Sepenggal Perjalanan Kehidupan

.
Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.

.Syarah al-Qowa’id al-Arba'(Penjabaran Empat Kaedah)oleh al-Imam Muhammad bin ‘Abdil WahhabDisyarh oleh : as-Syaykh Turkiy bin Mubarok al-Bin’aliy (131Hlm)


Klik untuk mengakses Terjemah%20Syarah%20Al-Qawa’id%20Al-Arba’%20fix.pdf


Ramadhan dan Hari Raya Saat Corona – Muhammad Abduh Tuasikal (132Hlm)
https://app.box.com/s/kda37canc6yd59iszb89s3hrlwhwhev1
https://bit.ly/ramadhanCORONA
Ebook Media Dakwah Al Furqon Gresik
Fiqih Covid-19-Prof. Dr. Khalid bin Ali Al Musyaiqih 127Hlm
https://app.box.com/s/ti65djs4v9huw1fa2ec5itdk2h0068rr

Klik untuk mengakses PDF-Fikih-Covid-19-REVISI-2.pdf


Ramadhan Dalam Bayang-bayang COVID-19 (82Hlm)
https://app.box.com/s/13b29pdn0v1f4mo04cgzj52o3skfhmwr
https://bit.ly/2VRRNC8

Klik untuk mengakses PDF-Ramadhan-Dalam-Bayang-Bayang-Covid-19.pdf


Nasehat Untuk Tenaga Kesehatan Dalam Menghadapi Wabah Virus Corona-AsyAsyariah (50Hlm)
https://app.box.com/s/jrzr2pvpzrxuz3b2n6fkkv14178x96rd
Ebook Hukum Seputar Covid 19 dalam Tinjauan Syariah Oleh: DR. Firanda Andirja, Lc. MA. (143Hlm)
https://app.box.com/s/p4bdvquexidevtycbb1vuk61flgletn7

Klik untuk mengakses Download%20Ebook%20Hukum%20Seputar%20Covid%2019%20(Tinjauan%20Syari’ah).pdf


*Dunia Tempat Cobaan & Ujian-Ustadz Abu Fathi Yazid Jawaz hafizhahullahu(48Hlm)*
https://app.box.com/s/nru1bwtrzn51arq795srosifc8r9qp4z
*“AL-MAQAALAAT AL-HADIITSIYYAH”* *Kumpulan Makalah-Makalah Tentang Ilmu Hadits – Ust. Ahmad Hendrix (182Hlm)*
https://drive.google.com/file/d/16r4_iaznUHHu6nArSS5qZM-r0qN5Qnpx/view
*Al-Wajiz (Ensiklopedi Fiqih Islam dalam Al-Qur’an dan As Sunnah As Shahih)-‘Abdul ‘Azhim bin Badawi Al Khalafi (890Hlm)*
https://drive.google.com/file/d/1owQKwpAiev4D_HsailjKZK_arqIMYqKH/view
*ANJURAN BERSEDEKAH DAN MEMBANTU ORANG-ORANG YANG SEDANG MENGALAMI KESULITAN – Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas 32Hlm*
https://app.box.com/s/7132pkt7rsih161hpyr58788ekbvsjzg
*10 Prinsip Muslim Dalam Menghadapi Musibah dan Wabah-Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah(37Hlm)*
https://app.box.com/s/7fq66npxnku8tqd8epv4osfaelhmbqlj
*25 Doa dan Dzikir Agar Terhindar dari Malapetaka-Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah*
https://app.box.com/s/8i8na2n8a2zwfxjvuh5udoht4oa10e18
*Fikih Sholat di Rumah Penulis: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah (50Hlm)*
https://app.box.com/s/i8ldiaozaezus82zu5tqz3fmm6fds5bf
*25 Dosa Syirik-Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray,Lchafizhahullah(55Hlm)*
https://app.box.com/s/opnhygtt9gdolri0ar9bnyxlnikajchv
*20 Doa dan Dzikir Saat Wabah Melanda Disertai Berbagai Pelajaran dan Masalah Hukum-Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc*
https://bit.ly/2XvV77c
https://bit.ly/34ytAUm
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM
IKHWAN
https://chat.whatsapp.com/GpvCDblLxObGJz57QLAFMW
https://chat.whatsapp.com/FQuJdk6n3rv28Lx0x1pJq7
AKHWAT
https://chat.whatsapp.com/JHqH7FbZoQeJAKJtgqsRv0
=..

➡ Sepenggal Perjalanan Kehidupan
Bismillah. Wa bihi nasta’iinu.
.
✅ Allah berfirman (yang artinya), “Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.” (al-Fatihah)
.
‼ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya niscaya Allah berikan musibah untuknya.” (HR. Bukhari)
.
✅ Para ulama kita mengatakan, bahwa iman itu terdiri dari dua bagian; sebagian ada pada syukur dan sebagian lagi ada pada kesabaran. Syukur ketika diberi kenikmatan, dan sabar ketika menghadapi cobaan dan musibah. Sabar bagi iman seperti kepala bagi badan. Syukur menjadi kunci pelestari nikmat dan mendatangkan kebaikan-kebaikan.
.
‼ Inilah kehidupan yang kita jalani. Berbagai bentuk ujian dan cobaan Allah berikan untuk mengetahui siapakah diantara kita yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan dan siapa yang bersabar dalam melewati ujian dan cobaan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sabar adalah cahaya.” dan “Sedekah adalah bukti yang amat gamblang.” (HR. Muslim)
.
✅ Di bulan Ramadhan tahun ini kita menjumpai bertemunya berbagai bentuk kesabaran; sabar dalam menjalankan ibadah puasa, sabar dalam menghadapi musibah wabah, dan sabar untuk menjauhi hal-hal yang membuat Allah murka.
.
‼ Saudaraku yang dirahmati Allah, kita semua tanpa terkecuali sangat butuh kepada bantuan dan pertolongan Allah dalam melalui cobaan ini. Kepada Allah semata kita bertawakal, dan kepada Allah pula kita memohon perlindungan dan keselamatan dari segala bahaya. Laa haula wa laa quwwata illa billah; tiada daya dan kekuatan kecuali dengan bantuan Allah…
.
✅ Keyakinan bahwa Allah merupakan pencipta alam ini, Allah yang mengatur dan memeliharanya. Adalah keyakinan yang tertanam kuat di hati umat Islam. Bahkan orang-orang kafir pun secara umum mengakui keesaan Allah dalam hal rububiyah; mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta. Sebagian mereka menentangnya secara lahir tetapi hati mereka mengakuinya…
.
‼ Musibah wabah yang kini melanda negeri kita dan negeri-negeri lain di muka bumi ini adalah sebuah pelajaran yang sangat-sangat berharga untuk kita. Betapa besar kekuasaan Allah sehingga virus-virus ini bisa menelan korban ribuan nyawa dalam waktu yang tidak lama. Dengan cara yang amat samar dan tidak terlihat jelas oleh mata. Bahkan tidak bisa ditepis dengan benteng pertahanan, tank, kapal perang atau pun serdadu yang gagah perkasa. Manusia berjuang keras untuk menemukan obatnya dan mencari segala macam upaya untuk selamat darinya.
.
✅ Ini adalah gambaran yang sangat jelas tentang betapa lemahnya kita di hadapan Allah, dan betapa kecilnya kita di alam semesta ini. Betapa miskinnya kita di hadapan kekayaan dan kerajaan Allah yang meliputi langit dan bumi dan segala isinya. Allah pun tidak menganiaya seorang hamba dengan musibah-musibah yang menimpa. Allah tidak menzalimi siapa-siapa…
.
‼ Saudaraku yang dirahmati Allah, musibah ini adalah ujian yang menempa aqidah dan keimanan kita. Sejauh mana kita bersandar kepada Allah dan bergantung kepada-Nya semata. Ataukah kita justru bergantung kepada makhluk yang amat lemah dan tidak mengetahui apa-apa. Benar, kita harus berusaha untuk lepas dan terbebas dari wabah ini, tetapi bukan artinya kita menggantungkan hati kepada selain Allah. Bahkan gantungkanlah hatimu kepada Allah semata….
.
✅ Hidup ini adalah kumpulan perjalanan hari. Sehari berlalu dan berlalu pula bagian dari hidupmu. Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Wahai Anak Adam, sesungguhnya kamu adalah kumpulan hari demi hari. Setiap hari berlalu maka lenyaplah bagian dari dirimu.”
.
‼ Para nabi dan orang-orang salih pun diuji. Semakin kuat imannya semakin besar pula ujiannya. Bagaimana lagi dengan kita yang penuh dengan dosa; maka musibah-musibah yang menimpa semoga itu bisa menghapus dosa kita dan membersihkan jiwa-jiwa kita. Ibnu Abi Mulaikah rahimahullah berkata, “Aku berjumpa dengan tiga puluh sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan mereka semuanya takut dirinya terjangkiti kemunafikan.”   
.
✅ Para sahabat khawatir hatinya tertimpa penyakit kemunafikan; menampakkan beriman padahal hatinya kafir kepada Allah. Sementara ada orang-orang yang merasa aman dari makar dan hukuman Allah padahal dia berada di atas dosa dan penyimpangan. Sungguh kita berlindung kepada Allah dari penyakit-penyakit hati dan segala kerusakan.
.
‼ Pada hari-hari ini kita pun bisa menjumpai hampir setiap orang yang kita temui merasa takut dirinya terjangkiti wabah virus Corona. Sesuatu yang wajar dan sangat beralasan, bahkan aneh apabila ada orang yang tidak khawatir terhadapnya. Karena rasa takut inilah manusia tergerak untuk menempuh segala cara untuk selamat darinya, mulai dari pembatasan fisik, menjaga jarak, menggunakan masker, menetap di rumah, tidak mudik, mengurangi kerumunan, dsb. Luar biasa!
.
✅ Belum lagi kita juga melihat bagaimana manusia rela meninggalkan aktifitasnya di luar rumah demi melindungi diri dari wabah ini. Mereka pun harus menutup sebagian bisnisnya. Bahkan ada yang harus melakukan PHK terhadap pegawai dan karyawannya. Semua ini menuntut adanya kesabaran yang begitu besar dan kekuatan harapan yang kuat agar manusia tidak putus asa. Sabar, sabar, dan sabar adalah jawaban atas segala kesusahan yang kini kita hadapi bersama….

.
‼ Ingatlah bahwa bersama kesulitan itu ada kemudahan, dan bersama kesabaran akan datang pertolongan Allah. Allah bersama orang-orang yang sabar. Jangan pupus harapan, wahai saudaraku… Jangan anda bersangka buruk kepada Allah!

.
✅ Ingatlah kesabaran Ayyub ‘alaihis salam! Ingatlah kesabaran Ibrahim ‘alaihis salam dalam menghadapi tekanan dan permusuhan… Ingatlah kesabaran Ya’qub ketika kehilangan putranya Yusuf ‘alahimas salam… Ingatlah semakin berat cobaan itu pertanda semakin dekat pertolongan… Dan tidaklah pertolongan itu datang kecuali dari sisi Allah…
.
‼ Sabar dalam menghadapi musibah ini walaupun pahit, karena anda akan merasakan manisnya buah dari kesabaran. Lebih manis daripada madu kesukaan. Barangsiapa yang menempa diri untuk sabar niscaya Allah jadikan dia orang yang sabar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dan tidaklah seorang diberikan suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim)
.
✅ Kebahagiaan itu terletak di dalam hati yang tenang dengan keimanan. Hati yang berhias dengan sifat sabar dan syukur. Hati yang merasakan lezatnya iman dengan ridha kepada takdir Allah. Hati yang berharap dan takut kepada Allah. Hati yang menujukan puncak perendahan diri dan ketundukan beserta puncak kecintaan kepada-Nya semata. Allah berfirman (yang artinya), “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (ar-Ra’d : 28)
.
‼ Kebahagiaan hakiki bukan pada dinar dan dirham, bukan pada mobil mewah dan rumah megah. Kebahagiaan itu adalah kelapangan dada dan ketentraman jiwa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan menimpa kalian. Akan tetapi aku khawatir apabila dunia dibukakan untuk kalian lalu kalian pun berlomba untuk meraihnya sebagaimana mereka/orang-orang sebelum kita berlomba untuknya lalu dunia pun membinasakan kalian sebagaimana ia telah membinasakan mereka.” (HR. Bukhari)
.
✅ Benar, wabah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita bahwa dunia ini sangat rendah dan hina. Seandainya dunia ini memiliki nilai di sisi Allah seberat sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum orang kafir walaupun seteguk air. Apabila hal ini kita yakini maka tentu saja musibah dunia yang menimpa akan terasa ringan dan dapat menjelma menjadi .butiran-butiran pahala…
.
‼ Semoga Allah berikan taufik kepada kita untuk tegar dan tabah menghadapi terpaan wabah ini. Karena Allah Rabb alam semesta, Allah Mahamampu untuk menyingkap segala marabahaya dan menyingkirkan wabah ini dari umat manusia. Wallahul musta’aan.
..
➡ Tema Bahasan Kitab Tauhid
.
Oleh : Syaikh Dr. Abdul Karim al-Khudhair hafizhahullah
.
✅ Beliau menjelaskan dalam seri Syarh Kitab at-Tauhid (bagian 1) :

.
وموضوع كتاب التوحيد في الجملة: توحيد العبادة -توحيد الألوهية-؛ نظراً لمسيس الحاجة إليه، فالإمام -رحمة الله عليه- رأى أن الحاجة ماسَّة في عصره إلى تحقيق هذا التوحيد، وأن الناس من أهل زمانه أخلوا بهذا التوحيد حتى شابهوا من وجوه من بُعث فيهم الرسول -عليه الصلاة والسلام-، بحيث وجد الشرك بأنواعه.
.
✅ Tema pembahasan Kitab Tauhid ini secara umum adalah mengenai tauhid ibadah yaitu tauhid uluhiyah. Hal itu berangkat karena mendesaknya kebutuhan terhadapnya, semoga Allah merahmati beliau penulis kitab ini -yaitu Syaikh Muhammad at-Tamimi-.
.
‼ Beliau -penulis- memandang kebutuhan sangat mendesak di masanya untuk lebih menekankan lagi perkara tauhid ini dan bahwa keadaan umat manusia di masanya banyak yang menyimpang dalam mewujudkan tauhid ini, sampai-sampai para ulama menyerupakan kondisi yang ada pada masa beliau dengan keadaan orang-orang musyrik yang mana Rasul ‘alaihis sholatu was salam diutus kepada mereka ketika itu, yaitu disebabkan maraknya berbagai bentuk syirik.
.
وأما بالنسبة لتوحيد الربوبية فهذا يعترف به المشركون، ولم يجحدوه، والمؤلفات فيه من قبل المسلمين كثيرة، والشيخ حينما ألف هذا الكتاب -رحمه الله تعالى- تلمَّس حاجة الناس، فلم يبسط أنواع التوحيد -أعني توحيد الربوبية وتوحيد الأسماء والصفات- مثل ما بسط توحيد الألوهية؛ نظراً للحاجة الماسَّة الداعية إلى ذلك.
.
✅ Adapun ditinjau dari perkara tauhid rububiyah, maka hal itu diakui dan diyakini oleh kaum musyrik di masa itu, mereka tidak menentang hal itu. Selain itu tulisan dan karya kaum muslimin dalam membeberkan tauhid rububiyah itu sudah sangat banyak. Syaikh Muhammad ketika menulis kitab ini -semoga Allah merahmatinya- merasakan apa-apa yang saat itu benar-benar dibutuhkan oleh manusia. Beliau tidak menjabarkan secara panjang lebar semua jenis tauhid yang lain -yaitu tauhid rububiyah dan tauhid asma’ wa shifat- seperti ketika menjabarkan tauhid uluhiyah dengan luas; hal itu semata-mata karena menimbang betapa besar dan mendesaknya kebutuhan akan hal itu.
.
وكل مؤلف يريد نفع المسلمين، إنما يؤلف فيما تمسُّ حاجتهم إليه، فيما تمسُّ حاجتهم إليه، فإذا رأى أن الحاجة ماسة في وقت من الأوقات إلى نوع من أنواع العلوم تصدى للتأليف فيه وبيانه، وكشف ما يلتبس على الناس فيه.
.
✅ Dan setiap ulama yang menyusun karya tentu bermaksud memberikan manfaat bagi kaum muslimin. Dan beliau tidaklah menyusun kecuali dalam hal-hal yang benar-benar dibutuhkan oleh umat, yaitu perkara yang sangat mendesak bagi masyarakat. Apabila dia -seorang ulama- melihat bahwa kebutuhan manusia sangat mendesak di masanya terhadap suatu jenis ilmu maka dia pun mencurahkan upaya untuk menyusun tulisan tentangnya dan menjelaskan hal itu serta menyingkap apa-apa yang manusia samar terhadapnya.
.
‼ Sekian nukilan dari beliau.
.
✅ Apa yang diungkapkan oleh Syaikh Abdul Karim al-Khudhair mengenai Kitab Tauhid dan penulisnya adalah sesuatu yang dapat membuka pemahaman kita mengenai kedalaman ilmu Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah dalam memandang keadaan masyarakatnya.
.
‼ Hal ini menunjukkan kepada kita, bahwa :
.
➡ Pertama, ilmu tauhid adalah ilmu yang paling dibutuhkan oleh manusia. Oleh sebab itu para ulama tidak bosan-bosannya membahas dan mengkaji serta menulis dalam penjelasan tauhid ini. Sehingga perkataan sebagian orang bahwa tauhid itu tidak perlu didalami atau dibahas berulang-ulang atau cukup dikaji di awal masa menimba ilmu, adalah kekeliruan yang fatal.
.
➡ Kedua, dakwah tauhid ini tegak dengan para ulama yang menjelaskan rincian dan menyingkap kerancuan pemahaman yang ada di tengah umat. Banyak hal yang menjadi jelas dan gamblang dengan perantara penjelasan para ulama terhadap kitab-kitab terdahulu. Oleh sebab itu para ulama tidak bosan untuk menulis kitab-kitab syarah terhadap karya ulama terdahulu.
.
➡ Ketiga, tauhid tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa ada penjelasan dan membantah penyimpangan. Oleh karena itu tidak bisa hanya mengandalkan fitrah untuk memahami tauhid. Karena ilmu itu diperoleh dengan belajar dan hukum asal manusia adalah tidak berilmu. Seandainya fitrah itu cukup niscaya Allah tidak perlu mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab.
.
➡ Keempat, perjuangan para ulama dalam mendakwahkan tauhid harus dilanjutkan oleh generasi sesudahnya. Karena kitab tidak bisa membela dirinya sendiri. Kitab itu akan bisa mengalahkan kesesatan ketika ia dipelajari dan dipahami serta digunakan untuk membantah kesesatan. Terlebih di masa seperti sekarang ini maka kebutuhan kepada penimba ilmu yang memahami kandungan kitab-kitab ulama terdahulu adalah sangat mendesak.
.
➡ Kelima, Kitab Tauhid adalah salah satu kitab paling penting untuk dipelajari para penimba ilmu. Karena di dalam kitab ini dipaparkan masalah tauhid uluhiyah -yaitu pemurnian ibadah kepada Allah- secara rinci dan panjang lebar. Dan ia dilandasi al-Qur’an dan as-Sunnah dengan mengikuti jalan pemahaman para salaf/pendahulu umat ini; sahabat, tabi’in, dan pengikut mereka.
.
‼ Demikian sedikit rangkuman faidah yang dapat kami sajikan dengan taufik dari Allah, semoga bermanfaat bagi penulis maupun para pembaca sekalian.

.
Penyusun : Redaksi al-mubarok.com

.•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Semua kebenaran di dalamnya adalah berkat taufiq dari Alloh. Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi dan dari setan, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya serta seluruh kaum muslimin dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq*_
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_