“Bahjatul Qulubil Abrar” Mutiara Hikmah Penyejuk Hati, Syarah 99 Hadits Pilihan
(Bag.1)
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.

Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc. Kitab Syarah Hadits “Bahjatu Qulubil Abrar” Karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah
Edisi 1 http://bit.ly/2s7pn5K
Edisi 2 http://bit.ly/2tvAxFM
Edisi 3 http://bit.ly/2ss4Msl
Edisi 4 http://bit.ly/2bEIiy4
Edisi 5 http://bit.ly/2cYgQuR
Edisi 6 http://bit.ly/2ffQGH0
Edisi 7 http://bit.ly/2he9Yey
Edisi 8 http://bit.ly/2jxARvN
Edisi 9 http://bit.ly/2kAE0yW
Edisi 10 http://bit.ly/2n9OgOP
Edisi 11 http://bit.ly/2rJpnrAh
=…
Ustadz Riki Kaptamto Lc-Kitab Bahjatu Qulūbul Abrār Wa Quratu ‘Uyūni Akhyār fī Syarhi Jawāmi’ al Akhbār
Halaqah 001| Hadits 01
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H001
Halaqah 002| Hadits 02
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H002
Halaqah 003| Hadits 03
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H003
Halaqah 004| Hadits 04
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H004
Halaqah 005| Hadits 05
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H005
=…
Ebook.B.Arab
Bahjatu Qulubil Abrar Wa Qurratu ‘Uyunil Akhyar Fi Syarhi Jawami’ul Akhbar. Pengarang : Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di.
http://bit.ly/Kitab-Bahjatu-Qulubil-Abrar-Wa-Qurratu-Uyunil-Akhyar-Fi-Syarhi-Jawamiul-Akhbar
Buku Muttafaqun Alaih Shahih Bukhari Muslim : Himpunan Hadits Shahih karya Muhammad Fuad Abdul Baqi. (1274Hlm)

Klik untuk mengakses indu29.pdf


Syarah Ringkas Manzhumah Al Baiquniyah(MATAN MUSTHOLAH HADITS)-72Hlm
http://bit.ly/2lrtxGB
Mungkinkah Aku Hafal Satu Juta Hadits Seperti Imam Ahmad? Abu Zur’ah athThaybi(154Hlm)
http://bit.ly/2m6RuQo
Dasar-Dasar Ilmu Hadits Praktis (Taisir Mushthalah al-Hadits) – Dr Mahmud Thahan

Klik untuk mengakses Ilmu%20Hadits%20Praktis.pdf


Matan & Terjemahan Nukhbatul Fikar, karya Al-Hafizh Ibnu Hajar (Kitab Tentang Mushthalah Hadits)
https://drive.google.com/file/d/0B3FT6ui1GzNVeG1GNFowcjl6RUU/view?usp=drivesdk
Syarah Nukhbatul Fikar, karya Al-Hafizh Ibnu Hajar(Ilmu Tentang Hadits)
https://drive.google.com/file/d/0B3FT6ui1GzNVREM0VUM0bXdrTlE/view?usp=drivesdk
Ringkasan Ittihafun Nabil Syaikh Abul Hasan Abu Said Neno Triyono (Tanya Jawab Ilmu Mustholah Hadits)(131Hlm)
https://app.box.com/s/a3et162z7txcosm10ae8e5pbu8zkgqp
ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 1(601Halaman) Link2
https://app.box.com/s/s9qk24xbsw7r3b14vmno1ut76lvtcicj

Klik untuk mengakses id-01-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 2(603Halaman) Link2
https://app.box.com/s/g7eh0hdumktuv1e5g2309od7ql1qa3ud

Klik untuk mengakses id-02-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 3(661Halaman) Link3
https://app.box.com/s/bvhi94ekdgnd7ei4uo0l7b1fchgpxil4

Klik untuk mengakses id-03-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 4(624Halaman) Link4
https://app.box.com/s/euyfatrmolcxd6nimfaj8gjbppgoef81

Klik untuk mengakses id-04-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 5(577Halaman) Link5
https://app.box.com/s/2mnwv3ktewox60l4hn19hjd9z8ylxcos

Klik untuk mengakses id-05-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 6(593Halaman) Link6
https://app.box.com/s/i054dzpyrf62e1y3ubq0918bqhgxe0sj

Klik untuk mengakses id-06-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 7(562Halaman) Link2
https://app.box.com/s/ebk4r4r9r48hu78owj8q0zdbeoe9fook

Klik untuk mengakses id-07-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 8(561Halaman) Link2
https://app.box.com/s/418g5givwm5rdneo55u2k5li22c0s8tt

Klik untuk mengakses id-08-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Muttafaqun Alaih Shahih Bukhari Muslim : Himpunan Hadits Shahih karya Muhammad Fuad Abdul Baqi. (1274Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu29.pdf Riyadhul Sholihin (Jilid Pertama) – Imam Abu Zakaria bin Syaraf An Nawawi (510Hlm)

Klik untuk mengakses indu38.pdf


Riyadhul Sholihin (Jilid Kedua) – Imam Abu Zakaria bin Syaraf An Nawawi (507Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu39.pdf Shahih Hadits Qudsi Jilid 1 50Hlm

Klik untuk mengakses 172.-shahih-hadits-qudsi-isi.pdf


Shahih Hadits Qudsi Jilid 2 192Hlm

Klik untuk mengakses 170.-syarah-hadits-qudsi-jilid-2-isi.pdf


Syarah Hadits Arba’in (Penjelasan 40 Hadits Inti Ajaran Islam Karya Imam An Nawawi) – Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (530Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu45.pdf Bulughul Maram (Kumpulan Hadits Tentang Hukum Islam) Al- Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani.Jilid 1 332Hlm Jilid 2 354Hlm

Klik untuk mengakses bulughul%20maram%201.pdf


Klik untuk mengakses bulughul%20maram%202.pdf


Himpunan 90 Hadits Pilihan (211Halaman)

Klik untuk mengakses id_Himpunan_90_Hadits.pdf


Himpunan 80 Hadits Pilihan (178Halaman)

Klik untuk mengakses id-jaz4-himpunan-80-hadits.pdf


Kumpulan 70 Hadits Pilihan (151Halaman)

Klik untuk mengakses id_Kumpulan_70_Hadits_Pilihan_1435H_2014M_Edited.pdf


Hadits Hadits Pilihan Seputar Agama Dan Akhlak(72Halaman)

Klik untuk mengakses id_Hadits_Hadits_Pilihan_Seputar_Agama_Dan_Akhlak.pdf


Untaian Mutiara Hadits (Beberapa Petunjuk Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Dalam Meniti Hidup Di Dunia)-Marwan bin Musa (611Hlm)
https://drive.google.com/file/d/0Bx0SaxmNLRN2YTRFWnZuUHI4aUE/view
Shahih Fadhail(Keutamaan) Amal(65 hadits tentang fadhail a’mal )

Klik untuk mengakses 146-shahih-fadhail-amal.pdf


Syarah Hadits Asyrah(10Hadits Terpenting Dalam Islam)-116Hlm

Klik untuk mengakses 132-syarah-hadits-asyrah-pdf.pdf


40 Hadits Pilihan Dalam Masalah Aqidah

Klik untuk mengakses 134-40-hadits-aqidah-pdf.pdf


Hadits Terpenting Jilid 1-40Hlm

Klik untuk mengakses 24-10-hadits-terpenting-jilid-1.pdf


Hadits Terpenting Jilid 2-46Hlm

Klik untuk mengakses 48-10-hadits-terpenting-jilid-2.pdf


Ensiklopedi Hadits Pilihan-172Hlm

Klik untuk mengakses ensiklopedi-hadits-pilihan-isi.pdf


=…

=…
➡ “Bahjatul Qulubil Abrar” Mutiara Hikmah Penyejuk Hati, Syarah 99 Hadits Pilihan
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM
IKHWAN
https://chat.whatsapp.com/IjMAdVcal3SBEZyFUOgN9l
AKHWAT
https://chat.whatsapp.com/JHqH7FbZoQeJAKJtgqsRv0
=..
➡ *KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 1*
.
بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله ربّ العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى آله وصحبه أجمعين، اما بعد
.
Kaum muslimin dan muslimat rahīmani wa rahīmakumullāh.
.
Ini adalah halaqah pertama kita, dalam mengkaji kitāb: بهجة قلوب الأبرار وقرة عيون الأخيار في شرح جوامع الأخبار (Bahjatu Qulūbil abrār wa Quratu ‘uyūnil Akhyār fī Syarhi Jawāmi’ al Akhbār) yang ditulis oleh Syaikh Abdurrahmān bin Nāshir As Sa’dī rahimahullāh
.
‼ Pada halaqah yang pertama ini, kita akan membahas hadīts pertama yang disampaikan beliau di dalam kitāb ini, yaitu hadīts dari ‘Umar bin Khaththāb radhiyallāhu ta’āla ‘anhu.
.
عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لِامْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ
.
✅ _’Umar bin Khaththāb Radhiyallāhu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:_
_”Sesungguhnya amalan-amalan itu ada dengan niat dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allāh dan Rasūl-Nya, maka hijrahnya tersebut adalah kepada Allāh dan Rasūl-Nya, dan barangsiapa hijrahnya kepada perkara dunia yang akan dia dapatkan atau wanita yang akan dia nikahi, maka hijrahnya adalah kepada tujuan dia berhijrah.”_
(Hadīts riwayat Imām Bukhāri nomor 6689 dan Muslim nomor 1907)
.

✅ Beliau mengatakan bahwa hadīts ini termasuk dari hadīts yang mulia di dalam perkara agama. Hadīts ini merupakan mizān bagi amal bathin (tolak ukur bagi amalan secara bathin), karena hadīts ini berbicara tentang suatu amalan hati yang penting yaitu niat.
.

✅ Maka beliau menyebutkan yang dimaksud dengan niat adalah:
.
النية هي القصد للعمل تقربا إلى الله وطلبا لمرضاته وثوابه.
.
_”Niat adalah tujuan seorang didalam beramal dalam rangka bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla serta mengharapkan keridhāan dan pahala dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla.”_
.
✅ Oleh karena itu istilah niat mencakup dua hal, yaitu:
Niyatul amal (tujuan beramal)
Apakah seorang melakukan suatu amalan untuk ibadah atau sekedar rutinitas?
⑵ Niyatul ma’mul lahu (untuk siapa seorang itu beramal)

.
‼ Apakah amalan yang dia lakukan dari ibadah yang dia lakukan karena Allāh atau karena sesuatu yang lain.
.
Maka hadīts ini menyebutkan bahwasanya amalan apapun tidak lepas dari niat. Dan seorang yang beramal dia akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan.
.
‼ Beliau contohkan mandi.


Adakalanya orang melakukan mandi, niatnya sekedar untuk mendinginkan badan atau membersihkan badan dari kotoran dan bisa jadi mandi itu bernilai ibadah ketika dia berniat untuk menghilangkan hadats akbar sehingga mandinya menjadi mandi wajib, itu adalah contoh seorang berniat di dalam melakukan suatu amalan.

.
Maka mandi yang dilakukan ketika dia harus menghilangkan hadats, harus diiringi dengan niat menghilangkan hadats akbar, bukan sekedar niat untuk mendinginkan badan atau membersihkan badan dari kotoran.
.
Selain itu, amalan seorang juga tidak diterima oleh Allāh kecuali dengan ikhlās. Ini makna niat yang kedua.
.
Yaitu untuk siapa dia beramal sehingga amal ibadah apabila dia lakukan tetapi bukan untuk Allāh, untuk perkara dunia atau hal sesuatu selain Allāh maka tidak akan diterima oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
.
✅ Dan suatu amalan rutinitas bila dilakukan karena mengharapkan pahala dari Allāh maka dia mendapatkan ganjaran pahala meskipun itu pada asalnya adalah suatu amalan yang sifatnya rutinitas harian.

.
‼ Seperti beliau contohkan yaitu makan, minum..

Apabila dilakukan dengan niatan membantu dia di dalam melalukan ketaatan kepada Allāh maka rutinitas itu berubah menjadi ibada
h.
.
✅ Dari sini kita ketahui bahwasanya seorang yang dia melakukan amalan apapun maka hendaknya dia menghadirkan niat di dalam hatinya.
‼ Karena Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah bersabda:
.
وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
.
_”Dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan.”_
=…

➡ *KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 2*
.
✅ Pada halaqah ini kita akan membahas hadīts yang kedua yang disampaikan oleh penulis yaitu hadīts dari ‘Āisyah radhiyallāhu ta’āla ‘anhā. Beliau berkata:
.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم” مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ او مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
.
_Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:_
_“Barangsiapa mengada-ada sesuatu yang baru di dalam perkara agama kami yang bukan berasal dari agama kami atau barangsiapa mengamalkan suatu amalan yang bukan dari agama kami, maka amalan tersebut tertolak.”_
(Hadīts riwayat Imām Bukhāri dan Muslim)

.
✅ Hadīts ini termasuk hadīts yang mulia, yang disebutkan oleh para ulamā yang merupakan tolak ukur diterimanya suatu amalan, sebagaimana pada hadīts sebelumnya merupakan tolak ukur diterima amalan ditinjau dari sisi niat orang yang melakukannya.
Adapun hadīts kedua ini merupakan tolak ukur diterimanya suatu amalan dilihat dari sisi zhāhirnya.

.
‼ Karenanya para ulamā telah menyebutkan syarat terima suatu amalan ada dua, yaitu:
Ikhlās di dalam melakukan amalan tersebut.
⑵ Mutāba’ah mengikuti tuntunan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam mengamalkan amalan tersebut
.
.
✅ Apabila kurang salah satu dari dua syarat ini maka amalan tersebut tidak diterima oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
.
Seperti:

Orang yang dia beramal tetapi tidak ikhlās maka amalannya tidak diterima oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
.
✅ Begitu juga orang yang dia beramal satu amalan dengan ikhlās akan tetapi dia menyelisihi tuntunan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam dalam mengerjakan amalan tersebut, maka amalan tersebut juga tertolak
sebagaimana disebutkan oleh Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam hadīts ini:
.
فَهُوَ رَدٌّ,
.
_”Amalan tersebut tertolak.”_
.
✅ Maka ada beberapa faidah yang bisa kita ambil dari hadīts ini, di antaranya:
.
Wajibnya mengikuti tuntunan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam beramal. Baik itu amalan yang sifatnya kauliyyah (amalan lisan) ataupun amaliyyah (anggota badan).
⑵ Segala amalan yang baru, yang tidak sesuai dengan tuntunan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam maka amalan tersebut tertolak.
⑶ Suatu amalan yang dilakukan dengan cara yang dilarang secara syari’at maka amalan tersebut adalah amal yang fāsiq.
Amal yang fāsiq adalah amal yang rusak (yaitu) amal yang tidak diterima oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
=.

➡ *KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 3*
.
✅ Pada pertemuan kita kali ini, kita akan membahas hadīts dari Tamīm Ad Darīy radhiyallāhu ta’āla ‘anhu.
.
عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ، الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ، الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ، قَالُوْا: لِمَنْ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ: ِللهِ، وَلِكِتَابِهِ، وَلِرَسُوْلِهِ، وَِلأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ أَوْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ، وَعَامَّتِهِمْ.
.
_Dari Tamīm Ad Darīy radhiyallāhu ta’āla ‘anhu berkata: Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:_
_”Agama itu adalah nasihat, agama itu adalah nasihat, agama itu adalah nasihat.”_
_Mereka (para shahābat) bertanya:_
_”Untuk siapa, wahai Rasūlullāh?”_
_Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam menjawab:_
_”Untuk Allāh, Kitāb-Nya, Rasūl-Nya, Imām kaum Muslimin atau Mukminin, dan bagi kaum Muslimin pada umumnya.”_
(Hadīts riwayat Muslim)
.

✅ Hadīts ini merupakan hadīts yang mulia yang di dalamnya Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam menyebutkan tentang kandungan dari syari’at Islām.
.
‼ Beliau menyatakan bahwasanya agama Islām ini isinya adalah nasehat (kata “untuk” di sini maksudnya adalah “tentang”). Nasehat tentang hak-hak yang wajib untuk dipenuhi oleh kaum muslimin.

.
✅ Beliau menekankan hal ini hingga mengucapkannya 3 (tiga) kali.
.
اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ، الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ، الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ
.
Di sini menunjukkan tidak ada keraguan lagi, bahwasanya agama ini berisi tentang nasehat-nasehat yang berharga.
.
✅ Para shahābat ketika itu menanyakan hak-hak apa saja yang dinasehatkan oleh syari’at Islām supaya dipenuhi oleh kaum muslimin.
Maka ada 5 (lima) hal yang beliau (shallallāhu ‘alayhi wa sallam) sebutkan dalam hadīts ini.

.

====_______ Lanjut ke Halaman 2 ===____