*Renungan ayat tentang musibah dan Awal mulanya malapetaka bencana*

.

Bolehkah Shalat Jumat Di Rumah Saat Wabah Corona?

Bolehkah Shalat Jumat Di Rumah Saat Wabah Corona?


Kupas Tuntas Hukum Gambar Makhluk Bernyawa (Bag.2)

Kupas Tuntas Hukum Gambar Makhluk Bernyawa (Bag.2)


Doa Saat Galau Berat (Doa untuk Kesedihan yang Mendalam)

Doa Saat Galau Berat (Doa untuk Kesedihan yang Mendalam)


Hadits Arbain #30: Wajib, Haram, dan Yang Allah Diamkan

Hadits Arbain #30: Wajib, Haram, dan Yang Allah Diamkan


Menyambut Bulan Ramadhan Jauh-jauh Hari

Menyambut Bulan Ramadhan Jauh-jauh Hari


Agar Aku Sukses Menuntut Ilmu (Bag. 9): Sabar Belajar, Sabar Mengajar

Agar Aku Sukses Menuntut Ilmu (Bag. 9): Sabar Belajar, Sabar Mengajar


Cara Bayar Fidyah

Cara Bayar Fidyah


=>  

*Ustadz Abu Ubaidah As-Sidawi-PELEBUR-PELEBUR DOSA*

http://bit.ly/3aGDpkY
*BILA MUSIBAH DATANG MENYAPA-Ustadz Abu Ubaidah As-Sidawi -Hafizhahullah*
http://bit.ly/37vzNkx
*Musibah Itu Karena Dosa-dosa, Ustadz AbuYahya Badrussalam,Lc*


*Musibah Yang Mengantarkan Orang Ke Surga Oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas*


*Ust.Syafiq Basalamah · Hikmah Dibalik Musibah*


*Ahmad Zainuddin · Penahan Musibah*
*Ust.Ahmad Zainuddin · Pahala Bertaburan saat Musibah*


*Ust.Ahmad Zainuddin · Kiat Bersabar Menghadapi Musibah*


*Tausiyah Penyejuk Jiwa utk yg TertimpaMusibah-Ust.Abu Zubair al Hawary*


*Kiat Tegar Di Atas Musibah – Ust Dr AspriRahmat Azai MA – Normal Quality.mp3*


*AGAR MUSIBAH TIDAK DATANG LAGI-Ust.Syafiq Basalamah*
https://drive.google.com/file/d/1kdSbbTiT6ihY04E-PhI4E6Zs0Tzg9gx6/view?usp=drivesdk
*MUSIBAH DAN TAKDIR Ust. Zainal Abidin-Syamsudin*
https://app.box.com/s/l382ylo804wceumy9ky2g5441n97lxuw
https://app.box.com/s/ojb9ui04apm9afvixynl2igizwfvo8z6
*PENAWAR DAN HIKMAH MUSIBAH ust.Syafiq-Basalamah*
https://app.box.com/s/ykpg6h2vi4qh785elqykwyia4il7vdec
*MUSIBAH SEBAGAI TEGURAN DARI ALLAH Ust. Zainal Abidin-Syamsudin*
https://app.box.com/s/xzlb7eg662a5mbsm7hx0eesvchjb7wv4
*SABAR TERHADAP MUSIBAH Ust. Nizar Saad Jabal*
https://app.box.com/s/bcw2wjlid9mbe9d7xw9kp6wk6somgcaj
*Rahasia Dibalik Musibah – Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron,Lc -Hafizhahullah*
https://drive.google.com/file/d/1-q-UYdU7F1X2I5UJHSjEBwddNMbQTl_p/view?usp=drivesdk
*Ustadz Salman Mahmud-Nasihat Dibalik Musibah*
https://drive.google.com/file/d/1ak-hp01e5XoLvRjMM2nuU4r4OLl_g2RX/view?usp=drivesdk
*Penggugah Jiwa – Ustadz Ahmad Bazher.webm*
https://app.box.com/s/u9j3numc232ip6qtedmt7m4czqjt6k2q
*Tips Dan Cara Menghadapi Musibah Dari Al-Qur’an dan Hadits-Ust.Ahmad Bazher*
https://drive.google.com/file/d/11d5fBAbEx5WYeuz8dHGFCGjGQw7DPAJn/view?usp=drivesdk
*Peneguh Iman Saat Musibah – Ust.Ahmad Bazher.Lc.webm*
https://drive.google.com/file/d/1sB3X5ZcnaZ7Ow8IhAxkqvitjJMiYQ1eD/view?usp=drivesdk
=…
Ebook
*Menyikapi Musibah*
https://www.box.com/s/33c20cd989006b523b0d
*Hikmah Dibalik Musibah*

Klik untuk mengakses id_hikmah_dibalik_musibah.pdf


*Nasehat Untuk Yang Tertimpa Musibah*

Klik untuk mengakses id_Ungkapan_Belasungkawa_Bagi_yang_Tertimpa_Musibah.pdf


*Salaf Dan Sabar Terhadap Musibah*

Klik untuk mengakses id_Salaf_dan_Sabar_Terhadap_Musibah.pdf


GABUNG GRUP WA
https://chat.whatsapp.com/FQuJdk6n3rv28Lx0x1pJq7

=…

*Awal mulanya malapetaka musibah …*
.


Allah berfirman,
ﻭَﻣَﺎۤ ﺃَﺻَـٰﺒَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﻣُّﺼِﯿﺒَﺔࣲ ﻓَﺒِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖۡ ﺃَﯾۡﺪِﯾﻜُﻢۡ ﻭَﯾَﻌۡﻔُﻮﺍ۟ ﻋَﻦ ﻛَﺜِﯿﺮࣲ. ﻭَﻣَﺎۤ ﺃَﻧﺘُﻢﺑِﻤُﻌۡﺠِﺰِﯾﻦَ ﻓِﯽ ﭐﻟۡﺄَﺭۡﺽِۖ ﻭَﻣَﺎ ﻟَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﺩُﻭﻥِ ﭐﻟﻠَّﻪِ ﻣِﻦ ﻭَﻟِﯽࣲّ ﻭَﻟَﺎ ﻧَﺼِﯿﺮࣲ .
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah.” [Asy Syuraa: 30]
.
Dari Abdulloh bin.Umar ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ berkata,
.
ﺃَﻗْﺒَﻞَ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻳَﺎ ﻣَﻌْﺸَﺮَ ﺍﻟْﻤُﻬَﺎﺟِﺮِﻳﻦَ ﺧَﻤْﺲٌﺇِﺫَﺍ ﺍﺑْﺘُﻠِﻴﺘُﻢْ ﺑِﻬِﻦَّ ﻭَﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻥْ ﺗُﺪْﺭِﻛُﻮﻫُﻦَّ ﻟَﻢْ ﺗَﻈْﻬَﺮْ ﺍﻟْﻔَﺎﺣِﺸَﺔُ ﻓِﻲ ﻗَﻮْﻡٍ ﻗَﻂُّ ﺣَﺘَّﻰﻳُﻌْﻠِﻨُﻮﺍ ﺑِﻬَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﻓَﺸَﺎ ﻓِﻴﻬِﻢْ ﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮﻥُ ﻭَﺍﻟْﺄَﻭْﺟَﺎﻉُ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﻣَﻀَﺖْ ﻓِﻲ ﺃَﺳْﻠَﺎﻓِﻬِﻢْﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣَﻀَﻮْﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻘُﺼُﻮﺍ ﺍﻟْﻤِﻜْﻴَﺎﻝَ ﻭَﺍﻟْﻤِﻴﺰَﺍﻥَ ﺇِﻟَّﺎ ﺃُﺧِﺬُﻭﺍ ﺑِﺎﻟﺴِّﻨِﻴﻦَ ﻭَﺷِﺪَّﺓِ ﺍﻟْﻤَﺌُﻮﻧَﺔِﻭَﺟَﻮْﺭِ ﺍﻟﺴُّﻠْﻄَﺎﻥِ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻤْﻨَﻌُﻮﺍ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟِﻬِﻢْ ﺇِﻟَّﺎ ﻣُﻨِﻌُﻮﺍ ﺍﻟْﻘَﻄْﺮَ ﻣِﻦْﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِﻭَﻟَﻮْﻟَﺎ ﺍﻟْﺒَﻬَﺎﺋِﻢُ ﻟَﻢْ ﻳُﻤْﻄَﺮُﻭﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻘُﻀُﻮﺍ ﻋَﻬْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻋَﻬْﺪَ ﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺳَﻠَّﻂَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْﻋَﺪُﻭًّﺍ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِﻫِﻢْ ﻓَﺄَﺧَﺬُﻭﺍ ﺑَﻌْﺾَ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺃَﻳْﺪِﻳﻬِﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﺗَﺤْﻜُﻢْ ﺃَﺋِﻤَّﺘُﻬُﻢْ ﺑِﻜِﺘَﺎﺏِ ﺍﻟﻠَّﻪِﻭَﻳَﺘَﺨَﻴَّﺮُﻭﺍ ﻣِﻤَّﺎ ﺃَﻧْﺰَﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺇِﻟَّﺎ ﺟَﻌَﻞَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑَﺄْﺳَﻬُﻢْ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻢْ
.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghadapkan wajah ke kami dan bersabda: “Wahai golongan Muhajirin, lima perkara apabila kalian mendapat cobaan dengannya, dan aku berlindung kepada Allah semoga kalian tidak mengalaminya; Tidaklah kekejian menyebar di suatu kaum, kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah mereka penyakit Tha’un dan kelaparan yang belum pernah terjadi terhadap para pendahulu mereka.
.
Tidaklah mereka mengurangi timbangan dan takaran kecuali mereka akan disiksa dengan kemarau berkepanjangan dan penguasa yang zhalim.
.
Tidaklah mereka enggan membayar zakat harta-harta mereka kecuali langit akan berhenti meneteskan air untuk mereka, kalau bukan karena hewan-hewan ternak niscaya mereka tidak akan beri hujan.
.
Tidaklah mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya kecuali Allah akan kuasakan atas mereka musuh dari luar mereka dan menguasainya.
.
Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka
enggan menjalankan hukum-hukum Allah dan tidak menganggap lebih baik apa yang diturunkan Allah, kecuali Allah akan menjadikan rasa takut di antara mereka.” (HR. Ibnu Majah: 4009,dihasankan Al-Albany)
.
Ali bin Abi Tholib ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ mengatakan,
ﻣَﺎ ﻧُﺰِّﻝَ ﺑَﻼَﺀٌ ﺇِﻻَّ ﺑِﺬَﻧْﺐٍ ﻭَﻻَ ﺭُﻓِﻊَ ﺑَﻼَﺀٌ ﺇِﻻَّ ﺑِﺘَﻮْﺑَﺔٍ
“Tidaklah musibah tersebut turun melainkan karena dosa. Oleh karena itu, tidaklah bisa musibah tersebut hilang melainkan dengan taubat.” (Al-Jawabul Kaafi, hal. 87)
.


Ditengah derasnya musibah yang menimpa negeri ini, berupa tersebarnya wabah Covid 19 karena virus corona, kemudian datang berita gunung berapi meletus, lalu gempa bumi di bumi Papua, saatnya menundukkan pandangan menghilangkan segala bentuk kesombongan dan kecongkakan.
.
Dan ssekarang inilah saatnya kembali kepada Allah, bertaubat dari semua dosa.
Merenungi kembali semua lemaksiyatan yang terjadi dan segera memperbaiki diri umtuk kembali kehadirat Rabb, dengan menengadahkan kedua tangan penuh ketundukkan kepada Ilah semua makhluk agar segera terangkat semuanya dari hadapan
kita. Wallahu a’lam
=…
*Renungan ayat tentang musibah …?*
.
Ketika wabah covid 19 karena virus corona semakin merajalel mengharuskan seorang muslim untuk memperbanyak muhasabah
dan muroqobah kepada Allah.
.
Kita bisa membayangkan betapa beratnya musibah yang telah menimpa Rasululloh ﺻﻠﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ dan para sahabat diawal-awal dakwah. Namun Allah terus memotivasi Rasulullah dan paransahabat untuk bersabar. Diantaranya Allah berfirman :
.

ﻭَﻟَﻨَﺒْﻠُﻮَﻥَّﻛُﻢْ ﺑِﺸَﻲْﺀٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻮْﻑِ ﻭَﺍﻟْﺠُﻮﻉِ ﻭَﻧَﻘْﺺٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺄَﻣْﻮَﺍﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﻧْﻔُﺲِ ﻭَﺍﻟﺜَّﻤَﺮَﺍﺕِﻭَﺑَﺸِّﺮِ ﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ * ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺻَﺎﺑَﺘْﻬُﻢْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٌ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺇِﻧَّﺎ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ *
ﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺻَﻠَﻮَﺍﺕٌ ﻣِﻦْ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ۖ ﻭَﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﻤُﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah- buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk
”. [Al-Baqaroh : 155-157].
.


Sakit dan musibah yang menimpa seorang mukmin mengandung hikmah yang merupakan rahmat dari Allah.
.
Berkata Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi,
Allah ta’ala memberitahukan bahwa Dia akan menguji hamba- hamba-Nya sebagaimana firman-Nya dalam ayat yang lain :
.

ﻭَﻟَﻨَﺒْﻠُﻮَﻥَّﻛُﻢْ ﺣَﺘَّﻰ ﻧَﻌْﻠَﻢَ ﺍﻟْﻤُﺠَﺎﻫِﺪِﻳﻦَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻭَﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ ﻭَﻧَﺒْﻠُﻮَ ﺃَﺧْﺒَﺎﺭَﻛُﻢْ
.
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.” (QS. Muhammad : 31)
.


Terkadang Dia memberikan ujian berupa kebahagiaan dan pada yang lain Dia memberi ujian berupa kesusahan, seperti rasa takut dan kelaparan. Firman-Nya :
.

ﻓَﺄَﺫَﺍﻗَﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟِﺒَﺎﺱَ ﺍﻟْﺠُﻮﻉِ ﻭَﺍﻟْﺨَﻮْﻑِ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﺼْﻨَﻌُﻮﻥَ
.
karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan.ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (QS. An- Nahl : 112)
.

Karena orang yang sedang dalam keadaan lapar dan takut, ujian pada keduanya akan sangat terlihat jelas
. Oleh karena itu Dia.berfirman, “pakaian kelaparan dan ketakutan”
.
Dalam surat Al-baqoroh ini Allah menjelaskan kepastian memberikan ujian kepada manusia, ujian-ujian tersebut dirinci.menjadi beberapa macam :
.


Pertama, ujian ketakutan.
Ibnu Abbas mengatakan maksudnya adalah rasa takut oleh musuh dan kegoncangan saat di medan perang. Imam Syafi’i mengatakan maksudnya rasa takut oleh Allah ‘azza wajalla.

.

Kedua,ujian kelaparan.
Artinya Allah memberikan ujian dengan rasa lapar yang luar biasa. Imam Syafii mengatakan ujian rasa lapar pasti akan Allah berikan kepada setiap mukmin saat bulan Romadhan, yakni saat mereka melaksanakan kewajiban ibadah p
uasa.
.

Ketiga, ujian kekurangan harta.
Maksudnya kurang harta disebabkan oleh sibuknya berperangnmemerangi orang kafir, sehingga membuat mereka sedikit.memiliki kesempatan untuk berdagang dan bekerja.
Imam syafi’I mengatakan maksudnya adalah berkurangnya harta disebabkan kewajiban mengeluarkan zakat.
.
Keempat, ujian kekurangan jiwa.
Ibnu Abbas berkata, berkurangnya jiwa karena kematian baik di medan jihad ataupun karena pembunuhan. Sedangkan Imam Syafii berkata, berkurang jiwa karena kematian yang disebabkan penyakit.
.
Kelima, ujian kekurangan buah-buahan.
Ibnu katsir berkata, kurangnya buah-buahan diakibatkan kebun-kebun mereka tidak bisa produksi dengan baik sehingga banyak pohon-pohon yang mati dan tidak berbuah.
Imam Syafi’i berpendapat bahwa maksud “buah” dalam ayat ini adalah anak, yakni buah hati. Artinya, akan ada ujian yang ditimpakan dengan meninggalnya buah hati mereka yang sangat mereka cintai.
Ibnu Abbas mengatakan, maksud ayat ini adalah berkurangnya tumbuh-tumbuhan dan hilangnya kebarokahan.
.
Dan tidaklah Allah menimpakan semua ujian diatas , kecuali.sebagai wasilah untuk membedakan kualitas hamba-hamaba-Nya.
.
Dengan musibah-musibah ini manusia terbagi menjadi dua golongan :
Pertama, orang yang mampu menahan dirinya dari berkata dan berbuat yang menunjukan ketidak relaan akan takdir, maka dia itulah orang yang sabar, dan Allah akan memberikan balasan pahala atas kesabarannya, bahkan balasan yang Allah berikan lebih besar daripada ujian atau musibah yang ditimpakan
kepadanya. Bahkan musibah akan berubah jadi anugrah baginya, karena musibah ini menjadi jalan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat baginya dengan melaksanakannperintah Allah untuk bersabar dan meraih pahala yang luar biasa atas kesabarannya.
.
Kedua, orang yang berputus asa dalam menghadapi ujiannya, maka dia sesungguhnya mendapat dua musibah sekaligus dengan sikaf putus asanya ini. Musibah pertama adalah hilangnya sesuatu yang dicintai dari dirinya baik itu harta ataupun keluarga, dan musibah yang kedua adalah hilangnya sesuatu yang lebih besar dari musibah itu sendiri, yaitu hilangnya pahala kesabaran dalam menghadapi musibah. Maka hilanglah dari dirinya pahala dan dia mendapati kerugian, berkuranglah keimanan dan hilang rasansyukur kepada Allah Ta’ala.

(Aisarut Tafasir, Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi)
.

Diantara sifat orang-orang yang sabar ketika menghadapi musibah adalah menyerahkan urusan mereka kepada Allah dengan hati mereka dan lisan mereka apabila mereka ditimpa musibah.
.


Dan Allah berfirman,
“Berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” Kemudian Allah menyebutkan siapa orang yang sabar itu. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata:
ﺇِﻧَّﺎ ﻟِﻠَّـﻪِ
“Sesungguhnya kami milik Allah.”
.
Artinya kami menyerahkan semuanya kepada Allah. Karena Diampemilik manusia, Dia yang memberikan musibah dan Dia juga yang mampu untuk menghilangkan musibah tersebut.
ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ
“Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Allah.”

.

Maka kewajiban seorang muslim, tatkala tertimpa musibah apapun, hendaknya segera menyerahkan semua urusannya kepada Allah. Hal ini bukan berarti dia tidak berusaha, tetap berusaha tapi sambil menyerahkan semuanya kepada Allah.
.
Dan disyariatkan ucapan istirja’ supaya menambah keteguhan hatinya disaat musibah itu menimpanya
, sebagaimana sabda Nabi
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ,
Tidaklah seseorang dari kaum Muslimin ditimpa musibah, lalu ia membaca:
ﺇﻧّﺎَ ﻟﻠﻪِ ﻭﺇﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃﺟِﺮْﻧِﻲ ﻓِﻲ ﻣُﺼِﻴﺒَﺘﻲ ﻭﺃَﺧْﻠِﻒْ ﻟِﻲ ﺧَﻴْﺮﺍً ﻣِﻨْﻬﺎ .
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku gantiyang lebih baik daripadanya”, melainkan akan dikabulkan doanya itu.” (HR Ahmad dan Muslim)
.

Imam Ibnul Qayyim berkata : “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah. Namun akal kita sangat terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia dibawah sinar matahari. Dan inipun hanya kira-kira, yang sebenarnya tentu lebih dari sekedar gambaran ini”. (Syifa-ul Alill hal. 452). Wallahu a’lam
Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc