Edisi Membantah Hoax
HOAX, SALAFI ANTI TAHLILAN, MELARANG DAN
MEMBID’AHKANNYA
.

https://assunahsalafushshalih.wordpress.com/2020/01/02/keistimewaan-kalimat-tahlil-لا-إله-إلا-الله/
.
*KEISTIMEWAAN KALIMAT TAHLIL UST. Abdullah Zaen*
Bag1: https://app.box.com/s/8nbjn82iqw1tvaaff0yjf9ffyay8d4za


Bag2Bag3


*Mengenal Ringkas Makna Syahadat LA ILAHA ILLALLAH-Ust.Abu Hanifah Ibnu Yasin*
https://app.box.com/s/y5kwj4wpq6imcgiswn1dm7kp4vsny3yg
*BERILMU TENTANG LAA ILAAHA ILLALLAH – Ust.Ahmad Bazher*
https://bit.ly/2Yr1OZP (15 mb)
*Syarat Kalimat LA ILAHA ILLALLAH – Ustadz Thantawi Abu Muhammad.webm*
https://app.box.com/s/t0j5al49hkfh3nagpd26kodn84nda14l
*Hakekat Makna Kalimat Tauhid – Ustadz Mizan Qudsiah, Lc.MA.webm*
https://app.box.com/s/pfvl14bynfv40zg5nsfxhzorjzmt32zd
=…
*Ebook*
*Makna Kalimatut Tauhid ( ﻻ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻ ﺍﻟﻠﻪُ )*

Klik untuk mengakses risalah-tauhid-jilid-1.pdf


*Menyelami Samudra Kalimat Tauhid*
https://drive.google.com/file/d/118vHqI6cK6HB_JL22zjYUm90oq1XQX0Z/view
*Keutamaan Kalimat TAUHID dan Syarat-syaratnya*
http://pustaka.hisbah.net/wp-content/uploads/2019/02/Keutamaan-Kalimat-
*Al- Qauluts Tsabit (Memahami Tauhid Dengan Benar)-43Hlm*
https://albayyinatulilmiyyah.files.wordpress. com/2012/12/17-al-qauluts-tsabit.pdf
*Mengenal Tauhid- Ust.Ari Wahyudi (171Hlm)*

Klik untuk mengakses materi-belajar.pdf


*Belajar Mengenal Tauhid (117Hlm)*

Klik untuk mengakses mengenal-tauhid.pdf


*Mengenal Tauhid Lebih Dekat – Abu Mushlih Ari Wahyudi (192Halaman)*

Klik untuk mengakses Mengenal%20Tauhid%20Lebih%20Dekat.pdf


*’Sudah Bersihkah Aqidahku?!’ Untaian Faidah dan Tulisan Seputar Aqidah – Abu Mushlih Ari Wahyudi (210Halaman)*

Klik untuk mengakses Sudah%20Bersihkah%20Aqidahku.pdf


*MEMBONGKAR SYRIK DAN BID’AH DARI AKARNYA-102Hlm*

Klik untuk mengakses indonesian-100.pdf


*AQIDAH SHAHIHAH VS AQIDAH BATHILAH*
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-20.pdf
Gabung Grup WA
https://chat.whatsapp.com/FQuJdk6n3rv28Lx0x1pJq7

=…===
*HOAX, SALAFI ANTI TAHLILAN, MELARANG DAN-MEMBID’AHKANNYA*
.
*Berita bohong dan fitnah berikutnya dari ahlul bid’ah kepada salafi ahlussunnah wal jamaah (yang mereka gelari wahabi) yakni tentang tahlilan. Mereka katakan bahwa salafi anti tahlilan, melarang dan membid’ahkannya.*
.
*Kalau yang mereka tuduhkan itu, bahwa salafi tidak mengadakan acara kematian selama 7 hari, hari ke 40, 100 dan 1000, ini benar adanya.*
*Memang salafi tidak mengadakan acara kematian. Karena salafi ahlussunnah wal jamaah menteladani Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya(Manusia Terbaik Dalam Islam) yang tidak mengadakan acara setelah kematian 7, 40, 100 dan 1000 harinya.*
.
*Jika ada kematian, mereka cukup dengan mendatangi rumah si mayat, mendoakan si mayat, menasehati untuk bersabar kepada keluarga si mayat dan membawa sedikit makanan untuk mereka.*
.
*Tetapi kalau mereka mengatakan bahwa salafi anti tahlilan, melarang dan membid’ahkannya dalam artian membaca tahlil, ini merupakan berita HOAX.*
.
*Mana mungkin para dai salafi dan para jamaahnya anti tahlilan, melarang dan membid’ahkannya, wong yang mereka kaji, mereka pelajari dan mereka dakwahkan terus menerus adalah kalimat tauhid, kalimat tahlil LAA ILAAHA ILLALLAH.*
.
*Dan mana mungkin perintah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mereka abaikan serta mana mungkin wirid dan kebaikan yang utama mereka tidak amalkan, sedangkan salafi ahlussunnah wal jamaah terdepan dalam beramal kebaikan yang berdasarkan dalil yang shahih.*
.


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
.
ﺃﻛﺜﺮﻭﺍ ﻣﻦ ﺷﻬﺎﺩﺓ : ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺤﺎﻝ ﺑﻴﻨﻜﻢ ﻭ ﺑﻴﻨﻬﺎ
.
*“Perbanyaklah mengucapkan syahadat LAA ILAAHA ILLALLAAH sebelum kalian terhalang dari syahadat itu.* (HR Abu Ya’la. Hadits
Hasan).
.
Dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
.
ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮِ ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ

.
*“Sebaik-baik dzikir adalah LAA ILAAHA ILLALLAAH dan sebaik-baik doa adalah AL HAMDULILLAAHI .”* (HR. Tarmidzi. Berkata
Syeikh Al Albani : Hadits Shahih).
.
Berkata Abu Dzar radhiyallahu anhu :
.
ﻗُﻠْﺖُ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻭْﺻِﻨِﻲ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﺫَﺍ ﻋَﻤِﻠْﺖَ ﺳَﻴِّﺌَﺔً ﻓَﺄَﺗْﺒِﻌْﻬَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﺗَﻤْﺤُﻬَﺎ ﻗَﺎﻝَﻗُﻠْﺖُ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻣِﻦْ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﻫِﻲَ ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ
.
*“Aku bertanya pada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, berilah aku wasiat.’ Beliau bersabda: “Kalau engkau berbuat jelek maka ikutilah dengan kebaikan hingga ia bisa menghapuskannya.” Aku bertanya lagi, “Wahai Rasulullah apakah ‘Laa Ilaaha Illallah’ itu bagian dari kebaikan?” Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam menjawab: “Tahlil adalah kebaikan paling utama.”* (HR Ahmad.Berkata Syeikh Syuaib Al Arnuth : Hadits Shahih).
.

*Cuma bedanya mereka (salafi) mewiridkan kalimat tauhid ini tidak sebagaimana penuduhnya (ahlul bid’ah). Mereka mewiridkannya dengan suara yang lembut, tidak mengeraskan suara, tidak menggoyangkan kepala ke kiri ke kanan atau mengangguk-angg
ukannya, tidak memukul-mukulkan tangannya di paha, tidak secara berjamaah dan tidak pula diiringi musik. Tidak menentukan hitungan sampai sekian ratus atau sekian ribu kali, kecuali yang Rasulullah tentukan hitungannya, tidak pula menggunakan alat hitung, cukup dengan jari-jari mereka.*
.
*Kesimpulannya, kabar berita dan fitnah yang tersebar bahwa salafi anti tahlilan, melarang dan membid’ahkannya (dalam artian membaca tahlil) adalah HOAX semata.*
AFM
=.==
*➡ Pengertian Bacaan Tahlil*
.
*✅ Bacaan Tahlil adalah ucapan لا إله إلا الله .
.
*Maka barang siapa yang meragukan kalimat ini dan bahkan melarang mengucapkannya maka tidak diragukan lagi akan kekafirannya. Karena kalimat ini “Laa Ilaha Illallah,” adalah kalimat tauhid itu sendiri, yang mana keislaman seseorang ketika diikrarkan harus melalui ucapan ini dahulu sebagai awal bukti nyata amalan zhahir.*
.
*‼ Ajaran Islam yang mulia ini juga memerintahkan penganutnya untuk mengilmui, mempelajari kandungan makna kalimat Tauhid ini,
* Allah Ta’ala berfirman;
.
ﻓَﺎﻋْﻠَﻢْ ﺃَﻧَّﻪُ ﻟَﺎ ﺇِﻟَٰﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ
.
*“Maka ketahuilah (ilmuilah) bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah…”*
(QS. Muhammad: 19)
.
✅ Allah Ta’ala juga berfirman,
.
ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻦْ ﺷَﻬِﺪَ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻫُﻢْ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
.
*“Melainkan mereka yang mengakui kebenaran, sedang mereka orang-orang yang mengetahui (mengilmui).”*
(QS. Az-Zukhruf: 86)
.

*✅ Setelah kita mempelajari dengan benar makna kalimat لا إله إلا الله, kita berusaha mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan mendakwahkan konsekuensi dari kalimat ini.*
.
*➡ Cara Membaca ‘Tahlil’*
.
*✅ Tidak ada dalil khusus tentang tata cara spesifik membaca kalimat لا إله إلا الله.*
.
*‼ Maka kembali ke hukum asal bahwa membaca kalimat ini dengan zikir amalan lisan sebanyak-banyaknya tak terikat oleh waktu dan tempat (kecuali tempat kotor : wc dan sebagainya) dan yang lebih utama dari itu semua yaitu beramal dengan amalan yang tidak bertentangan kalimat Tauhid ini.*
.
*➡ Bacaan Tahlil Tidak Cukup Di Lisan*
.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata :
*“Syahadat dengan lisan saja tidak cukup.*
.
*Buktinya adalah kaum munafik juga mempersaksikan keesaan Allah ‘azza wa jalla.Akan tetapi mereka hanya bersaksi dengan lisan mereka. Mereka mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak mereka yakini di dalam hati mereka. Oleh sebab itu ucapan itu tidak bermanfaat bagi mereka…”*
(lihat Syarh al-Arba’in an-Nawawiyah, hal. 23).

.
*‼ Kalimat لا إله إلا الله tidak cukup hanya diucapkan, tanpa ada keyakinan dan pelaksanaan terhadap kandungan dan konsekuensinya.*
.
Allah Ta’ala berfirman tentang orang-orang munafik (yang artinya),
.
*“Sesungguhnya orang-orang munafik itu berada di dalam kerak paling bawah dari neraka Jahannam, dan kamu tidak akan mendapati penolong bagi mereka.”*
(QS. An-Nisaa’: 145)
.
✅ Allah Ta’ala juga berfirman (yang artinya), *“Apabila datang kepadamu orang-orang munafik seraya mengatakan: Kami bersaksi bahwa engkau benar-benar utusan Allah. Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar utusan-Nya. Dan Allah bersaksi bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta.”* (QS. Al-Munafiqun: 1)
.

*‼ Oleh sebab itu para ulama menerangkan bahwa untuk mewujudkan kalimat لا إله إلا الله di dalam kehidupan kita, harus terpenuhi hal-hal sebagai berikut:*
.
*✅ Mengucapkannya, mengetahui maknanya, meyakini kandungannya, mengamalkan kandungan dan konsekuensinya :*
.
*‼ yaitu beribadah kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain-Nya, serta membela orang yang menegakkan tauhid dan memusuhi orang-orang yang menyimpang dan menentangnya.*
(lihat pembahasan Syarh Tafsir Kalimat at-Tauhid, hal. 11 dan 16)
.
*➡ Ganjaran Pahala Bacaan Tahlil*
.
*✅ Banyak sekali dalil petunjuk yang menjelaskan tentang besarnya pahala dan keutamaan kalimat bacaan Tahlil ini, di antaranya;*
.
*➡ 1. Terbebas dari Neraka dan Tiket masuk Surga*
.

*✅ Suatu hari Nabi Muhammad Shallallahu ’alaihi wasallam mendengar muadzin mengucapkan ’Asyhadu alla ilaha illallah’.* Lalu beliau menimpali sembari mengatakan pada apa yang diucapkan muadzin tadi,
.
خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ
.
*”Engkau terbebas dari neraka.”*
(HR. Muslim, no. 873)
.
✅ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
.
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ
.
*“Barangsiapa yang akhir perkataannya (sebelum meninggal dunia) adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga”*
(HR. Abu Daud. Dihukumi sebagai hadits shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashabih, no. 1621).

.
*➡ 2. Dzikir Yang Terutama (paling baik)*
.
✅ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang salah satu pahala bacaan tahlil ini,
.

أَفْضَلُ الذِّكْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
.
*“Dzikir yang paling utama adalah bacaan ’laa ilaha illallah’.”*
(HR. Tirmidzi, no. 3383. Dihukumi sebagai hadits hasan oleh Syaikh Al Albani dalam shahih Tirmidzi, serta tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, Hal. 62)
.

*➡ 3. Termasuk Kunci Semua Pintu Surga*
.
✅ Dari Sahabat yang mulia ‘Ubadah bin Shamit radhiallahu ’anhu, menuturkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

.
مَنْ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شَاءَ
.
*“Barangsiapa mengucapkan ’saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya*
*Dan (bersaksi) bahwa ’Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya,*
*Maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.”* (Hadits Shahih. HR. Muslim, no. 14
9).
.
*➡ 4. Ditulis 20 Kebaikan Dihapuskan 20 Dosa*
.
✅ Dari Abu Sa’id Al Khudri dan Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﺻْﻄَﻔَﻰ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜَﻼَﻡِ ﺃَﺭْﺑَﻌﺎً ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻓَﻤَﻦْ ﻗَﺎﻝَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻛَﺘَﺐَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻪُ ﻋِﺸْﺮِﻳﻦَ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﺃَﻭْ ﺣَﻂَّﻋَﻨْﻪُ ﻋِﺸْﺮِﻳﻦَ ﺳَﻴِّﺌَﺔً ﻭَﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻓَﻤِﺜْﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﻭَﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُﻓَﻤِﺜْﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﻭَﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ ﻣِﻦْ ﻗِﺒَﻞِ ﻧَﻔْﺴِﻪِ ﻛُﺘِﺒَﺖْ ﻟَﻪُﺛَﻼَﺛُﻮﻥَ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﺣُﻂَّ ﻋَﻨْﻪُ ﺛَﻼَﺛُﻮﻥَ ﺳَﻴِّﺌَﺔً
.
*✅ Artinya: “Sesungguhnya Allah telah memilih empat perkataan: subhanallah (Maha suci Allah) dan alhamdulillah (segala puji bagi Allah) dan laa ilaaha illa allah (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah) dan Allahu akbar (Allah maha besar). Barangsiapa mengucapkan subhaanallah, maka Allah akan menulis dua puluh kebaikan baginya dan menggugurkan dua puluh dosa darinya, dan barangsiapa mengucapkan Allahu Akbar, maka Allah akan menulis seperti itu juga, dan barangsiapa mengucapkan laa Ilaaha illallah , maka akan seperti itu juga, dan barangsiapa mengucapkan alhamdulillahi Rabbil aalamiin dari relung hatinya maka Allah akan menulis tiga puluh kebaikan untuknya dan digugurkan tiga puluh dosa darinya.”* (HR. Ahmad 2/302. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya shahih)
.
*➡ 5. Ucapan Paling Disukai Oleh Allah*
.
✅ Dari Samuroh bin Jundub, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

.
ﻋَﻦْ ﺳَﻤُﺮَﺓَ ﺑْﻦِ ﺟُﻨْﺪَﺏٍ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ‏«ﺃَﺣَﺐُّ ﺍﻟْﻜَﻼَﻡِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﺭْﺑَﻊٌ ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُﺃَﻛْﺒَﺮُ . ﻻَ ﻳَﻀُﺮُّﻙَ ﺑَﺄَﻳِّﻬِﻦَّ ﺑَﺪَﺃْﺕَ .
.
*Artinya: “ Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah: (1) Subhanallah, (2) Alhamdulillah, (3) Laa ilaaha illallah, dan (4) Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai”* (HR. Muslim no.2137).
.

*➡ 6.Keutamaan Membaca 4 Kalimat Utama Pada Pagi dan Petang Hari*
.
ﻋَﻦْ ﺃُﻡِّ ﻫَﺎﻧِﺊٍ ﺑِﻨْﺖِ ﺃَﺑِﻰ ﻃَﺎﻟِﺐٍ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻣَﺮَّ ﺑِﻰ ﺫَﺍﺕَ ﻳَﻮْﻡٍ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻧِّﻰ ﻗَﺪْ ﻛَﺒِﺮْﺕُ ﻭَﺿَﻌُﻔْﺖُ – ﺃَﻭْﻛَﻤَﺎ ﻗَﺎﻟَﺖْ – ﻓَﻤُﺮْﻧِﻰ ﺑِﻌَﻤَﻞٍ ﺃَﻋْﻤَﻠُﻪُ ﻭَﺃَﻧَﺎ ﺟَﺎﻟِﺴَﺔٌ. ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺳَﺒِّﺤِﻰ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣِﺎﺋَﺔَﺗَﺴْﺒِﻴﺤَﺔٍ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺗَﻌْﺪِﻝُ ﻟَﻚِ ﻣِﺎﺋَﺔَ ﺭَﻗَﺒَﺔٍ ﺗُﻌْﺘِﻘِﻴﻨَﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﻭَﻟَﺪِ ﺇِﺳْﻤَﺎﻋِﻴﻞَ ﻭَﺍﺣْﻤَﺪِﻯ
ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣِﺎﺋَﺔَ ﺗَﺤْﻤِﻴﺪَﺓٍ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺗَﻌْﺪِﻝُ ﻟَﻚِ ﻣِﺎﺋَﺔَ ﻓَﺮَﺱٍ ﻣُﺴْﺮَﺟَﺔٍ ﻣُﻠْﺠَﻤَﺔٍ ﺗَﺤْﻤِﻠِﻴﻦَﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻛَﺒِّﺮِﻯ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣِﺎﺋَﺔَ ﺗَﻜْﺒِﻴﺮَﺓٍ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺗَﻌْﺪِﻝُ ﻟَﻚِ ﻣِﺎﺋَﺔَ ﺑَﺪَﻧَﺔٍﻣُﻘَﻠَّﺪَﺓٍ ﻣُﺘَﻘَﺒَّﻠَﺔٍ ﻭَﻫَﻠِّﻠِﻰ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣِﺎﺋَﺔَ ﺗَﻬْﻠِﻴﻠَﺔٍ – ﻗَﺎﻝَ ﺍﺑْﻦُ ﺧَﻠَﻒٍ ﺃَﺣْﺴِﺒُﻪُ ﻗَﺎﻝَ –ﺗَﻤْﻸُ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻷَﺭْﺽِ ﻭَﻻَ ﻳُﺮْﻓَﻊُ ﻳَﻮْﻣَﺌِﺬٍ ﻷَﺣَﺪٍ ﻋَﻤَﻞٌ ﺇِﻻَّ ﺃَﻥْ ﻳَﺄْﺗِﻰَﺑِﻤِﺜْﻞِ ﻣَﺎ ﺃَﺗَﻴْﺖِ ﺑِﻪِ ‏»
.
Dari Ummi Hani’ binti Abu Thalib dia berkata, *“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melewatiku pada suatu hari, lalu saya berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, saya sudah tua dan lemah, maka perintahkanlah kepadaku dengan amalan yang bisa saya lakukan dengan duduk.” Beliau bersabda: “Bertasbihlah kepada Allah seratus kali, karena itu sama dengan kamu membebaskan seratus budak dari keturunan Isma’il. Bertahmidlah kepada Allah seratus kali karena itu sama dengan seratus kuda berpelana yang memakai kekang di mulutnya, yang kamu bawa di jalan Allah. Bertakbirlah kepada Allah dengan seratus takbir karena ia sama dengan seratus unta yang menggunakan tali pengekang dan penurut. Bertahlillah kepada Allah seratus kali.” Ibnu Khalaf berkata; saya mengira beliau bersabda: “Karena ia memenuhi di antara langit dan bumi, dan pada hari ini tidaklah amalan seseorang itu diangkat kecuali akan didatangkan dengan semisal yang kamu lakukan itu.”* (HR. Ahmad 6/344. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Ash Shilsilah Ash Shohihah no. 1316)

*➡ 7. Dihapuskan Dosanya Walau Sebanyak Buih Di Lautan*
.
✅ Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersab
da,
.
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦِ ﻋَﻤْﺮٍﻭ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ‏« ﻣَﺎﻋَﻠَﻰ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﺭَﺟُﻞٌ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻭَﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻻَّ ﻛُﻔِّﺮَﺕْ ﻋَﻨْﻪُ ﺫُﻧُﻮﺑُﻪُ ﻭَﻟَﻮْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺃَﻛْﺜَﺮَ ﻣِﻦْﺯَﺑَﺪِ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮِ ‏»
.
*✅ Artinya: “ Tidaklah seorang di muka bumi ini mengucapkan: Laa ilaha illallah, wallahu akbar, subhanallah, wal hamdulillah, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah, melainkan dosa- dosanya akan dihapus walaupun sebanyak buih di lautan .”* (HR. Ahmad 2/158, sanadnya hasan)
.
*➡ 8. Berat Timbangan Amalan*
.
✅ Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia
berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabd
a,
.
ﻛَﻠِﻤَﺘَﺎﻥِ ﺧَﻔِﻴﻔَﺘَﺎﻥِ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠِّﺴَﺎﻥِ ، ﺛَﻘِﻴﻠَﺘَﺎﻥِ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻤِﻴﺰَﺍﻥِ ، ﺣَﺒِﻴﺒَﺘَﺎﻥِﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻩِ ، ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢِ
.
*“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat dalam timbangan (amalan) dan dicintai oleh Ar-Rahman, yaitu subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil ‘azhim (Maha Suci Allah, segala pujian untuk-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha
Mulia) .”* (HR. Bukhari, no. 6682 dan Muslim, no. 2694

.
*9. Sedekah Walau Tidak Punya Harta*
.
*Sesungguhnya tiap-tiap tasbih(Subhanallah) adalah shodaqoh, tiap-tiap-tahmid(Alhamdulillah) adalah shodaqoh, tiap-tiap tahlil( laa ilaaha illa allah) dalah shodaqoh, menyuruh kepada kebaikan adalah shodaqoh, mencegah-kemungkaran adalah shodaqoh dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah sho
daqoh.*
.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻰ ﺫَﺭٍّ ﺃَﻥَّ ﻧَﺎﺳًﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻗَﺎﻟُﻮﺍﻟِﻠﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺫَﻫَﺐَ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟﺪُّﺛُﻮﺭِ ﺑِﺎﻷُﺟُﻮﺭِﻳُﺼَﻠُّﻮﻥَ ﻛَﻤَﺎ ﻧُﺼَﻠِّﻰ ﻭَﻳَﺼُﻮﻣُﻮﻥَ ﻛَﻤَﺎ ﻧَﺼُﻮﻡُ ﻭَﻳَﺘَﺼَﺪَّﻗُﻮﻥَ ﺑِﻔُﻀُﻮﻝِ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟِﻬِﻢْ.
ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺃَﻭَﻟَﻴْﺲَ ﻗَﺪْ ﺟَﻌَﻞَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻜُﻢْ ﻣَﺎ ﺗَﺼَّﺪَّﻗُﻮﻥَ ﺇِﻥَّ ﺑِﻜُﻞِّ ﺗَﺴْﺒِﻴﺤَﺔٍ ﺻَﺪَﻗَﺔًﻭَﻛُﻞِّ ﺗَﻜْﺒِﻴﺮَﺓٍ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ﻭَﻛُﻞِّ ﺗَﺤْﻤِﻴﺪَﺓٍ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ﻭَﻛُﻞِّ ﺗَﻬْﻠِﻴﻠَﺔٍ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ﻭَﺃَﻣْﺮٌﺑِﺎﻟْﻤَﻌْﺮُﻭﻑِ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ﻭَﻧَﻬْﻰٌ ﻋَﻦْ ﻣُﻨْﻜَﺮٍ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ﻭَﻓِﻰ ﺑُﻀْﻊِ ﺃَﺣَﺪِﻛُﻢْ ﺻَﺪَﻗَﺔٌ ‏».ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻳَﺄْﺗِﻰ ﺃَﺣَﺪُﻧَﺎ ﺷَﻬْﻮَﺗَﻪُ ﻭَﻳَﻜُﻮﻥُ ﻟَﻪُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺃَﺟْﺮٌ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺃَﺭَﺃَﻳْﺘُﻢْ
ﻟَﻮْ ﻭَﺿَﻌَﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺣَﺮَﺍﻡٍ ﺃَﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻭِﺯْﺭٌ ﻓَﻜَﺬَﻟِﻚَ ﺇِﺫَﺍ ﻭَﺿَﻌَﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟْﺤَﻼَﻝِﻛَﺎﻥَ ﻟَﻪُ ﺃَﺟْﺮٌ
.

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, *“Sesungguhnya sebagian dari para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bershodaqoh dengan kelebihan harta mereka”.*
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, *“Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bershodaqaoh? Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah shodaqoh, tiap-tiap tahmid adalah shodaqoh, tiap-tiap tahlil adalah shodaqoh, menyuruh kepada kebaikan adalah shodaqoh, mencegah kemungkaran adalah shodaqoh dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah shodaqoh “.*
.
Mereka bertanya, *“ Wahai Rasulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala?”* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, *“Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala”.* (HR. Muslim no. 2376)
.

*✅ Semoga Allah Ta’ala memberikan ilmu yang bermanfaat dan taufik terhadap pemahaman agama yang lurus ini serta Allah mudahkan kita mendapat pahala yang besar dari tahlil ini.*
*Wallahu Ta’ala A’lam Bis Shawaab.*
.

Disusun oleh:
Ustadz Fadly Gugul حفظه الله