Adab Meminta Izin dan Ketika Berada di Majlis/Forum
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.

Hukum Meminta-Minta

Hukum Meminta-minta


Menyampaikan Ceramah (Khutbah) di
Pemakaman

Menyampaikan Ceramah (Khutbah) di Pemakaman


Setiap Akhir Tahun Umat Islam Ribut tentang
Hukum Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru?

Setiap Akhir Tahun Umat Islam Ribut tentang Hukum Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru?


Wasiat Luqman (1) : Bersyukurlah kepada Allah

Wasiat Luqman (Bag.1) : Bersyukurlah kepada Allah


Fungsi ibadah sunnah menyempurnakn yg wajib

Fungsi Ibadah Sunah, Menyempurnakan yang Wajib


=


ADAB MEMINTA IZIN Ust.Badrusalam


ADAB SAAT MEMINTA IZIN Ust.Abdullah Zaen


Adab Meminta Izin Ust.M.Nurul Dzikri


Adab Majelis Ilmu Ust.M.Nurul Dzikri


=
Adab Meminta Izin

Klik untuk mengakses id_25_etiquettes_shareeah.pdf


Klik untuk mengakses adabul-majelis-dan-kesalahannya.pdf


Klik untuk mengakses buku-adab.pdf


Adab MaJelis Ilmu

Klik untuk mengakses id_23_etiquettes_shareeah.pdf


Klik untuk mengakses adab-meminta-izin.pdf


Shahih al-Adab al-Mufrad Jilid 1 332Hlm
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQSVVWeXcwdGNfWlE/view
Shahih al-Adab al-Mufrad Jilid 2 360Hlm
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQVFlSUnNVQUNoN2c/view
Ringkasan Adab Islam

Klik untuk mengakses 64-ringkasan-adab-islam-pdf1.pdf


Hukum dan Adab Islam

Klik untuk mengakses id_Hukum_dan_Adab_Islam.pdf


ETIKA KEHIDUPAN MUSLIM SEHARI HARI

Klik untuk mengakses id_etika_kehidupanm_muslim_sehari_hari.pdf


Ensiklopedi Adab Islam Jilid 1-2 (pdf) – ‘Abdul ‘Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada
Jilid1: https://syazilimustofa.files.wordpress.com/2018/09/ensiklopedi-adab-islam-1.pdf
Jilid2: https://syazilimustofa.files.wordpress.com/2018/09/ensiklopedi-adab-islam-2.pdf
DOA SHAHIH DARI NABI MUHAMMAD

Klik untuk mengakses ebook-doa-shahih.pdf


IBADAH YANG PALING DICINTAI OLEH ALLAH Asma` binti Rasyid ar-Ruwaisyid (80hlm)
https://syazilimustofa.files.wordpress.com/2018/11/ibadah_yang_paling_dicintai_allah.pdf

=…
➡ Adab Meminta Izin dan Ketika Berada di Majlis/Forum
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawatdan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
.
Berikut pembahasan tentang adab meminta izin dan ketika berada di majlis atau forum, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, aamin.
.

  • Adab Meminta Izin.

.
➡ 1. Hendaknya orang yang meminta izin memilih waktu yang tepat ketika meminta izin
.
➡ 2. Ketika mengunjungi sebuah rumah, hendaknya ia mengetuk rumah itu dengan pelan.

.
Dari Anas radhiyallahu anhu ia berkata, “Sesungguhnya pintu rumah Nabi shallallahu alaihi wa sallam diketuk dengan kuku.” (Hr. Bukhari dalam Al Adabul Mufrad dan dishahihkan oleh Al Albani)
.
➡ 3. Tidak menghadap ke isi rumah
.
✅ Yakni hendaknya ia menghadap ke sebelah kanan atau kiri agar pandangannya tidak jatuh kepada sesuatu yang ada di dalam rumah yang pemiliknya tidak suka dilihat. Di samping itu, meminta izin dilakukan untuk menjaga pandangannya.
.

➡ 4. Hendaknya orang yang meminta izin mengucapkan salam sebelum meminta izin

Dari Rib’i ia
berkata, “Telah menceritakan kepadaku seorang dari Bani Amir, bahwa ia meminta izin kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam sedangkan Beliau berada di dalam rumah, ia berkata, “Boleh saya masuk?” Maka Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepada pelayannya,
.
اُخْرُجْ إِلَى هَذَا فَعَلِّمْهُ الِاسْتِئْذَانَ، فَقُلْ لَهُ: قُلِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ؟
.
✅ “Datangilah orang ini dan ajarkan kepadanya meminta izin, katakan kepadanya, “Ucapkanlah “As Salamu alaikum, bolehkah saya masuk?” (Hr. Ahmad dan Abu Dawud, dishahihkan oleh Al Albani)

.
➡ 5. Hendaknya ia menyampaikan izin sebanyak tiga kali. Jika mendapatkan izin, silahkan masuk, dan jika tidak mendapatkan izin atau jawaban, maka hendaknya ia pulang…
.

عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ، قَالَ: جَاءَ أَبُو مُوسَى إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ هَذَا عَبْدُ اللهِ بْنُ قَيْسٍ، فَلَمْ يَأْذَنْ لَهُ، فَقَالَ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ هَذَا أَبُو مُوسَى، السَّلَامُ عَلَيْكُمْ هَذَا الْأَشْعَرِيُّ، ثُمَّ انْصَرَفَ، فَقَالَ: رُدُّوا عَلَيَّ رُدُّوا عَلَيَّ، فَجَاءَ فَقَالَ: يَا أَبَا مُوسَى مَا رَدَّكَ؟ كُنَّا فِي شُغْلٍ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «الِاسْتِئْذَانُ ثَلَاثٌ، فَإِنْ أُذِنَ لَكَ، وَإِلَّا فَارْجِعْ» قَالَ: لَتَأْتِيَنِّي عَلَى هَذَا بِبَيِّنَةٍ، وَإِلَّا فَعَلْتُ وَفَعَلْتُ، فَذَهَبَ أَبُو مُوسَى. قَالَ عُمَرُ: إِنْ وَجَدَ بَيِّنَةً تَجِدُوهُ عِنْدَ الْمِنْبَرِ عَشِيَّةً، وَإِنْ لَمْ يَجِدْ بَيِّنَةً فَلَمْ تَجِدُوهُ، فَلَمَّا أَنْ جَاءَ بِالْعَشِيِّ وَجَدُوهُ، قَالَ: يَا أَبَا مُوسَى، مَا تَقُولُ؟ أَقَدْ وَجَدْتَ؟ قَالَ: نَعَمْ، أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ، قَالَ: عَدْلٌ، قَالَ: يَا أَبَا الطُّفَيْلِ مَا يَقُولُ هَذَا؟ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ذَلِكَ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ فَلَا تَكُونَنَّ عَذَابًا عَلَى أَصْحَابِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: سُبْحَانَ اللهِ إِنَّمَا سَمِعْتُ شَيْئًا، فَأَحْبَبْتُ أَنْ أَتَثَبَّتَ.
.
Dari Abu Burdah, dari Abu Musa Al Asy’ariy ia berkata, “Abu Musa pernah datang kepada Umar bin Khaththab dan berkata “As Salamu alaikum, ini Abdullah bin Qais,” namun Umar belum memberinya izin (belum memberikan jawaban). Ia berkata lagi, “As Salamu alaikum, ini Abu Musa. As Salamu alaikum, ini Al Asy’ariy, “ lalu Abu Musa pulang. Setelah itu, Umar berkata, “Hadapkanlah dia kepadaku. Hadapkanlah dia kepadaku!” Lalu Abu Musa datang, Umar pun berkata, “Wahai Abu Musa, mengapa engkau pulang? Tadi kami sedang sibuk.” Abu Musa menjawab, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan silahkan masuk. Tetapi jika tidak, maka pulanglah.” Umar berkata, “Hendaknya engkau membawakan bukti terhadap hal ini. Kalau tidak, aku akan lakukan ini dan itu kepadamu.” Maka Abu Musa pergi. Umar berkata, “Jika ia mendapatkan bukti, maka kalian akan jumpai dia di dekat mimbar nanti sore. Jika ia tidak mendapatkan bukti, maka kalian tidak akan menjumpainya.” Di sore hari Abu Musa datang sehingga mereka menjumpainya. Umar berkata, “Wahai Abu Musa, apa yang akan kamu katakan? Apakah engkau telah membawakan buktinya?” Abu Musa menjawab, “Ya, yaitu Ubay bin Ka’ab.” Umar berkata, “Seorang yang adil.” Lalu ia berkata kepada Ubay, “Wahai Abu Thufail (panggilan Ubay), apa pendapatmu tentang yang dikatakannya ini?” Ubay menjawab, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda demikian wahai Ibnul Khaththab, maka janganlah engkau menjadi siksaan bagi para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.” Umar menjawab, “Subhanaallah. Aku hanya ingin lebih yakin terhadap hal yang aku dengar.” (Hr. Muslim)
.

➡ 6. Apabila seorang yang meminta izin ditanya tentang namanya, maka sebutlah nama dan panggilannya dan jangan katakan ‘saya’

Hal ini berdasarkan hadits Jabir ia berkata, “Aku datang kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam terkait dengan utang yang menimpa ayahku, lalu aku ketuk pintu, kemudian Beliau bertanya, “Siapa ini?” Aku menjawab, “Saya.” Beliau bersabda, “Saya. Saya.” Sepertinya Beliau tidak suka jawaban itu.” (Hr. Bukhari dan Muslim)
.

➡ 7. Hendaknya orang yang meminta izin pulang dengan hati yang puas jika dikatakan kepadanya “Pulanglah!”
.

✅ Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala,
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (27) فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّى يُؤْذَنَ لَكُمْ وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا هُوَ أَزْكَى لَكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ (28)
.
‼ “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.–Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, “Kembali (saja)lah,” maka hendaklah kamu kembali. itu bersih bagimu dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. An Nuur: 27-28)
.
➡ 8. Orang yang meminta izin tidak boleh masuk ke dalam rumah jika tidak ada penghuninya.
.
‼ Dalilnya adalah ayat di atas.
.

__________ Lanjut ke Halaman 2 __________