Mengunggah…

Mengunggah…

Berantas Keluh Kesah – Surat Al-Ma’arij: 19-35
Alhamdulillah
.

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.

Tafsir Juz 29 – Surat Al-Ma’arij – Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. 27Mb
https://app.box.com/s/5ou6nqawwcc0p0olwd8wo9k3g7p7hwkq
Berantas Keluh Kesah – Surat Al-Ma’arij: 19-35


Tafsir Surat Al Ma’arij Ust.BadrusalamBag1Bag2Bag3


Management Hati – Ahmad Bazher 10Mb
https://app.box.com/s/rsfalwck1cnlz634blw1s83jwc6r1o63
RACUN HATI – Ust. Ahmad Bazher-28mb
https://app.box.com/s/xoqfyhv0l00rtk8ws4h4bd2a2sy6zxrq
Apakah Hatiku Bersih-Ust.Syafiq Basalamah
https://app.box.com/s/i4v6x79s0inwao6606vk1yqe8lv8o4r2
Inilah Penyakit Hati Yang Sangat Berbahaya, Banyak Orang
Terkena–Ustadz Zainul Arifin, Lc 22Mb
https://app.box.com/s/kx5hxk7yk1e9lps7adotkxf5bhqo4gvm
Ustadz Ahmad Bazher ~ Pintu Masuk Setan ke Hati Manusia (1)20Mb
https://app.box.com/s/h90v2ywjsu9dd7vomj27ep0igsav3a2t
Ustadz Ahmad Bazher ~ Pintu Masuk Setan ke Hati Manusia(2).22Mb
https://app.box.com/s/una00wgio9pbs0tgkgiwteo7ozghsmsf
Ustadz Ahmad Bazher ~ Pintu Masuk Setan ke Hati Manusia(3)20Mb
https://app.box.com/s/rzuy19hutkb8apsph4wprfv8g6dr3mwk
Obat Penyakit Hati Menurut Imam An Nawawi – Ustadz AhmadMZ.19Mb
https://app.box.com/s/isfth682nbia1qosy7v7bvfzanos988o
Hati yg Keras-Ust.Syariful Mahya Lubis
https://app.box.com/s/9dgvmhsdtfgfcqy8d5ajbwp2nduw04hc
=…
Ebook
Ad-Daa’ Wa Ad-Dawaa’ (Macam-macam Penyakit Hati yang.Membahayakan dan Resep Pengobatannya) -Karya : Ibnu Qayyim Al Jauziyah-566Halaman
https://app.box.com/s/dfnvyzv4xyzwxk14a9e5i1w0gmx4ygxx


ZAADUL MA’AD – Bekal Perjalanan Ke Akhirat Ibnu Qayyim Al Jauziyyah 432Halaman


Obat Penawar Hati
https://albayyinatulilmiyyah.files.wordpress. com/2014/06/90-obat-penawar-hati-pdf.pdf
Melepas Kesempitan Hati-Ibnu Qayyim Al Jauziyah
https://archive.org/download/Ibnu_Qayyim/Melepas%20Kesempitan%20Hati.pdf


MANAJEMEN Hati (QALBU) Melumpuhkan Senjata Syetan-Ibnu Qayyim Al-Jauziyah


Menyelamatkan Hati Dari Tipu Daya Setan-Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
Bab1:https://drive.google.com/open?id=0B2iLW7_g317CMmlOSHZoUFgtdW8
Bab2:https://drive.google.com/open?id=0B2iLW7_g317CTXhOTG5fbGVhTTA
TAFSIR AL ‘IRFAN JUZ 29

Klik untuk mengakses 140-tafsir-al-irfan-juz-29-isi-pdf.pdf


Keagungan Al Qur’an Al Karim – Syaikh Mahmud bin Ahmad (397Halaman)

Klik untuk mengakses indu16.pdf


=…

Berantas Keluh Kesah – Surat Al-Ma’arij: 19-35
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==
Penyakit keluh kesah adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Penyakit ini kambuh karena pengaruh kehidupan dunia yang penuh dengan bala dan ujian. Mereka tidak mengerti tujuan hidup, mereka mengira apa yang menjadi keinginannya pasti terpenuhi . Penyakit ini akan mendobrak hati untuk berbuat zalim, permusuhan, kerusakan, kebodohan bahkan pembunuhan. Mereka bingung mencari pengobatannya. Pergi ke dokter tidak sembuh. Dibawa ke tukang ramal dan tukang tenung, bukan menyelesaikan perkara, tetapi disuruh berbuat syirik dan diminta uangnya . Dibawa ketempat hiburan dan kemaksiatan, tidak mengurangi penyakit, bahkan bertambah parah bahkan ada yang bunuh diri. Naudzu billahi min dzalik, lalu bagaimana pengobatannya?, silahkan simak keterangan ayat dibawah, in sya Allah akan cepat sembuh.
.
✅ Firman Allah :
.
إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا ۞ إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا ۞ وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا ۞ إِلَّا الْمُصَلِّينَ۞ الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ۞ وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ ۞ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ ۞ وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ۞ وَالَّذِينَ هُمْ مِنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ ۞ إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ ۞ وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ۞ إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ۞ فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ۞ وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ ۞ وَالَّذِينَ هُمْ بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ ۞ وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ ۞ أُولَئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُكْرَمُونَ
.

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, untuk orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta), dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan, dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya. Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya). Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang dibalik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan. (QS. Al-Ma’arij: 19-3
5)
.
Sifat manusia sebelum beriman 
.
✅ Manusia setelah lahir di dunia, melihat fitnah dan banyak problema, terpengaruh jiwa dan fikirannya adakalanya:
.
➡ 1. Mengeluh ketika mendapatkan balak dan kikir bila mendapatkan nikmat
.
إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا ۞ إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا ۞ وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا
.

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh, kesah lagi kikir , Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir. (QS Surat Al-Maarij : 19-21)

.
✅ Syeih Abdur Rahman bin Nasir As-Sa’di berkata : “Manusia جَزُوعًا [mengeluh] apabila ditimpa kemiskinan, sakit, atau lenyapnya sesuatu yang dicintainya, seperti harta, serta istri, keluarga dan anak tetkala meninggal dunia. Dia tidak bersabar ketika menerima taqdir Allah. Sebaliknya manusia مَنُوعًا (kikir),  dia tidak segera menginfakkan sebagian pemberian dari Allah, tidak mensyukuri nikmat dan kebaikan dari Allah. (Lihat Tafsir Al-Karimur Rahman:5/301)
.
Dari Abu Hurairah dia berkata: Aki mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
.
شَرُّ مَا فِي رَجُلٍ شُحٌّ هَالِعٌ وَجُبْنٌ خَالِعٌ
.
”Sejahat-jahat apa yang didapati oleh seorang laki-laki ialah orang kikir (lagi rakus), keluh kesah (setelah mengeluarkan haknya dijalan Allah) dan sangat penakut.” (HR. Abu Dawud: 2150, Imam Ahmad: 7668. Shahih, lihat Ash-Shahihah oleh Al-Albani)
.

➡ 2. Bodoh menghadapi masalah bahkan berbuat zalim
.
إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
.

Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh. (QS. Al-Ahzab: 72)

.
➡ 3. Manusia mengingkari nikmat Allah
.
إِنَّ الْإِنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ
.

Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya. (QS. Al-Adiyat: 6)

.
➡ 4. Manusia mempunyai sifat curang 
.
كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَى
.

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas. (QS. Al-Alaq: 6)
.

➡ 5. Menilai nikmat hanya dari sisi keduniaan
.
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ , وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
.

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”. (QS. Al-Fajr: 15-16)
.

➡ 6. Senang durhaka kepada Penciptan-Nya
.
يَاأَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ
.

Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.”
(QS. Al-Infithar: 6)
.

➡ 7. Sangat kufur kepada Tuhannya
.
قُتِلَ الْإِنْسَانُ مَا أَكْفَرَهُ
.

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya. (QS. ‘Abasa: 6)
.

➡ 8. Suka putus asa 
.
وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ
.

Dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan. (QS Fussilat : 6)

.
➡ 9. Tergesa-gesa
.
خُلِقَ الْإِنْسَانُ مِنْ عَجَلٍ
.
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. (QS. Al-Anbiya’: 19-21)
.
➡ 10. Sering membantah
.
وَكَانَ الْإِنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا
.

Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (QS. Al-Kahfi  : 54)

.
➡ 11. Manusia sangat kikir 
.
وَكَانَ الْإِنْسَانُ قَتُورًا
.

Dan adalah manusia itu sangat kikir. (QS. Al-Isra’: 54)
.

Tabiat manusia yang buruk ini, tidak bisa kita ingkari, telah kita saksikan keberadaannya dan  bila dibiarkan akan merusak dirinya di dunia dan di akhirat, bahkan akan berakibat jelek kepada orang lain.
.
CARA MENGHILANGKAN SIFAT KELUH KESAH 
.

✅ Setiap permasalahan, hanya agama Islam    yang menunjukkan cara pemecahkannya. Untuk menghilangkan sifat manusia yang jelek sebagaimana di atas dapat diatasi dengan cara mengamalkan ketentuan ayat di atas, antara lain:
.
➡ 1. Senantiasa mendirikan sholat
.
✅ Dalilnya baca ayat diatas nomor: 22-23 sedangkan terjemahnya: “Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya.
.
‼ Agar tidak keliru memahami pengertian menjalankan shalat  terus menerus, mari kita simak penjelasannya dari ahli tafsir :
.
✅ Ibn Katsir berkata : دَائِمُونَ  maksudnya harus memelihara waktu dan kewajiban-kewajiannya sebagaimana yang dikatakan oleh shahabat Ibnu Mas’ud dan para tabi’in seperti Masruq dan Ibrahim An-Nakha’i. Adalagi yang berpendapat دَائِمُونَ: hendaknya tuma’ninah (tenang) dan khusyu’ ketika ruku’, sujud dan gerakan yang lain . Gerakan shalatnya tidak terlalu cepat seperti burung gagak ketika melubangi pohon. Oleh karenanya Allah mensifati orang mukmin yang bahagia (yang tidak keluh kesah) yaitu orang yang sholatnya khusyu’, firman-Nya:
.
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ۞ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
.
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu` dalam shalatnya. (QS. Al-Mukminun:1-2, Lihat tafsir Ibn Katsir 4/542)
.
✅ Uqbah bin Amir berkata: دَائِمُونَ maksudnya ketika shalat tidak menoleh ke kanan atau ke kiri. (Lihat Tafsir Al-Jami’u li Ahkamil Qur’an: 18/188)
.
‼ Syaikh Abdur Rahman bin Nasir As-Sa’di berkata: Sholat دَائِمُونَ hendaknya dilaksanakan awal waktunya, terpenuhi persyaratan dan perlengkapannya, bukan seperti orang yang meninggalkan sholat, atau mengerjakannya bukan awal waktunya , atau mengamalkannya tetapi tidak sempurna. (Lihat Tafsir Al-Karimur Rahman: 5/301)
.

✅ Kesimpulannya, sholat yang dapat meng hilangkan penyakit di atas ialah orang yang senantiasa shalat (bukan kadang kala). Memenuhi persyaratan dan rukunnya. Menjalankan pada awal waktunya. Khusyu’ dan tenang ketika ruku’, sujud dan semua gerakan sholat, tidak melihat ke kanan dan ke kiri. Memahami apa yang dibaca, dan semua itu dijalankan dengan ikhlas karena Allah. Barangsiapa yang menjaga shalatnya seperti di atas, bukan hanya sekedar menghilangkan penyakit jiwa, tetapi akan mendapatkan surga , sebagaimana keterangan ayat nomor 34-35.
.
➡ 2. Membelanjakan harta untuk fi sabilillah

.
✅ Dalilnya baca ayat di atas nomor: 24-25 sedangkan terjemahnya: “Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, untuk orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta)”
.

Ibn Katsir berkata: Mereka menyisihkan sebagian hartanya untuk keperluan orang yang punya hajat, seperti السائل  yaitu pengemis, atau orang yang datang meminta dan المحروم yaitu orang yang tidak punya harta dengan alasan apa saja, telah habis hartanya, baik karena tidak mampu kerja atau sebab yang lain[dinukil dari perkataan Ibnu Jarir. (Lihat Tafsir Ibn Katsir 4/543)
.
✅ Al-Imam Abu Abdillah Muhammad bin Hamd Al-Anshary Al-Qurthuby berkata : Mengeluarkan harta di dalam ayat ini maksudnya ialah zakat, sebagaimana yang diutarakan oleh Qatadah dan Ibnu Sirin, adapun maksudnya للسائل (yang meminta karena dia membutuhkan) sedangkan  والمحروم (orang yang nasibnya sial, tak punya pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya) Az-Zuhri berkata: Yaitu orang yang menjaga kehormatannya, dia tidak mau meminta dan tidak mengerti apa yang menjadi kebutuhannya. (Lihat Tafsir Aljamiu liahkamil qur’an 18/189 )
.
‼ Kesimpulannya, untuk menghindari penyakit  keluh kesah dan sifat kikir maka hendaknya beribadah kepada Allah dengan membelanjakan sebagian hartanya untuk memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan bantuan seperti fakir miskin , baik yang meminta-minta atau yang menjaga dirinya menahan kelaparannya, baik mereka yang punya pekerjaan tetapi tidak dapat menutupi kebutuhannya, atau yang tidak mempunyai pekerjaan, atau yang tidak terampil mencari pekerjaan.
.

_________ Lanjut ke Halaman 2 ________