DAN PERGAULILAH MANUSIA DENGAN BAIK
.

*DAN PERGAULILAH MANUSIA DENGAN BAIK*
Ustadz.Dzulqarnain M. Sunusi hafizhahullah
https://drive.google.com/file/d/1M6Xc0QUbewFIuQnvo7etMKX3rhcxqMa_/view?usp=drivesdk
ADAB DALAM BERSAHABAT DAN BERGAUL – Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan ,M.A 44Mb
https://drive.google.com/file/d/1-OQ5z61gS7CKDyWKtvJLVZt9l5ApE4i5/view?usp=drivesdk

Pergaulan Yang Harus Dihindari DalamIslam-Ust.Khalid Basalamah

Anak Muda Gaul-Ust.Ahmad Zainudin

Menggapai Surga Dengan Akhlak Mulia Ust. Yazid bin Abdul Qodir Jawas

Beberapa Adab dalam Pergaulan-Ust.Yazid JawasBag1:Bag2


11 Audio Adab Adab Pergaulan – Ustadz
Abu Zakariya Khodir Al Malanj
https://archive.org/details/AdabAdabPergaulanUstadzAbuZakariyaKhodirAlMalanji

Akhlak Mulia Dalam Pergaulan – Ustadz Abu Zakariya Khodir Al Malanji


Akhlakul Karimah (Akhlak Mulia) – Ust.Ahmad Bazher
https://app.box.com/s/lvb34n96ji2u98b8avfgnmzw3etcm54d
Akhlak Para Ulama Salaf-Ust.Abu Harits Naufal
https://app.box.com/s/ozvtwjjwdzhw8kxjvmewbjxmc7buklwg
Aqidah Cerminkan Akhlak-Hasan Al Jaizy
https://app.box.com/s/hs7y5wfrxebovalnrmnfptcou4mw0rmg
Akhlak Itu Iman – Ustadz Nizar Saad Jabal.
11Mb
https://app.box.com/s/iwlgcdsp2evtue54hm9duain31s3lo0g

Korelasi Aqidah Dengan Akhlak-Ust.Dr Ali Musri Semjam Putra.MA

Membangun Akhlak Mulia-Ust.Syafiq Basalamah

Menjadi Pemuda Kaya (Pahala)-Ust.Adika


Ust.Muhammad Nuzul Dzikri-Muda Foya-foya Mati Masuk Surga

Fitnah yg Menjangkiti Generasi Muda-Ust.Ali Musri

Wahai Pemuda Perhatikanlah Langkahmu-Ust.Badrusalam

Ust.Muhammad Nuzul Dzikri-Jiwa Muda


lPESAN RASULULLAH ﷺ UNTUK PARA PEMUDA*
Abdul Malik Al-Buthony Hafizhahullah*
https://drive.google.com/file/d/10ejw1YpZYJeMDNQMO_-uw-WKG0t9NNlH/view?usp=drivesdk
SEBAB-SEBAB PENJAGAAN ALLAH KEPADA SEORANG PEMUDA –Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ
https://drive.google.com/file/d/1fpGeaU9At6TF3IZIwD3uVSr-oGF-5FSD/view?usp=drivesdk
BANGKITKAN ETOS KERJA PEMUDA ISLAM-USTADZ ABU MUHAMMAD FAUZAN ALKUTAWY HAFIDZAHULLAH TA’ALA
https://drive.google.com/file/d/11jhA7OBMHsEGREt0NcPPaGuFVDRteDkH/view?usp=drivesdk
Pemuda Milenials Mau Kemana?-Dr Syafiq Riza Basalamah MA 50Mb
https://drive.google.com/file/d/1uuqoWiMdKfUxzhNjLR04QIY9hxJfXoIK/view?usp=drivesdk
Pemuda Pemuda Idaman Islam – Ustadz Ahmad Bazher.webm
https://app.box.com/s/8a2wytko38kkhajdxo0uicw4rvwsp6a3
Pemuda Zaman Now-Ust Mizan Qudsiyah
https://app.box.com/s/0ibmcesncb6lt9r15jyp2icavafzthrw
UNTUKMU PEMUDA ZAMAN NOW-Ust Dahrul Falihin 8Mb46Mnit
https://app.box.com/s/4slvppb6a6rrwmshc1uagz7uomlmigdr
=…

*DAN PERGAULILAH MANUSIA DENGAN BAIK*
.


Firman Allah Ta’ala
.
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا , وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا
.
_Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sungguh merugilah orang yang mengotorinya_
(Al Qur’an Surah asy-Syams 9-10)

.
*Kebahagian diri itu dengan mensucikan diri yang di bangun diatas 3 pondasi :
.
✓. memperbaiki hati yang dengannya dia ikhlas, bertauhid, dan mensucikan hati dari penyakit hati seperti riya’, dengki
✓. membimbing diri untuk melaksanakan apa yang di perintah dan meninggalkan apa yang di larang.
✓. Instrospeksi dan menghisab diri, sejauh mana dirinya mencocoki perintah Allah dan meninggalkan larangan-nya
.
.
*10 hal yang terkait dengan Interaksi terhadap sesama Manusia :
.
*1. Interaksi terhadap Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam*

.

Firman Allah Ta’ala
.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِنَّآ أَرْسَلْنَٰكَ شَٰهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا, وَدَاعِيًا إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُّنِيرًا, وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ بِأَنَّ لَهُم مِّنَ اللَّهِ فَضْلًا كَبِيرًا
.
_Hai Nabi, sungguh Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi persetujuan, dan untuk jadi penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah._
(Al Qur’an Surah Al-Ahzab: 45-47)
.

*Dalam berinteraksi kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, maka Beliau memiliki hak dalam hal :
✓. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam harus dihormati, dimuliakan dan diagungkan sesuai dengan kedudukannya
✓. Menaati Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam
.


Firman Allah Ta’ala :
.
وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ
.
_“Dan apa saja yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kalian, maka ambillah (laksanakanlah)…._
(Al Qur’an Surah Al-Hasyr: 7)
.

✓. Meninggalkan apa yang beliau larang
Firman Allah Ta’ala :

.
….وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
.
_…..dan apa saja yang kalian di larang untuk mengerjakannya, maka berhentilah (tinggalkanlah)_
(Al Qur’an Surah Al-Hasyr: 7)

.
✓. Membenarkan segala berita yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam kabarkan.
Firman Allah Ta’ala

.
وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى , مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى , *وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى , إِنْ هُوَ إِلا وَحْيٌ يُوحَى*
.

_Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru, *dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).*_
(Al Qur’an Surah An Najm 1-4)

.
✓. Tidak boleh beribadah sedikitpun kecuali harus sesuai tuntunan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu’ anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
.
_” Barangsiapa membuat perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara ini tertolak .”_
(HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718
)
.
✓. Mendahulukan kecintaan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam diatas kecintaan kepada seluruh manusia.
.

Anas bin Malik mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
.
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
.
_“Tidak akan beriman salah seorang di antara kalian sampai aku lebih dia cintai daripada anaknya, orang tuanya bahkan seluruh manusia.”_
(HR. Bukhari dan Muslim)
.

✓. Membela Nabi dan Agama Beliau Shalallahu ‘Alaihi Wasallam
Firman Allah Ta’ala

.
إِلَّا تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللَّهُ
.

_Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya_
(Al Qur’an Surah At Taubah : 40)
.


contohnya dengan membenci orang yang menjelekkan Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam

.

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Daary radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ» قلنا: لمن؟ قال: «لله, ولكتابه, ولرسوله, لأئمة المسلمين وعامتهم». رواه مسلم
.
_“Agama itu nasihat”. Kami pun bertanya, “Hak siapa (nasihat itu)?”. Beliau menjawab, “Nasihat itu adalah hak Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemerintah kaum muslimin dan rakyatnya (kaum muslimin)”._
(Hadits Riwayat Muslim)

.

Nasihat النَّصِيْحَةُ artinya ketulusan
Nasihat kepada Allah Ta’ala artinya mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah Ta’ala
.
Nasihat kepada Kitab_Nya, artinya dengan membaca, mempelajari, mendalami kandungannya, menjadikannya obat, dan menaati hukum yang terkandung di dalamnya.
.
Nasihat kepada Rasul_Nya yaitu dengan mencintai Beliau Shallallahu ‘alaihi Wasallam, Sunnahnya, mengkaji Hadistnya, mempelajari sabdanya, membela Beliau Shallallahu ‘alaihi Wasallam
.
*2. Interaksi Kepada Orang Tua*
.

Firman Allah Ta’ala
.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
.

_Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia._
(Al Qur’an Surah Al Isra’ : 23)

.

Ihsan إِحْسَانا artinya berbuat sesuatu yang lebih kepada orang t
ua.
.

Dalam Firman Allah Ta’ala
.
فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُف
.
_(janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”)_
.


Berkata “ah” adalah *ukuran terkecil* dalam larangan berucap kepada orang tua, apalagi ucapan yang lebih kasar dari itu (lebih besar larangannya)
.


Dalam Firman Allah Ta’ala
.
وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
.
_(dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.)_

.
maksudnya ketika tidak sanggup memenuhi perintah orang tua, maka berucap kata yang paling indah dalam menolak perintahnya (orang tua)
.
Hak dan kedudukan kedua orang tua sangat besar, sebab dalam ayat diatas hak orang tua digandengkan dengan hak Allah Ta’ala, makanya berinteraksi kepada orang Tua itu berbeda dengan berinteraksi dengan orang yang lain kerena mereka adalah pintu syurga dan lahan ketaatan yang besar bagi anak-anaknya
.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
.
رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ
.
_“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.”_
(Hadits Riwayat Muslim no. 2551)

.

Termasuk di dalamnya ketika orang tua yang kafir, maka kewajiban kita untuk berbuat baik kepadanya, tapi dengan ketentuan tidak menaati kekafirannya, atau menaati mereka pada hal yang Allah Ta’ala haramkan.
.
*3. Interaksi terhadap istri
*
.
Allâh Azza wa Jalla berfirman :
.
الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ
.

_Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka._
[Al Qur’an Surah An-Nisâ/4:34]
.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
.
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلاَ يُؤْذِيْ جَارَهُ، وَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا، فَإِنَّهُنَّ خُلِقْنَ مِنْ ضِلَعٍ، وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْئٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلاَهُ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهُ، وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ، فَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا.
.
_“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, janganlah ia menganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika engkau meluruskannya, maka engkau mematahkannya dan jika engkau biarkan, maka akan tetap bengkok. Oleh karena itu, berbuat baiklah kepada wanita.”_
(Hadits riwayat Al Bukhari)

.

Dan diantara hak suami dan istri adalah :
-. Saling menghormati
-. Saling menjaga rahasia
-. Tidak menceritakan aib yang lalu
.
Salah satu kaidah dalam berinteraksi (hubungan) antara suami-istri :
_suami istri menyibukkan diri dengan memikirkan bagaimana menunaikan kewajibannya masing², dan tidak menyibukkan diri dengan menuntut haknya._
.

*4. Interaksi kepada anak-anak*
.
Dalam berinteraksi dengan anak maka ulama ahli hikmah berkata :
✓. Jika anak masih kecil maka rapikan dia , tegakkan dia, didiklah, berikan adab, berikan contoh yang baik kepada mereka.
✓. jika mereka mulai beranajak dewasa (ABG) maka bertemanlah dengan mereka seperti mengarahkannya, membimbingnya
.


Dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ
.
_Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun! Dan pukullah mereka ketika berusia sepuluh tahun (jika mereka meninggalkan shalat)! Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan)_
Hadits ini hasan. Diriwayatkan oleh Abu Dawud, no. 495; Ahmad, II/180, 187; Al-Hakim, I/197;
.

✓. jika mereka telah dewasa maka beri putunjuk kepada mereka, perhatikan teman bergaulnya, berikan motivasi bukan dengan mendiktenya, arahkan mereka kepada pendidikan yang akan menghidupi kehidupan akhiratnya dengan memilihkan guru yang baik kepada mereka.
.

*5. Interaksi dengan karib kerabat*
.
ini masuk dalam arti menyambung silaturahmi (khususnya bagi kerabat yang paling dekat) serta adanya ancaman yang besar bagi mereka yang memutuskannya.
.
فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوٓا۟ أَرْحَامَكُمْ, أُولَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ
.

_Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan ?, Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka._
(Al Qur’an Surah Muhammad : 22
-23)
.

makanya bagi kerabat, kita sambung hubungan dengan mereka, yang jauh maupun yang dekat. Dan dalam berinteraksi kepada mereka, maka di berikan hal yang lebih baik dari pada berinteraksi kepada orang lain (selain kerabat).
.
Seperti jika orang lain mendzolimi kita maka kita bersabar, dan jika yang mendzolimi kita itu adalah dari kerabat, maka sudah sepantasnya *kita harus lebih mampu untuk bersabar.*
.
Dan diantara contoh interaksi dengan kerabat yaitu dengan saling mengunjungi, menanyakan kabar, memberi ha
diah.
.
*6. Interaksi dengan pemerintah*
.
Secara umum hak² pemerintah itu dijaga dalam syariat diantara bentuknya :
✓. Taat kepada pemerintah dalam hal yang ma’ruf, yang tidak ada dosa dan maksiat di dalamnya
✓. Wajib membaiatnya.
✓. Jika mereka melakukan kebaikan kepada manusia maka mereka di bantu.
✓. Jika mereka berlaku dzolim maka kita wajib untuk bersabar dengannya.
✓. Berlaku tulus kepada mereka
✓. Jika mereka keliru maka mereka di nesehati dengan langsung (secara diam², bersendirian dengan penguasa atau melalui perantara, Bukan di lakukan secara terang-terangan di jalan², di mimbar² Jum’at.
✓. Mendo’akan kebaikan kepada mereka, sebab jika mereka baik maka akan baik kehidupan suatu masyarakat.

.

Sebagaimana Fudhail bin ‘Iyadh rahimahulloh berkata :
.
لو كانت لي دعوةٌ مستجابة ما جعلتها إِلا في السلطان
.
_“Seandainya aku memiliki do’a yang mustajab maka tidaklah aku jadikan kecuali pada penguasa”._
.
Ketika ditanyakan tentang maksudnya maka Fudhail bin ‘Iyadh berkata :
.
إذا جعلتُها في نفسي لم تَعْدُني.وإِذا جعلتها في السلطان صَلَح فصَلَح بصلاحه العبادُ والبلاد
.
_“Jika saya jadikan do’a itu pada diriku maka tidak akan melampauiku, sedangkan jika saya jadikan pada penguasa maka dengan kebaikannya akan baiklah para hamba dan negeri ”_
(Diriwayatkan oleh Barbahari di dalam Syarhu Sunnah hal. 116-117 dan Abu Nu’aim di dalam Al-Hilyah 8/91-92 dengan sanad yang shahih ).

*7. Interaksi dengan ‘Ulama*
.
Diantara bentuk interaksi kepada ‘ulama adalah dengan menunaikan hak mereka, diataranya :
✓. Menghormati dan memuliakan mereka karena Allah Ta’ala juga memuliakan mereka
✓. ilmu di ambil dari jalur mereka

.
*8. Interaksi dengan tetangga*
.
Hak terhadap tetangga itu terbagi atas :
✓. jika tetangga tsb memiliki hubungan kerabat dengan kita, dan mereka muslim maka hak mereka ada 3 yaitu
hak sebagai tetangga, sebagai kerabat dan sebagai muslim,
✓. Jika mereka (tetangga) bukan kerabat, tapi muslim maka hak mereka sebagai muslim dan tetangga,
✓. jika mereka bukan muslim maka hak mereka hanya hak sebagai tetangga
.

Dan yang perlu diperhatikan bahwa memuliakan tetangga adalah hal yang di syariatkan dalam agama,
.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda:
.
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ)). رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.
.
_“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia menghormati tetangganya. Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya”._
[Hasits Riwayat al-Bukhâri dan Muslim].
.
Dari ‘Aisyah Radhiyallahu Anha beliau berkata :
.
مَا زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ
.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jibril terus berwasiat kepadaku untuk berbuat baik kepada tetangga hingga aku mengira dia akan mewarisinya.”
[Hadits Riwayat At-Tirmidzi No.186
6].
.

Dan termasuk bentuk memuliakan mereka tetangga adalah
-. tidak menggangu mereka
-. membantu kesulitan mer
eka

*9. Interaksi dengan kaum muslimin secara umum*
.

Bentuk interaksi ini dengan:
.
✓. mencintai untuk mereka apa yang kita cintai untuk diri kita, dan sebaliknya kita tidak sukai bagi mereka apa yang kita tidak suka pada diri kita.
✓. berkasih sayang kepada mereka
✓. merahmati yang lebih muda, dan menghormati yang lebih tua
✓. bersedih dengan kesedihan mereka, dan bergembira dengan kegembiraan mereka.
✓. tidak membuat bahaya kepada kaum muslimin dalam bentuk apa pun.
.


Nabi shallalahu alaihi wa sallam bersabda,
.
لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
.
_“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.”_
(Shahih Sunan Abi Dawud)

.
✓. tidak membuat ketentuan yang menyulitkan dan merugikan kaum muslimin
.
*10. Interaksi dengan orang yang menyelisihi syariat*
.
✓. Kepada orang kafir
.


Dalam interaksi yang terkait kehidupan dunia, dan mereka (orang kafir) adalah warga negara, yang negara melindungi mereka maka kita wajib melindunginya pula, berbuat baik kepada mereka.
.


Adapun dalam interaksi kepada mereka (orang kafir) dari sisi agama , maka diantara sikap kita :
-. mengkafiri segala bentuk kekafiran mereka
-. berlapas diri dari mereka (orang kafir)
.

✓. Kepada ahlul bidah
.


Sungguh telah berlalu para Sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, Tabi’in, Muridnya Tabi’in dan pengikut Sahabat dan ulama Sunnah terdahulu, mereka berij’ma (bersepakat) untuk memusuhi dan tidak bergaul dengan ahlul bidah. Ini jika orang itu telah jelas sebagai ahlul bidah.
.


Adapun jika orang tsb hanya jatuh pada sebagian bid’ah, maka tidak bisa langsung di katakan sebagai ahlul bidah, (tidak langsung di jauhi, di musuhi)
.

✓. Kepada Ahlul fasik (pelaku dosa dan maksiat)
.


salah satu bentuk interaksi dengan pelaku dosa dan maksiat adalah dengan menasehatinya karena itu adalah hak mereka.
.
Adapun bagi pemerintah, maka pemerintah memberi hukuman mereka yang berbuat fasik, tidak menyembunyikan dan melindungi mereka yang melakukan kejahatan, kefasikan
.
Adapun bagi mereka yang keliru, jatuh pada beberapa kesalahan, maka kita tetap menjaga hak mereka, berbaik sangka kepada mereka, memperbaiki kekeliruannya, serta menutupi aibnya.
=======================

_Wallahu ‘alam_
Dari Abu Bakrah , Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
… لِيُبَلِّغ الشَّاهِدُ مِنْكُمْ الْغَائِبَ…
_…(Maka) Hendaklah yg hadir menyampaikan kepada yg tak hadir…_
(HR. Bukhari; 102)
Abdullah
.
.•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Semua kebenaran di dalamnya adalah berkat taufiq dari Alloh. Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi dan dari setan, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya serta seluruh kaum muslimin dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq*_
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_