Mengurai Benang Kusut Seputar “Tahlilan”.
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.
.

Tahlilan Menjerumuskan Masuk Neraka-Ust.Khalid Basalamah

Bid’ahnya Tahlilan-Ust.Firanda Andirja

Apakah Tahlilan Bid’ah_ – Ustadz Zainal Abidin Syamsyudin 3Mb
https://app.box.com/s/mtoqzp15mj9f95152l6gmf5zyzlv732x
Hukum Menghadiri Selamatan Kematian – Ustadz Mizan Qudsiah, Lc 2Mb
https://app.box.com/s/srgdz7u2qljlmvraulgl4xeu1zmrzudi
Hukum Tahlilan – Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat 7Mb 4Mnit
https://app.box.com/s/zp5j6s29yrfn3zarnm69iernjyi4j5xk
Bid’ah Bid’ah Pada Penyelenggaraan Jenazah – Ustadz Mizan Qudsiyah 9Mb 40Mnit
https://app.box.com/s/5a7n3n29va6ux9lqaqgiqwtvexj46f2u
=…
Ebook
Al Imam Asy Syafi’i Mengharamkan Kenduri Arwah, Tahlilan, Yasinan dan Selamatan 35Hlm

Klik untuk mengakses imam_syafie_mengharamkan_kenduri_arwah_tahlilan_yasinan.pdf


Selamatan Kematian Menurut Al Imam Asy Syafi’i

Klik untuk mengakses kenduri_arwah___pdf__.pdf


Tahlilan Ajaran Agama Hindu

Klik untuk mengakses Tahlilan%20Berasal%20Dari%20Hindu.pdf


Meninjau Kenduri Arwah, Tahlilan, Yasinan dan Selamatan Dalam Islam

Klik untuk mengakses TAHLILAN%2C%20YASINAN%20DAN%20KENDURI%20ARWAH%20SATU%20TINJAUAN%20SEMULA.pdf


Tahlilan Dalam Timbangan Islam

Klik untuk mengakses Tahlilan.pdf


Tahlilan Dalam Kaca Mata Islam

Klik untuk mengakses tahlilan%20dalam%20timbangan%20islam.pdf


Tahlilan (Kenduri Arwah-Selamatan Kematian) Menurut Madzhab Imam Asy Syafi’i)57Hlm

Klik untuk mengakses tahlilan%20madzhab%20syafii.pdf


=…

.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM
IKHWAN
https://chat.whatsapp.com/IjMAdVcal3SBEZyFUOgN9l
AKHWAT
https://chat.whatsapp.com/JHqH7FbZoQeJAKJtgqsRv0
=..
➡ . DAMAI INDONESIAKU
( Tulisan Syubhat seorang di akun Fb )


Ini adalah suasana selamatan 40 hari wafatnya seorang Katolik (lihat salib di dinding rumah) yang dihadiri oleh warga muslim di Magetan, Jawa Timur.
.
Orang Katolik tersebut dikenal sangat baik, dermawan dan suka menolong tanpa memandang apapun agama orang yang ditolong. Beliau berusaha menjadi “terang dan garam dunia” dan meneladani junjungannya Sang Guru Jagad Ascended Master Yehoshua Hamashiach.
.
Dan warga yang turut mendoakan beliau adalah para muslim NU yang alhamdulillah masih mayoritas di negeri ini. Mereka bukan wahabi takfiri radikal brengsek yang hobi mengkafirkan dan mengharamkan apapun di luar kelompoknya.
.
Inilah wajah Indonesia yang sebenarnya dan seharusnya, rukun damai, tata tentrem karta raharja, memayu hayuning bawana, rahmatan lil alamin. Jangan mau bumi Nusantara yang indah damai ini dirusak oleh segelintir orang yang ingin mengubahnya menjadi padang gurun tandus gersang nan hobi perang.
.
Selama NU garis waras (karena ada wahabi yang menyusup dan mengaku sebagai NU garis lurus juga untuk menandingi pengikut Gus Dur yang beraliran NU garis lucu hehe…) masih dominan di negeri ini maka bangsa ini akan baik-baik saja. Adem ayem, rukun, harmonis dan damai.
.
Namun sejak Negara Api menyerang, populasi kaum wahabi di negeri ini makin jadi banyak saja, bahkan berhasil bikin partai segala. Padahal dimanapun wahabi berkembang biak maka negara tersebut akan mundur dan hancur lebur karena perang saudara (yang dikompori oleh mereka).
.
Jadi mari kita berdoa semoga makin banyak orang yang waras di negeri ini. Semoga NU makin jaya lagi dan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 ( disingkat : PBNU ) akan tetap lestari dan abadi.
Salam Waras
___________

  • Bantahan:

.
Komentar saya :
Saya rasa mereka sudah Faham larangan mendo’akan ampunan bagi orang kafir.
.
✅ Dan dalil paling tegas dalam masalah ini adalah firman Allah ta’ala:
.
مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَنْ يَسْتَغْفِرُوا لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُوا أُولِي قُرْبَى مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ
.
‼ ” Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman, memintakan ampun (kepada Allah) untuk orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni (neraka) Jahim “. (at-Taubah: 113)
.

✅ Para ulama telah berkata bahwa hal tersebut diharamkan:
.
قال النووي رحمه الله : وأما الصلاة على الكافر والدعاء له بالمغفرة فحرام بنص القرآن والإجماع
.
Imam Nawawi -rohimahulloh- mengatakan: “Adapun menyolati orang kafir, dan mendoakan agar diampuni dosanya, maka ini merupakan perbuatan haram, berdasarkan nash Alqur’an dan Ijma’. (al-Majmu’ 5/120).
.
وقال ابن تيمية رحمه الله: إن الاستغفار للكفار لا يجوز بالكتاب والسنَّة والإجماع
.
‼ Ibnu Taimiyah -rohimahulloh- juga mengatakan: Sesungguhnya memintakan maghfiroh untuk orang-orang kafir tidak dibolehkan, berdasarkan Alqur’an, Hadits, dan Ijma’. (Majmu’ul Fatawa 12/489
)
.
Akibat hanya mengikuti hawa Nafsu dalam toleransi,sehingga menghalalkan segala cara. Belum lama ini bagian dari mereka ikut meramaikan acara Natalan di Gereja,sekarang Tahlilan mendoakan orang Kafir. Na’udzubillahi mindzalik
.
‼ Berhati-hatilah dari para tokoh-tokoh yang menyeru Umat ke pintu Jahannam..
.
➡ “Orang mati ngga’ ditahlili kayak ngubur kucing”, (katamu).
.
✅ Baik, mari kita jawab: Rasulullah ﷺ , Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, radhiyallahu anhum. Mereka dikubur, dan tidak dibuatkan acara tahlilan untuk mereka, sekarang siapa diantara anda yg berani bilang “mereka dikubur seperti kucing” ?
.
➡ Mengurai benang kusut seputar “tahlilan”.
.
‼ (yang sejalan semoga berfaidah, yang tidak sejalan/tidak suka silahkan tinggalkan. Tulisan ini cuma untuk yang benar² ingin mencari kebenaran, bukan pembenaran).

✅ (+) Seandainya “ritual Tahlilan” itu baik , maka apakah kebaikan ini diketahui oleh Rasulullah?
.
‼ jika beliau mengetahui maka kenapa beliau tidak pernah mengajarkannya kpd para shahabatnya semasa beliau hidup? dan kenapa beliau tidak menggelar acara “tahlilan” seperti yg ada pd zaman sekarang ini” untuk Khadijah (isteri beliau), Zaenab, Ruqayyah, Ummu Kultsum (anak-anak beliau) yang sudah meninggal? Dan para sahabatpun tidak membuat acara “Tahlilan” untuk Rasul shallallahu alaihi wasallam ketika beliau wafat.
.

✅ kalau anda menjawab, ”Rasulullah tdk mengetahui kebaikan ini sehingga tidak beliau ajarkan”. Maka berarti secara tdk langsung anda telah menuduh Rasulullah dengan sangat keji , yaitu bodoh terhadap agama Allah dan syariat Nya. ‘iyaadzan billaah ..
.
‼ Atau jika anda mengatakan, “Rasulullah mengetahuinya, tapi tidak menyampaikannya kepada orang lain”. Maka Ini adalah tuduhan yang lebih buruk lagi , bahwa anda menganggap Rasulullah seorang yang bergelar “Al Amin (amanah)”, telah berkhianat kepada Allah karena tidak mengajarkan kpd umat pengetahuan yang Allah ta’ala berikan padanya ,

.
✅ Padahal Allah Taála telah berfirman :
.
يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ وَإِن لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ وَاللّهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ إِنَّ اللّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ
.
‼ “Hai Rasul, sampaikanlah apa yang telah diturunkan (diwahyukan) kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia . Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.
(QS.Almaidah : 67)

.
✅ Dan jika anda menjawab , “Rasulullah mengetahuinya, mengajarkannya tapi berita (riwayat-riwayat)nya tidak sampai kepada kita ”. maka saya katakan , berarti anda telah menentang firman Allah yang berbunyi :
.
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
.
‼ “Sesungguhnya kami telah menurunkan Adzdzikr (Alqur’an) dan Kami yang akan menjaganya”.
[QS. Al Hijr : 9]
.

Apabila syariat Allah hilang beritanya sehingga tidak sampai kpd kita, artinya Allah tidak menjaga syariat Nya, bahkan kurang dalam penjagaan Nya sehingga hilanglah sebagian dari apa yang ada didalam AlQur’an.
.
✅ (-) kenapa sih “Tahlilan” kan isinya do’a, dan membaca al Qur’an, itu semuanya kan baik kok dilarang??
.
‼ (+) betul, berdoa dan membaca al Quran itu baik, tapi Allah tidak pernah mengemas acara do’a dan membaca al Quran dalam bentuk acara seperti yg anda lakukan (Tahlilan).
.
✅ Bentuk acara seperti itu tidak pernah Allah buat dan Allah wahyukan kpd Rasul Nya, sehingga Rasulullah dan para sahabatnya tidak pernah mengerjakannya, andaikata beliau pernah mengerjakannya maka tentu sudah sampai riwayat shahih yang menjelaskan hal tersebut kepada kita saat ini.
.
✅ Ketahuilah, bahwa kita tidak akan dihukum krn kita berdo’a atau membaca al Quran, tp kita akan dihukum oleh Allah karena menyelisihi sunnah dan berbuat bid’ah.

عن سعيد بن المسيب أنه رأى رجلا يصلي بعد طلوع الفجر أكثر من ركعتين ، يكثر فيها الركوع والسجود ، فنهاه ، فقال : يا أبا محمد ! أيعذبني الله على الصلاة ؟ قال : لا ، ولكن يعذبك على خلاف السنة
.
Dari Sa’id bin Musayyab Radhiyallahu anhu bahwa ia melihat seorang lelaki yg mengerjakan lebih dari dua rakaat shalat setelah terbit fajar.
Lalu beliau melarangnya. Maka orang itu berkata:
“Wahai Sa’id, apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?”,
maka Sa’id menjawab: “Tidak, tapi Allah akan menyiksamu karena menyalahi as Sunnah“.
[ATSAR SHAHIH diriwayatkan oleh al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra II/466, Khatib Al Baghdadi dalam Al Faqih wal mutafaqqih I/147, Ad Darimi I/116].
.
✅ *sunnah disini yang dimaksud adalah jalan hidup/cara beragamanya Rasulullah shallallah alaihi wa salam dahulu.
.
‼ Ketahuilah saudaraku, kita ini hamba bukan Tuhan, hanya Tuhan yg berhak membuat syariat agama, tugas kita hanya mengerjakan apa yg Dia syariatkan, bukan malah meracik-racik dalil dijadikan satu lalu membuat ajaran baru, dalil fadhilah berdzikir dikompilasi dengan dalil fadhilah bersedekah lalu diadon lagi dengan dalil bersilaturahmi, hasilnya jadilah “ritual tahlilan”, padahal Rasulullah dan para sahabatnya dulu tak pernah mencontohkannya.
.
✅ Janganlah suka mengada-ada dalam perkara agama.Karena Nabi Muhammad saja yang punya gelar sebagai Rasul tidak berani mengada-ada dalam agama, apa yg beliau amalkan hanya mengikuti apa yg diwahyukan kpd beliau, Alla
h ta’ala berfirman,
.
قُلْ إِنَّمَآ أَتَّبِعُ مَايُوحَى إِلَيَّ مِن رَّبِّي
.
‼ “Katakanlah: sesungguhnya aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan oleh Rabb-ku kepadaku”.
(QS. Al-A’raf: 203.)
✅ kalau mau buat ajaran baru ya silahkan, tapi jangan bawa² nama Islam.

=…

  • Salah Paham akan Tahlil

.
Adapun ucapan sebagian orang di negeri kita ini bahwa ‘Tahlil’ itu adalah sebuah amalan dengan berkumpulnya manusia di rumah sang mayit kemudian diselingi acara makan bersama disertai ritual  mendoakan sang mayit agar dirahmati oleh Allah Ta’ala, maka berdasarkan ajaran islam yang lurus, hal ini terlarang karena beberapa point berikut :
.
➡ 1. Berkumpul di rumah mayit sebagai peringatan kematian adalah Niyahah (meratapi mayit)
.

Niyahah beda dengan Ta’ziyah (berbela sungkawa), kerena Ta’ziyah disyariatkan sedangkan Niyahah terlarang.
.

‼ Dari sahabat yang mulia Jarir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
.
كُنَّا نَرَى الِاجْتِمَاعَ إِلَى أَهْلِ الْمَيِّتِ وَصَنْعَةَ الطَّعَامِ مِنَ النِّيَاحَةِ
.
Kami menilai berkumpulnya banyak orang di rumah keluarga mayit, dan membuatkan makanan (untuk peserta tahlilan), setelah jenazah dimakamkan adalah bagian dari niyahah (meratapi mayit).”
(Hadits shahih. HR. Ahmad, no. 6905 dan Ibnu Majah, no. 1612)

.
Pernyataan ini disampaikan oleh sahabat Jarir radhiallahu ‘anhu, beliau mengisahkan keadaan di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa mereka (Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiallahu ‘anhum) sepakat, acara berkumpul dan makan-makan di rumah duka setelah pemakaman termasuk meratapi mayat.
.
‼ Artinya, mereka sepakat untuk menyatakan haramnya praktik tersebut. Karena, niyahah (meratap) termasuk hal yang dilarang.
.

__________ Lanjut ke Halaman 2 _________