathal 19/201)
.
➡ • Hendaknnya sering istighfar
.
✅ Imam al-Munawi berkata, “Jika orang sudah berumur 60 tahun, dia sudah dekat dengan ajalnya, maka seharusnya dia memperbanyak istighfar, meningkatkan ketaatan kepada Allah dan selalu mengingat kampung akhirat.” (Faidhul Qadir: 1/712)
.
‼ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pada akhir hayatnya sering beristighfar, bertakbir, dan memuji Allah, khususnya pada saat turunnya Surat an-Nashr yang memberi isyarat dekatnya ajal beliau.
.
✅ Aisyah berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memperbanyak do’a sebelum meninggal dunia:
.
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَ أَتُوْبُ إِلَيْكَ
.
“Subhaanakallaahhumma wa bihamdika ASTAGHFIRULLÔH WA ATÛBU ILAIH”.
.
‘Maha Suci Engkau wahai Allah, dan aku memuji-Mu dan aku minta ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu.’ Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah! Mengapa engkau sering membaca kalimat ini?” Beliau menjawab, “Dijadikan untukku sebagai tanda umatku, jika aku melihatnya, aku membaca surat ini (Surat an-Nashr).” (HR.Muslim)
.
‼ Berkata Syaikh Abu Usamah, “Hadits ini mengingatkan agar orang yang berusia tua banyak beristighfar karena dia mendekati ajalnya dan agar mengakhiri hidupnya dengan amal shalih.” (Bahjatun Nazhirin Syarh Riyadhush Shalihin: 1/195)
.
➡ • Hendaknya berlindung kepada Allah dari jahatnya usia tua
.
✅ Qatadah berkata, “Ketahuilah bahwa umur panjang adalah hujjah dan alasan, kami berlindung kepada Allah dari tertipu dengan umur panjang.” (Tafsir Ibn Katsir: 6/553)
.
‼ Anas bin Malik berkata, “Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam berdo’a:
.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَضَلَع الدَيْن، وغَلَبَةِ الرِّجَالِ
.
Allaahumma innii a’uudzu bika minal hazani, wal ‘ajzi wal kasali, wal jubni, wal bukhli, wa dhola’id-daini wa gholabatir-rijaal.
.
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita, lemah  dan malas, pengecut dan kikir, dan terlilit hutang serta dikuasai musuh.” (HR. Bukhari no.5892)
.
➡ • Hendaknya lebih mengutamakan ibadah daripada mencari harta benda
.
✅ Imam Nawawi berkata, “Sesungguhnya penduduk  Madinah, apabila mereka telah berumur 40 tahun maka mereka mengkhususkan dirinya untuk beribadah.” (Riyadhush Shalihin: 1/106)
.
✅ Hendaknya meningkatkan menuntut ilmu din agar sempurna aqidah dan amal ibadahnya. Jika orang sudah lanjut usia maka dia pensiun dan berhenti kerja; itu benar karena dia akan meninggal dunia. Akan tetapi sebalinya, dia harus lebih banyak menimba ilmu din, agar sempurna ibadahnya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pada akhir hidupnya lebih banyak menerima wahyu sebagai isyarat sempurnanya ibadah beliau sebelum meninggal dunia dan sempurna pula ilmu din yang beliau sampaikan kepada manusia.
.
‼ Anas bin Malik berkata, “Allah telah menurunkan wahyu secara berturut-turut kepada Rasulullah sebelum wafatnya, setelah turunnya wahyu sempurna, maka wafatlah Nabi.” (HR. Bukhari no.4599)
.
➡ • Hendaknya tidak mencukupkan dirinya mengamalkan yang wajib, tetapi juga meningkatkan amalan sunnah juga
.
✅ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pada akhir hidupnya sering mengamalkan sunnah, bengkak kakinya karena lama berdiri ketika shalat malam, beliau i’tikaf dua puluh hari menjelang wafatnya.
.
‼ Masruq berkata, “Saya bertaya kepada Aisyah, ‘Amalan apakah yang paling dicintai oleh Nabi?’ Dia menjawab:
.
الدَّائِمُ، قُلْتُ: مَتَى كَانَ يَقُومُ؟ قَالَتْ: كَانَ يَقُومُ إِذَا سَمِعَ الصَّارِخَ
.
‘Yaitu amalan yang dikerjakan secara terus-menerus.’” Masruq berkata, “Tanyaku lagi, ‘Lalu kapankah beliau biasa bangun (pagi)?’ Dia menjawab “Beliau bangun (pagi) apabila mendengar ayam berkokok.’” (HR. Bukhari no.5981)
.
✅ Dari Anas bin Malik, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
.
يَتْبَعُ المَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ : يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ
.
“Ada tiga hal yang akan mengiringi mayat ke liang kubur, yang dua akan kembali pulang dan yang satu akan tetap bersamanya. Sesungguhnya mayat itu akan diiringi keluarga, harta, dan amal perbuatannya menuju liang kuburnya. Keluarga dan hartanya akan kembali ke rumah, sedangkan amal perbuatannya akan tetap tinggal menemaninya.” (HR. Muslim: 8/211-212 no.2095)
.
➡ • Membiasakan beramal shalih sekalipun hanya sebentar
.
✅ Aisyah berkata, “Amalan yang paling dicintai oleh Rasulullah adalah yang dikerjakan secara terus-menerus oleh pelakunya.”
.
‼ Abu Hurairah berkata, “Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
.
سَدِّدُوا وَقَارِبُوا، وَاغْدُوا وَرُوحُوا، وَشَيْءٌ مِنَ الدُّلْجَةِ، وَالقَصْدَ القَصْدَ تَبْلُغُوا
.
“… Maka beramallah kalian sesuai dengan sunnah dan berlakulah dengan imbang, berangkatlah di pagi hari dan berangkatlah di sore hari, dan (lakukanlah) sedikit waktu (untuk shalat) di malam hari, lakukan terus-menerus maka kalian akan sampai.” (HR. Bukhari No.5982)
.
➡ • Hendaknya tidak rakus dunia
.
Orang tua yang masih rakus mencari kekayaan dunia, termasuk orang yang rugi, tertipu, dan sia-sia hidupnya, karena harta benda yang mereka peroleh akan ditinggal di dunia, kecuali dia gunakan untuk ibadah.
.
Abdullah bin asy-Syikhir berkata: Saya pernah mengunjungi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau sendang membaca ayat: “Bermegah-megahan telah membuatmu lalai.” (QS. At-Takatsur [102]:1) lalu beliau bersabda:
.
قَالَ ابْنُ آدَمَ مَالِي مَالِي , وَإِنَّمَا لَكَ مِنْ مَالِكَ إلا ما أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ صَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ
.
“Manusia mengatakan, ‘Hartaku, hartaku!” Lalu beliau bersabda, “Hai manusia, tidak ada harta yang kamu miliki melainkan apa yang telah kamu makan dan habis, atau pakaian yang kamu kenakan lalu rusak, atau apa yang kamu sedekahkan, lalu menjadi tabunganmu.” (HR. Muslim 8/211 no.2187)

.

_________ Lanjut ke Halaman 2 ___________