“Bahjatul Qulubil Abrar” Mutiara Hikmah Penyejuk Hati, Syarah 99 Hadits Pilihan
(Bag.2)
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.

Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc. Kitab Syarah Hadits “Bahjatu Qulubil Abrar” Karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah
Edisi 1 http://bit.ly/2s7pn5K
Edisi 2 http://bit.ly/2tvAxFM
Edisi 3 http://bit.ly/2ss4Msl
Edisi 4 http://bit.ly/2bEIiy4
Edisi 5 http://bit.ly/2cYgQuR
Edisi 6 http://bit.ly/2ffQGH0
Edisi 7 http://bit.ly/2he9Yey
Edisi 8 http://bit.ly/2jxARvN
Edisi 9 http://bit.ly/2kAE0yW
Edisi 10 http://bit.ly/2n9OgOP
Edisi 11 http://bit.ly/2rJpnrAh
=…
Ustadz Riki Kaptamto Lc-Kitab Bahjatu Qulūbul Abrār Wa Quratu ‘Uyūni Akhyār fī Syarhi Jawāmi’ al Akhbār
Halaqah 007| Hadits 07
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H007
Halaqah 006| Hadits 06
https//bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H006
Halaqah 008| Hadits 08
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H008
Halaqah 010 | Hadits 10
bit.ly/BahjatulQulubilAbrar-H10
=…
Ebook.B.Arab
Bahjatu Qulubil Abrar Wa Qurratu ‘Uyunil Akhyar Fi Syarhi Jawami’ul Akhbar. Pengarang : Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di.
http://bit.ly/Kitab-Bahjatu-Qulubil-Abrar-Wa-Qurratu-Uyunil-Akhyar-Fi-Syarhi-Jawamiul-Akhbar
Buku Muttafaqun Alaih Shahih Bukhari Muslim : Himpunan Hadits Shahih karya Muhammad Fuad Abdul Baqi. (1274Hlm)

Klik untuk mengakses indu29.pdf


Syarah Ringkas Manzhumah Al Baiquniyah(MATAN MUSTHOLAH HADITS)-72Hlm
http://bit.ly/2lrtxGB
Mungkinkah Aku Hafal Satu Juta Hadits Seperti Imam Ahmad? Abu Zur’ah athThaybi(154Hlm)
http://bit.ly/2m6RuQo
Dasar-Dasar Ilmu Hadits Praktis (Taisir Mushthalah al-Hadits) – Dr Mahmud Thahan

Klik untuk mengakses Ilmu%20Hadits%20Praktis.pdf


Matan & Terjemahan Nukhbatul Fikar, karya Al-Hafizh Ibnu Hajar (Kitab Tentang Mushthalah Hadits)
https://drive.google.com/file/d/0B3FT6ui1GzNVeG1GNFowcjl6RUU/view?usp=drivesdk
Syarah Nukhbatul Fikar, karya Al-Hafizh Ibnu Hajar(Ilmu Tentang Hadits)
https://drive.google.com/file/d/0B3FT6ui1GzNVREM0VUM0bXdrTlE/view?usp=drivesdk
Ringkasan Ittihafun Nabil Syaikh Abul Hasan Abu Said Neno Triyono (Tanya Jawab Ilmu Mustholah Hadits)(131Hlm)
https://app.box.com/s/a3et162z7txcosm10ae8e5pbu8zkgqp
ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 1(601Halaman) Link2
https://app.box.com/s/s9qk24xbsw7r3b14vmno1ut76lvtcicj

Klik untuk mengakses id-01-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 2(603Halaman) Link2
https://app.box.com/s/g7eh0hdumktuv1e5g2309od7ql1qa3ud

Klik untuk mengakses id-02-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 3(661Halaman) Link3
https://app.box.com/s/bvhi94ekdgnd7ei4uo0l7b1fchgpxil4

Klik untuk mengakses id-03-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 4(624Halaman) Link4
https://app.box.com/s/euyfatrmolcxd6nimfaj8gjbppgoef81

Klik untuk mengakses id-04-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 5(577Halaman) Link5
https://app.box.com/s/2mnwv3ktewox60l4hn19hjd9z8ylxcos

Klik untuk mengakses id-05-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 6(593Halaman) Link6
https://app.box.com/s/i054dzpyrf62e1y3ubq0918bqhgxe0sj

Klik untuk mengakses id-06-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 7(562Halaman) Link2
https://app.box.com/s/ebk4r4r9r48hu78owj8q0zdbeoe9fook

Klik untuk mengakses id-07-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Ensiklopedia Terjemahan Hadist-hadist Nabi Bagian 8(561Halaman) Link2
https://app.box.com/s/418g5givwm5rdneo55u2k5li22c0s8tt

Klik untuk mengakses id-08-ensiklopedia-terjemahan-hadis-hadis-nabi.pdf


Muttafaqun Alaih Shahih Bukhari Muslim : Himpunan Hadits Shahih karya Muhammad Fuad Abdul Baqi. (1274Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu29.pdf Riyadhul Sholihin (Jilid Pertama) – Imam Abu Zakaria bin Syaraf An Nawawi (510Hlm)

Klik untuk mengakses indu38.pdf


Riyadhul Sholihin (Jilid Kedua) – Imam Abu Zakaria bin Syaraf An Nawawi (507Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu39.pdf Shahih Hadits Qudsi Jilid 1 50Hlm

Klik untuk mengakses 172.-shahih-hadits-qudsi-isi.pdf


Shahih Hadits Qudsi Jilid 2 192Hlm

Klik untuk mengakses 170.-syarah-hadits-qudsi-jilid-2-isi.pdf


Syarah Hadits Arba’in (Penjelasan 40 Hadits Inti Ajaran Islam Karya Imam An Nawawi) – Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (530Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu45.pdf Bulughul Maram (Kumpulan Hadits Tentang Hukum Islam) Al- Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani.Jilid 1 332Hlm Jilid 2 354Hlm

Klik untuk mengakses bulughul%20maram%201.pdf


Klik untuk mengakses bulughul%20maram%202.pdf


Himpunan 90 Hadits Pilihan (211Halaman)

Klik untuk mengakses id_Himpunan_90_Hadits.pdf


Himpunan 80 Hadits Pilihan (178Halaman)

Klik untuk mengakses id-jaz4-himpunan-80-hadits.pdf


Kumpulan 70 Hadits Pilihan (151Halaman)

Klik untuk mengakses id_Kumpulan_70_Hadits_Pilihan_1435H_2014M_Edited.pdf


Hadits Hadits Pilihan Seputar Agama Dan Akhlak(72Halaman)

Klik untuk mengakses id_Hadits_Hadits_Pilihan_Seputar_Agama_Dan_Akhlak.pdf


Untaian Mutiara Hadits (Beberapa Petunjuk Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Dalam Meniti Hidup Di Dunia)-Marwan bin Musa (611Hlm)
https://drive.google.com/file/d/0Bx0SaxmNLRN2YTRFWnZuUHI4aUE/view
Shahih Fadhail(Keutamaan) Amal(65 hadits tentang fadhail a’mal )

Klik untuk mengakses 146-shahih-fadhail-amal.pdf


Syarah Hadits Asyrah(10Hadits Terpenting Dalam Islam)-116Hlm

Klik untuk mengakses 132-syarah-hadits-asyrah-pdf.pdf


40 Hadits Pilihan Dalam Masalah Aqidah

Klik untuk mengakses 134-40-hadits-aqidah-pdf.pdf


Hadits Terpenting Jilid 1-40Hlm

Klik untuk mengakses 24-10-hadits-terpenting-jilid-1.pdf


Hadits Terpenting Jilid 2-46Hlm

Klik untuk mengakses 48-10-hadits-terpenting-jilid-2.pdf


Ensiklopedi Hadits Pilihan-172Hlm
https://albayyinatulilmiyyah.files.wordpress.com/2016/02/ensiklopedi-hadits-pilihan-isi.pdf

.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM
IKHWAN
https://chat.whatsapp.com/IjMAdVcal3SBEZyFUOgN9l
AKHWAT
https://chat.whatsapp.com/JHqH7FbZoQeJAKJtgqsRv0
=..
KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 6

Ini adalah halaqah kita yang ke-6 dalam mengkaji kitāb: بهجة قلوب الأبرار وقرة عيون الأخيار في شرح جوامع الأخبار (Bahjatu Qulūbil abrār wa Quratu ‘uyūnil Akhyār fī Syarhi Jawāmi’ al Akhyār) yang ditulis oleh Syaikh Abdurrahmān bin Nāshir As Sa’dī rahimahullāh.
.
Pada pertemuan kita kali ini, kita akan membahas hadīts ke-6, yaitu hadīts dari Abdullāh bin ‘Amr radhiyallāhu ta’āla ‘anhumā.
.

Beliau mengatakan, Rasūlullāh  shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
.
 ” الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ، وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ ”
.
Seorang muslim adalah orang yang kaum muslimin merasa selamat dari kejahatan lisan dan tangannya dan orang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari perkara-perkara yang Allāh larang.” (Hadīts riwayat Imām Bukhāri dan Muslim)
.
Imām At Tirmidzī dan An Nassā’i menambahkan dalam riwayat yang lain:
.
والمؤمن من أمنه الناس على دمائهم وأموالهم
.
“Seorang mukmin adalah orang yang manusia merasa aman atas darah dan harta mereka dari kejahatan dirinya.”
.
Imām Baihaqī menambahkan:
.
والمجاهد من جاهد نفسه في طاعة الله
.
“Dan seorang mujāhid adalah orang yang melawan dirinya di dalam mengerjakan ketaatan kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.”

.

Hadīts ini menjelaskan tentang kesempurnaan Islām, imān, hijrah dan jihād, sebagaimana penulis di sini menjelaskan bahwa Islām yang hakiki adalah:

.
الاستسلام الله، وتكميل عبوديته والقيام بحقوقه،
.
Menyerahkan kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Serta menyempurnakan ibadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Serta menunaikan hak-hak Allāh dan juga hak-haknya (kaum muslimin).”_
.


Sehingga tidak sempurna Islām sampai dia mencintai kaum muslimin sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.
.
Dan itu tidak akan bisa terealisasi kecuali apabila kaum muslimin merasa selamat dari kejahatan tangan dan lisannya.
.
Oleh karena itu Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam menyebutkan hakikat seorang muslim yang haqiqi (sempurna) adalah orang yang kaum muslimin merasa selamat atau mendapatkan keselamatan dari kejahatan tangan dan lisannya.
.
Kemudian beliau menjelaskan tentang seorang mukmin yaitu orang yang manusia merasa aman atas darah dan harta mereka dari dirinya.
.
Beliau katakan yang demikian itu karena imān itu apabila telah melekat dan memenuhi hati seseorang maka keimānan tersebut akan menjadikan orang tersebut menunaikan hak-hak keimānan, yaitu menjaga amanah juga jujur dalam bermuamalah serta memiliki sifat wara’ (kehati-hatian), merasa waspada kalau-kalau dia menzhālimi orang lain.
.
Maka orang yang memiliki sifat seperti ini, maka manusia akan merasa aman dari dirinya.
.
Adapun tentang hijrah maka beliau sebutkan bahwasanya hijrah yang disebutkan di dalam hadīts ini adalah hijrah yang wajib bagi setiap musli
m.
.
Yang maknanya adalah:
.
هجرة الذنوب والمعاصي
.
Meninggalkan dosa-dosa dan kemaksiatan.”
.


Maka yang seperti ini adalah hukumnya wajib, bagi setiap orang di dalam keadaan apapun. Karena Allāh Subhānahu wa Ta’āla telah mengharamkan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang haram.
.
Kemudian tentang mujāhid maka beliau sampaikan di sini bahwasanya Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam menafsirkan bahwa seorang mujāhid adalah orang yang melawan hawa nafsunya di dalam melakukan ketaatan kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
.
Yang demikian itu karena jiwa ini cenderung kepada sifat malas untuk mengerjakan kebaikan serta senantiasa mengajak kepada perkara yang buruk dan sangat cepat terpengaruh apabila dia ditimpa satu musibah.
.
Maka yang demikian ini butuh kepada kesabaran dan butuh kepada jihād agar dia senantiasa berada di atas ketaatan kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Maka ini adalah jihad yang wajib bagi setiap muslim.

.
Yaitu:
.
مجاهدة نفسه عن معاصي الله
.
Dia melawan hawa nafsunya agar tidak bermaksiat kepada Allāh serta melawan hawa nafsunya agar dia sabar di dalam menjalankan keta’atan serta sabar di dalam menghadapi musibah.
.
Maka beliau menjelaskan:
.
فهذا الحديث من قام بما دل عليه فقد قام بالدين كله: من سلم المسلمون من لسانه ويده، وأمنه الناس على دمائهم وأموالهم، وهجر ما نهى الله عنه، وجاهد نفسه على طاعة الله
.

Barangsiapa dia merealisasikan hal-hal yang yang disebutkan dalam hadīts ini, maka dia sungguh telah menjalankan agama secara keseluruhan, yaitu:
.
(1) Dia menjadikan kaum muslimin mendapatkan keselamatan dari kejahatan tangannya dan lisannya.
.
(2) Serta dia menjadikan manusia merasa aman atas darah dan juga harta mereka.
.
(3) Kemudian dia berhijrah dari perkara-perkara yang telah Allāh larang.
.
(4) Dia melawan hawa nafsunya agar senantiasa berada di atas keta’atan kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

.
➡ *KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 7*
.
Pada halaqah ini kita akan membahas hadīts ke-7 yaitu hadīts dari ‘Abdullāh bin ‘Amr radhiyallāhu Ta’āla ‘anhumā, dia mengatakan:
.
قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: أربع من كن فيه كان منافقا خالصا، ومن كانت فيه خصلة منهن كانت فيه خصلة من النفاق حتى يدعها: إذا اؤتمن خان، وإذا حدث كذب، وإذا عاهد غدر، وإذا خاصم فجر
.

_Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:_
_”Ada 4 (empat) hal yang apabila ada pada diri seseorang maka dia termasuk orang munāfiq yang murni. Dan barangsiapa ada pada dirinya salah satu dari 4 (empat) hal ini maka berarti ada pada dirinya salah satu karakter kemunāfiqkan, sampai dia meninggalkan hal tersebut._
.
_Yaitu:_
_⑴ Apabila dia diberikan amanah maka dia berkhianat (إذا اؤتمن خان)_
_⑵ Apabila dia mengabarkan sesuatu (ketika berbicara) dia berdusta (إذا حدث كذب)_
_⑶ Apabila dia membuat sebuah perjanjian maka dia mengingkarinya (إذا عاهد غدر)_
_⑷ Apabila dia bermusuhan, maka dia akan berbuat fajir (إذا خاصم فجر)_
(Muttafaqun ‘alaiyh, Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)
.

Syaikh Abdurrahmān As Sa’dī rahimahullāh mengatakan:
.
النفاق أساس الشر. وهو أن يظهر الخير، ويبطن الشر.
.
_”Kemunāfiqkan adalah asas dari kejelekan.
Yang dimaksud dengan kemunāfiqkan adalah seorang dia menampakkan kebaikan dan dia menyembunyikan kejelekan (kejahatan).”_
.
Maka beliau membagi kemunāfiqkan disini menjadi 2 (dua) macam, yaitu:
⑴ Nifāq akbar ‘itiqādiy (النفاق الأكبر الاعتقادي)
Kemunāfiqkan besar yang berkaitan dengan keyakinan (yaitu) seorang yang dia menampakkan keislāman akan tetapi dalam hatinya dia menyembunyikan kekufuran.
Nifāq yang seperti ini mengeluarkan pelakunya dari Islām dan menjadikan dia kekal didalam neraka yang paling bawah.
.
Dan Allāh Subhānahu wa Ta’āla telah mensifatkan orang munāfiq yang seperti ini dengan sifat-sifat yang jelek.
.
Diantaranya adalah :
√ Mereka kufur,
√ Mereka tidak berimān,
√ Mereka meremehkan agama (mempermainkan agama),
√ Mereka memperolok-olok orang yang dia menjalankan agama Islām,
√ Mereka lebih cenderung membela kepada musuh-musuh Islām. Karena mereka sama dalam membenci agama Islām.

.
Beliau (Syaikh Abdurrahmān As Sa’dī rahimahullāh) katakan disini, orang munāfiq seperti ini ada pada setiap zaman, terlebih di zaman kita sekarang ini yang dimana di sini lebih dominan kecintaan terhadap: المادية (perkara materi) , الإلحاد (penyimpangan dalam agama) serta والإباحية (kebebasan), orang menginginkan semua hal tersebut.
.
Nifāq ‘Amaliy (النفاق العملي)
Nifāq ‘Amaliy adalah amalan-amalan yang itu merupakan karakter dari seorang munāfiq.
Nifāq yang kedua ini beliau katakan tidak mengeluarkan pelakunya dari Islām akan tetapi kemunāfiqkan jenis ini merupakan koridor untuk masuk kepada kekufuran..
.
Maka barangsiapa terkumpul di dalam dirinya 4 (empat) hal yang disebutkan oleh Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam hadīts tersebut maka berarti telah terkumpul pada dirinya berbagai kejahatan yang itu merupakan sifat-sifat orang munāfiq secara murni.
Karena sifat orang munāfiq itu bertentangan dengan sifatnya orang mukmin, dimana sifat seorang mukmin, adalah:
⑴ Jujur (الصدق)
⑵ Mereka menunaikan amanah (القيام بالأمانات) ⑶ Mereka memenuhi janji (الوفاء بالعهود)
⑷ Bersifat wara’ dari mengambil hak orang lain ( الورع عن حقوق الخلق)
.


Adapun sifat orang munāfiq maka kebalikan dari hal-hal tersebut, sebagaimana disebutkan oleh Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam hadīts tadi..
.
Maka beliau (Syaikh Abdurrahmān As Sa’dī) sebutkan disini, menjelaskan 4 (empat) sifat tersebut.

➡ ⒈ Apabila dia berbicara dia berdusta.
.
Berdusta disini baik berbicara tentang Allāh atau tentang rasūl atau tentang perkara-perkara yang lain, maka kebiasaan dia adalah berdusta.
Maka orang yang memiliki sifat ini,
berarti dia telah memiliki karakter sifat orang munāfiq, sebagaimana Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah mengancam hal tersebut.
.
وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
.
_”Berhati-hatilah kalian terhadap kedustaan, karena kedustaan akan membawa kepada kefajiran dan perbuatan fajir akan menyeret seseorang kedalam neraka. Dan tidaklah seorang itu senantiasa berdusta dan berusaha terus berdusta melainkan akan Allāh tulis disisinya sebagai seorang pendusta.”_
(Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)
.

➡ 2. Dia berkhianat.
Barangsiapa dia diserahkan amanah yang berupa harta orang lain atau hak-hak orang lain atau diamanahi untuk menyimpan rahasia, kemudian dia berkhianat terhadap amanah tersebut, maka berarti dia telah memiliki karakter yang lain dari karakternya orang munāfiq.
.
➡ ⒊ Dia tidak memiliki kewara’an dari mengambil harta orang lain dan mengambil hak mereka sehingga apabila dia bermusuhan dengan orang, maka dia akan berbuat fajir (berbuat kezhāliman), tidak peduli mengambil harta orang lain atau menyakiti orang lain. (Ini juga karakter orang munāfiq).
.
➡ 4. Apabila dia berjanji maka dia akan mudah untuk mengingkarinya.
.
4 (empat) hal ini, apabila ada pada diri seseorang, maka hampir-hampir pada dirinya itu tidak ada keimānan yang cukup untuk menyelamatkan dia.
.
Karena 4 (empat) hal tersebut, bertentangan dengan sifatnya seorang mukmin.
Kemudian beliau sebutkan di sini:
.
Perlu diketahui juga bahwasanya, di antara prinsip ahlus sunnah wal jamā’ah adalah bahwa seorang yang terkumpul didalam dirinya perilaku keburukan dan perilaku kebaikan maka selama perilaku keburukan tersebut tidak sampai mengeluarkan dia dari keimānan, maka dia tetap berhak untuk mendapatkan ganjaran kebaikan sesuai dengan amalan kebaikan yang dia lakukan dan dia juga terancam dengan ganjaran keburukan sesuai dengan keburukan yang dia lakukan.
.
Tidak serta merta dia langsung dinyatakan keluar dari Islām sebagaimana itu merupakan keyakinan orang-orang khawarij.
.

➡ KITĀB BAHJATU QULŪBIL ABRĀR, HADĪTS 8
.
Halaqah kita kali ini membahas hadīts ke-8 yaitu hadīts dari Abū Hurairah radhiyallāhu ta’āla ‘anhu, dia mengatakan:
.
قال رسول الله:  يأتي الشيطان أحدكم فيقول: من خلق كذا ؟ من خلق كذا ؟ حتى يقول: من خلق االله ؟ فإذا بلغه فليستعذ باالله، ولينته
.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
.
“Syaithān datang kepada salah seorang di antara kalian kemudian dia mengatakan:
.
Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan itu?
.
Sampai-sampai nanti akan ada ucapan:
.
Siapa yang menciptakan Allāh?
.
Maka apabila dia sampai pada pemikiran demikian, hendaknya dia berlindung kepada Allāh dari syaithān dan hendaknya dia berhenti memikirkan hal tersebut.”
.
Dalam riwayat yang lain:
.
فليقل: آمنت باالله ورسله
.
Hendaknya dia mengatakan:
.
“Aku berimān kepada Allāh dan kepada para rasūl-Nya.” (Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)
.
Dalam satu riwayat yang lain, Rasūlullāh  shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:
.
لا يزال الناس يتساءلون حتى يقولوا: من خلق االله ؟
.
“Manusia senantiasa bertanya-tanya hingga akhirnya dia sampai pada tahapan pertanyaan: Siapa yang menciptakan Allāh?”
.


Syaikh Abdurrahmān As Sa’dī menjelaskan tentang hadīts ini, bahwa hadīts ini memberikan kepada kita faedah bahwasanya syaithān akan senantiasa melemparkan syubhat ke dalam diri manusia.
.
Ada kalanya dengan cara bisikan-bisikan syaithān atau ada kalanya melalui ucapan-ucapan yang didengar melalui lidah-lidah para syaithān dari kalangan manusia dan orang-orang malāhidah (orang-orang yang mengingkari agama).
.
Yang demikian itu adalah sesuatu yang terjadi, baik itu melalui bisikan syaithān atau melalui ucapan-ucapan yang terlontar dari orang-orang yang mereka memusuhi agama (yaitu) para syaithān-syaithān dari kalangan manusia.
.
Karena syaithān akan senantiasa berusaha untuk memasukan syubhat ini ke dalam diri manusia sehingga akhirkan dia bertanya-tanya akan sesuatu yang berujung kepada pertanyaan dia tentang, “Siapa yang menciptakan Allāh Subhānahu wa Ta’āla.”
.
Maka di dalam hadīts ini Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam memberikan solusi, apabila hal tersebut dirasakan oleh seseorang.
.
Solusi yang diberikan adalah melalui 3 (tiga)  hal, yaitu:
.
⑴ Dia berhenti untuk memikirkan hal tersebut.
.
Mengapa demikian?
.
Beliau (rahimahullāh) sebutkan disini, karena akal manusia itu terbatas, ada batasan dimana dia bisa sampai ke situ dan tidak bisa berpikir lagi sesuatu yang di belakang hal tersebut.
.
Sehingga akalnya tidak mungkin sampai untuk berpikir kesana (terbatas), oleh karena itu dia tidak akan mungkin bisa mengetahui dan dia tidak boleh bertanya tentang sesuatu yang di luar batas akalnya.
.

فإن المخلوقات لها ابتداء ولها انتهاء
.
Karena makhluk itu memiliki awal mula dan memiliki masa akhir.”
.
Kemudian solusi berikutnya yang beliau sebutkan yang disampaikan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam adal
ah:
.
Berlindung kepada Allāh dari bisikan syaithān tersebut.
.
Karena itu merupakan solusi yang paling ampuh untuk mengusir bisikan syaithān dan menolak bisikan-bisikan yang senantiasa dibisikan atau dimasukan kedalam hati manusia.
.
Cara berikutnya, adalah:
.
⑶ Dengan dia nyatakan keimānan.
.


Beliau ucapkan:
.
 آمنت باالله ورسله
.
“Aku berimān kepada Allāh dan rasūl-Nya.”

.

Dia imani kabar-kabar yang Allāh kabarkan dan juga yang di informasikan oleh rasūl-rasūl tentang perkara-perkara yang ghāib.
.
Dan para rasūl telah mengabarkan bahwasanya Allāh adalah Al Awwal  (الأول), Yang Paling Pertama.
.

الذي ليس قبله شيء, وأنه تعالى المتفرد بالوحدانية،
.
Yang tidak ada sesuatu pun sebelumnya dan Allāh Maha Esa.”
.
Sehingga tidak ada yang menciptakan Allāh, tidak ada sesuatupun yang ada sebelum Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
.
Tiga hal ini merupakan solusi yang diajarkan oleh Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam apabila seseorang merasakan di dalam dirinya keraguan karena bisikan syaithān sehingga sampai pada tahapan dia ragu tentang kebenaran Allāh dan rasūl-Nya.
.
Bahkan bisa jadi dia ragu tentang ke-Esa-an Allāh di dalam perkara yang merupakan hak-hak Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

=…

__________ Lanjut ke Halaman 2 _________