FIQH PUASA SYAWAL
& PUASA SUNNAH SEBELUM MELUNASI HUTANG PUASA RAMADHAN
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.
Shahih Dan Dhaif Hadits Puasa Enam Hari Bulan Syawwal
https://almanhaj.or.id/16968-shahih-dan-dhaif-hadits-puasa-enam-hari-bulan-syawwal.html
Bagaimana Menjalankan Puasa Enam Hari Bulan Syawwal?
https://almanhaj.or.id/16949-bagaimana-menjalankan-puasa-enam-hari-bulan-syawwal-2.html
.
10 Faidah Fiqih Shaum Syawwal dan Qadha Ramadhan

Klik untuk mengakses Faedah%20Shaum%20Syawwal.pdf


″Mutiara Syawal”(54Hlm)
https://bit.ly/MajalahHSI-004-LR
21 Faidah Puasa Bulan Syawal-Muhammad Shalih al-Munajjid

Klik untuk mengakses ebook-21faidah-puasasyawal.pdf


Puasa.6 Hari Bulan Syawal

Klik untuk mengakses id_puasa_enam_hari_bulan_syawal.pdf


Hukum Mengqadha Puasa Ramadhan

Klik untuk mengakses id_Hukum_Mengqadha_Puasa_Ramadhan.pdf


*80 Persoalan Fiqih Puasa-Ust. Abu Yusuf Achmad Ja’far 90Hlm*
https://app.box.com/s/j7uoh7c9a2ikqrfyab1n2crell1q8iox
https://drive.google.com/file/d/1kJniNzJrrRsqChFJBh6taHoKpC8DMJVg/view?usp=drivesdk
*Fikih Puasa – Ringkasan Pembahasan, Fatwa dan Tarjih Penulis: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah (200Hlm)*
https://app.box.com/s/zzw7r9ia1m21xxgjx478bg0d9tfch6bo
*Bekal Berpuasa-Fahad bin Yahya Al ‘Amariy 246Halaman*
https://app.box.com/s/ceztjzztk5wzcbicg92evys634puyg06
*Untaian Faedah Dari Ayat Puasa-Muhammad Abduh Tuasikal 113Halaman*
https://app.box.com/s/b4w6kyv0f020vurhwjpx5e8nrp3qg3kp
*Hadits Puasa dari Bulughul Maram-karya Ibnu Hajar Al-Asqalani.85Halaman*
https://app.box.com/s/cx7dwqs440hccaakl92548cfevp4r29p
*Berbagi Faedah Fikih Puasa dari Matan Abu Syuja-Muhammad Abduh Tuasikal, MSc 86Halaman*
https://www.dropbox.com/sh/gjnp4c1wz092thq/AACpOIp2Sz81wTF9GpODEjwPa?dl=1
Ayat-Ayat Shiyam-Muhammad Nur Ichwan Muslim, ST.32Hlm
https://app.box.com/s/szpr8ksp3e8c6mgcuxo8y7yybskiaghb
Fikih Kesehatan Kontemporer -Terkait Puasa dan Ramadhan Ust. dr. Raehanul Bahraen (81Hlm)
https://app.box.com/s/jh3diuslrm4tcmqwc4ukhfplxd25zl0s
.


Tugas-Tugas Ibadah di Bulan Syawal –Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)


=…
.
بسم الله الرحمن الرحيم
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM
IKHWAN
https://chat.whatsapp.com/GpvCDblLxObGJz57QLAFMW
https://chat.whatsapp.com/FQuJdk6n3rv28Lx0x1pJq7
AKHWAT
https://chat.whatsapp.com/JHqH7FbZoQeJAKJtgqsRv0
=..

➡ FIQH PUASA SYAWAL
Diterjemahkan oleh : Ustadz Muhammad Ayyub, Lc
.
✅ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda;
.
ﻣَﻦْ ﺻَﺎﻡَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺛُﻢَّ ﺃَﺗْﺒَﻌَﻪُ ﺳِﺘًّﺎ ﻣِﻦْ ﺷَﻮَّﺍﻝٍ ﻛَﺎﻥَ ﻛَﺼِﻴَﺎﻡِ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮِ
.
‼ “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dengan berpuasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti
berpuasa satu tahun.” (HR. Muslim)
.
✅ Bagi yang mengetahui keutamaan puasa syawal diatas maka menjadi istimewalah puasa tersebut dihatinya. Keistimewaannya bukan menghapus dosa selama setahun tetapi setara dengan puasa setahun. Jika ada diantara puasa yang seharinya dapat menghapus dosa setahun dan dua tahun (mis: puasa Muharram
dan Arafah) lalu bagaimana menurut anda tentang puasa yang setahun?
.
✅ Untuk memahami lebih jauh tentang puasa syawal maka berikut tulisan ringkas lagi berfaedah terkait dengannya, semoga
bermanfaat. Ketahuilah bahwa;
.
‼ *Puasa* enam hari dibulan syawal keutamaannya agung serta besar pula pahalanya. Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian ia lanjutkan dengan puasa enam hari dari bulan syawal maka ia seperti berpuasa se _dahr._ Sedang maksud _dahr_ disini adalah setahun. Setara dengan setahun lantaran setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat. Dengannya orang yang berpuasa sebulan penuh dibulan ramadhan setara dengan orang yang berpuasa penuh sepuluh bulan, setahun kurang dua bulan (atau kurang 60 hari) dimana puasa enam hari syawal setara dengan bilangan hari tersebut.
.
✅ *Puasa* enam hari syawal adalah _mustahab_ (sunnah) bukan wajib, namun tidak sepatutnya melalaikan puasa yang satu ini mengingat amalannya ringan namun pahalanya besar ditambah lagi puasa ini berada setelah manusia menunaikan puasa sebulan penuh dan telah dimaklumi bersama bahwa setiap kali puasa itubesar kadar kepayahannya lantaran udara yang begitu panas misalnya maka semakin besar pula pahalanya.
.
‼ *Barangsiapa* yang memiliki tanggungan puasa ramadhan maka ia tidak dibenarkan melakukan puasa syawal sebelum melunasi tanggungannya sebab dirinya belum dikatakan telahmelakukan puasa ramadhan namun baru melakukan sebagiannya, sedang keutamaan yang dimaksudkan didalam hadis (setara
puasa setahun) disyaratkan tuntasnya puasa ramadhan sebulan penuh kemudian diikuti puasa enam hari dibulan syawal bukan bagi orang yang masih memiliki tanggungan.
.
✅ *Menyibukkan* diri dengan melunasi tanggungan puasa ramadhan atau puasa wajib lainnya (mis: nadzar) adalah lebih besar pahalanya dan lebih agung bentuk _qurbah_(pendekatannya) kepada Allah ta’ala, disamping itu telah membebaskan seseorang dari ikatan wajib. Dalam hadis _qudsi_ disebutkan;
.
ﻭَﻣَﺎ ﺗَﻘَﺮَّﺏَ ﺇِﻟَﻲَّ ﻋَﺒْﺪِﻱ ﺑِﺸَﻲْﺀٍ ﺃَﺣَﺐَّ ﺇِﻟَﻲَّ ﻣِﻤَّﺎ ﺍﻓْﺘَﺮَﺿْﺘُﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
.
‼ _”Dan tidaklah seorang hamba bertaqarrub (mendekatkan diri dengan beribadah) kepada-Ku dengan sesuatu, yang lebih Aku cintai daripada apa yang telah Ku-wajibkan kepadanya”_ *(HR. AlBukhari)*
.
✅ *Tidak sah* menyatukan niat meng _qadha_ puasa ramadhan dengan niat puasa syawal sekaligus dalam satu hari, karena puasa wajib mesti dengan niat yang khusus dan mesti diniatkan dimalam hari. Maka barangsiapa yang menyatukan dua niat tersebut dalam satu hari, maka puasa _qadha_ nya belum lagi teranggap, puasa yang dilakukannya adalah puasa sunnah dan dirinya masih memiliki tanggungan mengganti puasa yang tidak sah tersebut.
.
‼ * Puasa* syawal mesti diniatkan dimalam hari, tidak cukup hanya diniatkan disiang hari lantaran ia adalah ibadah sunnah yang _mu’ayyan_(terikat) lagi _murattab_ (yang mesti dilakukan secara tertib berurutan) yang memiliki keutamaan khusus.
.
✅ Dengannya, ia mesti dikerjakan seharian penuh dari awal siang dengan niat yang khusus, beda halnya dengan puasa sunnah mutlak seperti puasa senin dan kamis dan lainnya dimana puasa-puasa tersebut telah dianggap sah apabila diniatkan disianghari bagi orang yang belum makan apapun namun pahala terhitungsemenjak ia memulai niat puasanya bukan semenjak awal siang sebagaimana yang ditetapkan ahli ilmu.
.
‼ *Tidak ada* kemestian berpuasa syawal setiap tahunnya. Dengan demikian, barangsiapa yang tidak mengerjakan puasa syawal ditahun-tahun sebelumnya maka ia boleh berpuasa ditahun ini dan ditahun-tahun setelahnya. Begitu juga halnya,tidak ada keharusan menuntaskan puasa syawal ditahun yang ia jalani; barangsiapa telah mengerjakan sebagian puasa syawal (mis: 3 hari) dan ia tidak ingin meneruskannya (untuk 3 hari yang tersisa) maka ia boleh melakukannya dan tidak ada dosa dan denda apapun baginya lantaran puasa syawal adalah puasa sunnah bukan puasa wajib. Dalam hadis disebutkan;
.
ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢُ ﺍﻟْﻤُﺘَﻄَﻮِّﻉُ ﺃَﻣِﻴﺮُ ﻧَﻔْﺴِﻪِ ، ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺻَﺎﻡَ ، ﻭَﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺃَﻓْﻄَﺮَ
.
‼ _”Orang yang melakukan puasa sunnah, menjadi penentu dirinya. Jika ingin melanjutkan, dia bisa melanjutkan, dan jika dia ingin membatalkan, diperbolehkan.”_*(Dishahihkan oleh Albani dalamShahihul Jami’ 3854)*
.
✅ *Barangsiapa* yang tengah menjalani puasa syawal atau puasa-puasa sunnah lainnya dan ia ingin membatalkan puasa yang tengah dijalaninya itu baik karena ada udzur maupun tanpa udzur, maka ia boleh melakukannya berdasarkan keumumanhadis;
.
ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢُ ﺍﻟْﻤُﺘَﻄَﻮِّﻉُ ﺃَﻣِﻴﺮُ ﻧَﻔْﺴِﻪِ …

‼ _”Orang yang melakukan puasa sunnah, menjadi penentu dirinya…”_
.
✅ Namun memutuskan dan membatalkannya tanpa udzur adalah makruh berdasarkan firman Allah ta’ala;
.
ﻭَﻟَﺎ ﺗُﺒْﻄِﻠُﻮﺍ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟَﻜُﻢْ
.
‼ _”Dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.”_ *(QS.Muhammad 33)*
.
✅ Adapun puasa wajib semisal puasa _qadha_ dan puasa _kaffarat_, maka orang yang menjalaninya tidak diperbolehkan membatalkannya kecuali karena ada udzur.
.
‼ *Diperkenankan* berpuasa enam hari syawal dengan cara berturut-turut atau dengan cara terpisah-pisahselagi didalam bulan syawal. Namun yang lebih utama jika dilakukan secara
berturut-turut langsung setelah hari ied bagi orang yang sanggup melakukannya lantaran hal itu lebih mendahului dan lebih bersegera dalam menyambut kebaikan, lebih cepat dalam memperoleh keutamaan, dan lebih selamat dari datangnya berbagai macam rintangan yang dapat menghalangi pelaksanaan puasa tersebut. Sedang bagi orang yang ingin melakukannya secara terpisah, ia diperbolehkan menepatkan waktunya dihari-hari yang disukai berpuasa padanya seperti hari senin, kamis, dan-ayyamul bidh sedang niatnya untuk itu cukup dengan niat puasa enam hari dibulan syawal.
.
✅ *Bagi yang* sudah terbiasa merutinkan puasa syawal dalam tiap tahunnya lantas dirinya mendapatkan rintangan pada salah satu dari tahun-tahun tersebut berupa sakit, safar, nifas, hamil, atau rintangan-rintangan lainnya maka Allah telah menetapkan untuknya pahala puasa syawal sekalipun ia tidak mengerjakan puasa tersebut berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam;
.
ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺮِﺽَ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪُ ﺃَﻭْ ﺳَﺎﻓَﺮَ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻌْﻤَﻞُ ﻣُﻘِﻴﻤًﺎ ﺻَﺤِﻴﺤًﺎ
.
‼ _”Apabila seorang hamba sakit atau bepergian (safar), dicatat (amalannya) seperti apa yang dikerjakannya ketika dia bermukim dan sehat.’”_ *(HR Bukhari dan lainnya)*
.
✅ Berikut di antara faedah puasa 6 hari dari bulan syawal ;
.
‼ 1.Terwujudkannya sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam serta terjalaninya perintah beliau.
‼ 2.Berkelanjutannya amal shalih setelah ramadhan, dan ia merupakan satu tanda dari tanda diterimanya amal shalih dengan izin Allah.
‼ 3.Teraihnya pahala puasa setahun penuh.
‼ 4.Tersempurnakannya kekurangan yang diperoleh saat puasa ramadhan.
.
Dan pada akhirnya kita memohon kepada Allah ta’ala agar segenap kaum muslimin diberikan hidayah pada jalan yang haq, menolong mereka dalam mengerjakan kebaikan, kokoh dalam
menjalankan perintah, serta memiliki tekad yang kuat untuk mendapatkan petunjuk. Ya Allah terimalah shalat, puasa, qiyam dan amal-amal shalih kami dan dari kaum muslimin,
sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.
.
Ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Farhan Al Qahthani dari situs : https://ar.islamway.net/article/48987/
Judul:
ﺃﺧﺼﺮ -ﺍﻷﻗﻮﺍﻝ – ﻓﻲ -ﺃﺣﻜﺎﻡ – ﺻﻴﺎﻡ – ﺍﻟﺲﺕ – ﻣﻦ -ﺷﻮﺍﻝ


.
➡ PUASA SUNNAH SEBELUM MELUNASI HUTANG PUASA RAMADHAN
.
Ustadz Muhammad Ayyub, Lc
✅ SOAL
Ustadz, bolehkah kami berpuasa sunnah [seperti : puasa syawal, arafah, senin-kamis, asyura] sebelum kami melunasi hutang
puasa Ramadhan? Mohon jawabannya disegerakan.
[082331775xxx]
.
✅ JAWAB
‼ Bagi orang yang berbuka di siang hari di bulan Ramadhan lantaran haidh, nifas, sakit, dan melakukan safar [perjalanan] ia wajib mengganti [meng-qadhai] puasa sejumlah hari di mana ia
buka, sebelum datang Ramadhan berikutnya.
Tentang kewajiban mengganti ini didasarkan pada firman Allah Ta’ala, ‘Maka barang-siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan [lalu ia berbuka puasa], maka [wajiblah baginya berpuasa] sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari lain.’ [Qs. Al-Baqarah : 184].
.
✅ Dan dalam pelaksanaannya tidak wajib dilakukan dengan sesegera mungkin.
Imam Al-Qurthuby di dalam ‘Al-Jâmi’ Li Ahkâmil Qur`an 2/282’nberkata, ‘Ayat di atas menunjukkan atas wajibnya qadha tanpa
menentukan masa tertentu. Karena lafadh ‘pada hari-hari lain’ sifatnya terlepas pada masa apa saja, yang tidak di khususkan.pada waktu yang tertentu.
.
✅ ’ BERSEGERA DALAM MENG-QADHA
.
‼ Yang lebih utama, bagi mereka yang memiliki kewajiban qadha’ adalah bersegera dalam melunasi hutang puasanya.
Allah Ta’ala berfirman, ‘Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu.’ [Qs. Ali Imran : 133].
.
✅ Namun, jika tidak mendapatkan kemudahan dalam kesegeraan itu, maka ada kelapangan [kelonggaran] untuk menyelesaikan qadha
tersebut pada bulan-bulan lainnya dalam setahun sebelum datangnya bulan Ramadhan berikutnya.
.
‼ Aisyah Radhiyallahu Anhu berkata, ‘Saya pernah punya tanggungan puasa Ramadhan, namun baru mampu meng-qadha`nyadi bulan Sya’ban.’ [HR. Al-Bukhari 1950 dan Muslim1147].
.
✅ QADHA` TIDAK MESTI BERURUTAN
.
‼ Qadha` puasa boleh dilakukan secara terpisah-pisah tidak mesti dengan berurutan.
Hal ini juga didasarkan pada firman Allah Ta’ala, ‘Maka [wajib baginya berpuasa] sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.’ [Qs. Al-Baqarah : 184].
.
‼ Ibnu Abbas berkata, ‘Tidak mengapa [qadha’] itu dipisah-pisahkan.’ [HR. Al-Bukhari secara Ta’liq dan diwashalkan oleh Ad-Daraqutny, Abdurrazzaq, dan Ibnu Abi Syaibah].
.
✅ MENGUNDURKAN – UNDURKAN QADHA` HINGGA TIBA RAMADHAN BERIKUTNYA
.
‼ Barangsiapa yang tidak memiliki udzur lalu mengakhirkan qadha` hingga datang Ramadhan berikutnya maka ia telah melakukan.perbuatan yang tercela di dalam agama ini dan ia tetap
berkewajiban meng-qadha` puasa-puasa yang lalu.’ [Untukpembahasan lengkap lihat di buletin Al-Ikhlash edisi 34 tahun1427 H.]
.
✅ *PUASA SUNNAH SEBELUM QADHA` [MELUNASI] PUASA RAMADHAN*
.
‼ Ulama berbeda pendapat dalam permasalahan ini. Sebagian di antara mereka memperbolehkannya dan sebagian yang lain
memakruhkannya. Sedang pendapat yang unggul dari 2 pendapat ini adalah pendapat pertama yaitu pendapat yang membolehkan
berpuasa sunnah sebelum melunasi utang puasa Ramadhan terlebih dahulu [ini berlaku untuk semua puasa sunnah kecuali puasa sunnah 6 Syawwal].
.
✅ *_Pengunggulan ini didasarkan pada alasan berikut ini :_*
Allah Ta’ala tidak menetapkan waktu khusus untuk mengqadha` puasa Ramadhan [lihat perkataan Imam Al-Qurthuby sebelum-nya sewaktu menjelaskan surat Al-Baqarah 184].
.
‼ Selama waktunya masih longgar, dibolehkan berpuasa sunnah sebelumnya.Aisyah Radhiyallahu ‘Anha seperti yang disebutkan
sebelumnya pernah meng-qadha’ puasanya di bulan Sya’ban, yaitu bulan yang terletak sebelum bulan Ramadhan. Perbuatann‘Aisyah ini diketahui oleh Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam sekaligus sebagai pembenaran dari beliau. Dan amat jauh dari dugaan jika dalam rentang waktu antara Ramadhan dan Sya’ban
‘Aisyah tidak berpuasa sunnah sama sekali.
.
✅ Sebagaimana diperbolehkannya shalat sunnah di awal waktu sebelum pelaksanaan shalat fardhu maka begitu juga halnya dengan puasa sunnah sebelum pelaksanaan puasa qadha. Disamping itu, tidak terdapatnya satu dalil shahih pun yang tidaknmemperbolehkan seseorang melakukan puasa sunnah sebelum menuntaskan hutang puasa Ramadhan.
.
✅ *MENDAHULUKAN QADHA SEBELUM PUASA ENAM HARI DARI SYAWAL*
.
‼ Berbeda dengan puasa-puasa sunnah lainnya, puasa syawwal mesti dilakukan setelah mengqadha puasa Ramadhan terlebih dahulu.
Barangsiapa yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, lalu puasa enam hari Syawwal sebelum mengqadha’, maka tidak mendapatkan pahala seperti yang dijanjikan oleh Rasulullah
Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ‘Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dengan berpuasa enam hari dari bulan Syawwal maka ia seperti berpuasa satu tahun.’ [HR.
Muslim].
.
✅ Syaikh Ibnu Utsaimin dalam [Syarhul Mumti’ 3/89] memperjelas urusan ini, beliau berkata, ‘[tidak teranggap mendapatkan pahala setahun] lantaran hadits itu menyebutkan, ‘Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan’. Siapa yang masih punya tanggungan qadha` maka ia belum dapat dikatakan telah berpuasa Ramadhan.’
Demikian.
.•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Semua kebenaran di dalamnya adalah berkat taufiq dari Alloh. Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi dan dari setan, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya serta seluruh kaum muslimin dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq*_
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_