Mengunggah…

*4 Doa Menjenguk Orang Sakit (Sesuai Kondisi Pasien)*
.

Kumpulan Doa dalam Al-Quran dan Sunnah (Hisnul Muslim)- Said bin Ali al-Qahthani (156.hlm)
https://drive.google.com/file/d/0BzpXrhky82aCVWJrNDZPdmplMnM/view?usp=drivesdk
Agar Allah Menjagamu-Doa dan Dzikir Selama Haji dan Umroh (103Hlm)
https://s.id/g2ZJJ
25 Doa dan Dzikir Agar Terhindar dari Malapetaka-Ustadz Sofyan
Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
https://app.box.com/s/8i8na2n8a2zwfxjvuh5udoht4oa10e18
20 Doa dan Dzikir Saat Wabah Melanda Disertai Berbagai Pelajaran dan Masalah Hukum -Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc (100Hlm)
https://bit.ly/2XvV77c
Soal-Jawab Adab – Adab Berdoa(456Hlm)
https://drive.google.com/file/d/1i_d35AvtOspAYngNDVnA71QRtSvnWzZw/view
Doa-Doa Mustajab Orang Tua Untuk Anaknya – Aulia Fadhli (174Hlm)

Klik untuk mengakses indu08.pdf


*Fikih Doa & Dzikir 1 Set 2 Jilid-Penulis : Syaikh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin al-Badr*
*Fikih Doa & Dzikir Jilid 1(720hlm)*

Klik untuk mengakses FikihDoaDzikirJilid1.pdf


*Fikih Doa & Dzikir Jilid 2(662 hlm)*

Klik untuk mengakses FikihDoaDzikirJilid2.pdf


*Aplikasi Android Apa Doanya (400+ Doa,Dzikir Dari Al-Qur’an dan Hadits Shahih)*
https://app.box.com/s/t08vlxkh1ko2084kqf03j1vrbeyj14vu
*Kumpulan Doa dan Dzikir Nabawi Karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 297 Halaman*
https://drive.google.com/file/d/1StxpXS5HgYbhdBr8De8U96orFbQvo0Yx/view?usp=drivesdk
*Kumpulan Doa dan Dzikir Dalam Al-Quran dan Sunnah karya Prof. DR. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr 287 Halaman*
https://drive.google.com/file/d/1z4Wslh61UAntvdKEyfAcVl4RPJN9SJ-_/view?usp=drivesdk
*Hisnul Muslim Doa dan Dzikir Shahih dari Al-Quran dan Sunnah Karya Syaikh Sa’id bin Ali al-Qohton*
https://drive.google.com/file/d/1GUmySFS5vE5Zp5YnNcUj0uLffhGXetJ2/view?usp=drivesdk
*Kaidah Dalam Dzikir dan Doa*
https://archive.org/download/kaidahdzikirdoa/KAIDAH-KAIDAH%20DALAM%20BERIBADAH.pdf *Mujarobat Dzikir-Dzikir Penjagaan dan Perlindungan Dari Segala Sesuatu Menurut Al-Qur’an dan As Sunnah-Syaikh ‘Abdullah BinMuhammad As-Sad-han 50Hlm*

Klik untuk mengakses Mujarobat.pdf


*Kumpulan Doa Dan Dzikir – Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz(107Hlm)*

Klik untuk mengakses indu21.pdf


*Zikir dan Sunnah Harian Nabi shallallahu alaihi wasallam-Dr.Abdullah bin Hamod Al-Forih 173Hlm*
https://app.box.com/s/s8qh0awonemdq5spgdued67y5zc9io19

*(Kemanakah Anda Berobat ?) 58Hlm*
https://drive.google.com/file/d/0B-vSWkCwom_gV1ZoVk8zaGFJbVE/view
*( Antara Tawakal Dan Pengobatan) 66Hlm*
https://drive.google.com/file/d/0B-vSWkCwom_gbWpYdnB0NFJ5Tm8/view
*Untukmu Dokter dan Pasien-143Hlm*

Klik untuk mengakses untukmu-dokter-dan-pasien.pdf


*Doa-doa Bagi Orang Sakit-69Hlm*

Klik untuk mengakses doa-doa-bagi-orang-sakit.pdf


*Apa yang Anda Perbuat Setelah Sembuh-20Hlm*

Klik untuk mengakses apa-yang-anda-perbuat-setelah-sembuh.pdf


*Sakitmu, Ladang Pahala-Dr.Abdul Aziz as-Sadhan*
https://drive.google.com/file/d/1jqUnT2i59755BtMYOxL5hExAUwLuTXsF/view
*20 Doa dan Dzikir Saat Wabah Melanda disertai Berbagai Pelajaran dan Masalah Hukum-Muhammad Abduh Tuasikal 96Hlm*
https://app.box.com/s/14ffnjvhbxe1wrz25m8lgxilpezumt64
*Fiqh Sakit*

Klik untuk mengakses 41-fiqih-ketika-sakit.pdf


.
Gabung Grup WA
Khusus Ikhwan
https://chat.whatsapp.com/IZlFH3S1yTMDDwByL7jpLu
.
Khusus Akhwat
https://chat.whatsapp.com/CkYZuMBZ4cS9pbNzWxvAlD
=
*Termasuk dari amal solih yang dituntunkan oleh syariat, juga perbuatan yang dengannya dijanjikan mendapat ganjaran pahala yang besar adalah menjenguk orang sakit, bahkan Nabi kita sallallahu alaihi wa sallam telah mewasiatkan kepada kita, dan memasukkan perkara mengunjungi orang sakit menjadi bagian dari menunaikan hak-hak saudara muslim,* seperti dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Huroiroh rodiyallahu anhu bahwa Nabi-sallallahu alaihi wa sallam bersabda:
.
ﺣﻖُّ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢِ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢِ ﺳﺖٌّ، ﻗﻴﻞ: ﻣﺎ ﻫﻦَّ؟ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻗﺎﻝ: ﺇﺫﺍﻟﻘِﻴﺘَﻪ ﻓﺴﻠِّﻢْ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺇﺫﺍ ﺩﻋﺎﻙ ﻓﺄَﺟِﺒْﻪ، ﻭﺇﺫﺍ ﺍﺳﺘﻨﺼﺤَﻚ ﻓﺎﻧﺼﺢْ ﻟﻪ،ﻭﺇﺫﺍ ﻋﻄِﺲ ﻓﺤﻤِﺪَ ﺍﻟﻠﻪَ ﻓﺸَﻤِّﺘْﻪُ، ﻭﺇﺫﺍ ﻣﺮِﺽَ ﻓﻌُﺪْﻩُ، ﻭﺇﺫﺍ ﻣﺎﺕ ﻓﺎﺗَّﺒِﻌْﻪُ
.
_*“Hak seorang muslim atas saudaranya ada 6 hak, ditanyakan kepada Nabi: apa sajakah itu wahai Rasulullah? Beliau bersabda: jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika ia mengundangmu maka penuhilah,jika ia meminta nasehat padamu maka nasehatilah,jika ia bersin dan memuji Allah maka doakan rahmat untuknya, jika ia sakit jenguklah dan jika ia wafat maka iringilah-jenazahnya”.* (H.R Muslim no:2162)_
.
*Mengunjungi saudara yang sakit adalah bagian dari amalan ketaatan yang ditekankan dalam islam , bahkan bisa mencapai derajat fardhu kifayah jika seorang yang sakit tersebut orang yang tidak memiliki kerabat dan saudara yangmengurusnya, tidak ada yang menyediakan dan mensuplai kebutuhannya, karena jika tidak ada yang mengunjunginya bisa jadi ia wafat karena terlantar.*
.
_*Masalah menjenguk orang sakit tentunya mempunyai berbagai macam faidah dan manfaat baik bagi si penjenguk maupun yang dijenguk, diantaranya:*_
.
*– Mendapatkan ganjaran besar dari menjenguk.*
*– Si sakit menjadi lebih bersemangat dan kuat karena banyak orang yang mencintai dan memperhatikannya.*
*– Orang yang menjenguk akan memuji Allah atas karunia kesehatan yang ia rasakan dan sedang tidak dirasakan saudaranya yang sakit.*
*– Moment untuk mendakwahi pada islam jika yang sakit non muslim, atau mengajak bertaubat jika yang sakit adalah pelaku maksiat*
*– Menebarkan semangat kasih sayang dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.*
*– Dan manfaat serta faidah yang lainnya.*
.
*Keutamaan mengunjungi orang sakit*
.
*Dalam hadist berikut disebutkan fadhilah dan keutamaan yang didapat ketika menjenguk orang sakit,* Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:
.
ﺇﺫَﺍ ﻋَﺎﺩَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﺃﺧَﺎﻩُ ﺍﻟﻤُﺴْﻠِﻢَ، ﻣَﺸَﻰ ﻓِﻲ ﺧِﺮَﺍﻓَﺔِ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺠْﻠِﺲَ،ﻓَﺈﺫَﺍ ﺟَﻠَﺲَ ﻏَﻤَﺮَﺗْﻪُ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔُ، ﻓَﺈِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻏُﺪْﻭَﺓً ﺻَﻠَّﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺳَﺒْﻌُﻮﻥَ ﺃﻟْﻒَﻣَﻠَﻚٍ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻤْﺴِﻲَ، ﻭﺇﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻣَﺴَﺎﺀً ﺻَﻠَّﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺳَﺒْﻌُﻮﻥَ ﺃﻟْﻒَ ﻣَﻠَﻚٍ ﺣَﺘَّﻰﻳُﺼْﺒِﺢَ
.
_*“Jika seorang menjenguk saudaranya muslim yang sakit, maka seakan-akan ia berjalan-jalan di surga hingga ia duduk, apabila ia sudah duduk, akan diturunkan rahmat kepadanya dengan deras, apabila ia berkunjung di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar mendapat rahmat hingga sore hari, dan apabila ia berkunjung di sore hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar diberi rahmat hingga esok pagi”*__
(H.R Tirmidzi no:969)
.
*Betapa besar fadhilah dan ganjaran yang didapat oleh orang yang mengunjungi saudaranya yang tengah sakit, namun tentunya ketika mengunjungi kita tidak hanya sekedar mengunjungi saja, namun juga menyertainya dengan mendoakan saudara kita, dan sebaik-baik doa adalah doa yang ma’tsur dari Nabi kita sallallahu alaihi wa sallam , dan berikut ini akan kami kutipkan beberapa sampel doa yang bisa dibacakan ketika menjenguk saudara yang sakit:*
.
*1. Doa untuk orang yang tertimpa-musibah (termasuk sakit)*
.
ﺇﻧَّﺎ ﻟِﻠّﻪِ ﻭَ ﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ، ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃﺟُﺮْﻧِﻲ ﻓِﻲ ﻣُﺼِﻴْﺒَﺘﻲ، ﻭﺃﺧْﻠِﻒْ ﻟِﻲﺧَﻴْﺮﺍً ﻣِﻨْﻬَﺎ
.
*Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun,allaahumma ujurnii fii mushiibatii wa akhlif lii khoiron minhaa.*
.
_*“Sesungguhnya kita milik Allah ta’ala dan kita akan kembali kepada-Nya. Ya Allah berilah aku pahala atas musibah yang menimpaku dan gantilah darinya berupa kebaikan bagiku”*_
_(H.R Muslim 2/632)_
.
*Doa ini disampaikan kepada yang sakit agar ia membacanya dan bisa menerima musibah yang sedang menimpanya*
.
*2. Doa yang ditujukan kepada orang yang sakit*
.
ﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﻃَﻬُﻮْﺭٌ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠﻪُ
.
*Laa ba’sa, thohuurun in syaa-allaah*
.
_*“Tidak mengapa, insya Allâh sakitmu ini membuat dosamu bersih”*_
_(HR Bukhary dengan Fathu al-Bary 10/118)_
.
Atau membaca doa berikut:
.
ﺃَﺳْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢَ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢِ ﺃَﻥْ ﻳَﺸْﻔِﻴَﻚَ
.
*As-alullaahal ‘azhiim, robbal ‘arsyil ‘azhiim, an yasyfiyaka (7x).*
.
_*“Aku mohon kepada Allâh Yang Maha Agung,Rabb yang menguasai Arsy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu (7x)”*_
_(Shahih Tirmidzi 2/210)_
.
Keterangan:
*Doa ini dibaca oleh orang yang menjenguk orang sakit, di dekat si sakit. Boleh dibaca agak keras sehingga si sakit ikut mendengar, boleh juga dengan suara pelan.*
.
اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ البَاسَ، اِشْفِ، أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
.
*Allaahumma robban-naas, adz-hibil baas, isyfi, antasy-syaafii, laa syifaa-a illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughoodiru saqoman.*
.
_*Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah As-Syafi (Sang Penyembuh), tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.*_
_(HR. Bukhari 5675 dan Muslim 2191)_
.
بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ شَئٍ يُؤْذِيكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اَللَّهُ يَشْفِيكَ، بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ
.
*Bismillaahi arqiika, min kulli syai-in yu’dziika, min syarri kulli nafsin au ‘ainin haasidin, allaahu yasyfiika, bismillaahi arqiika.*
.
_*Dengan nama Allah aku meruqyah-mu, dari semua yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa dan mata hasad, semoga Allah menyembuhkanmu, Dengan nama Allah aku meruqyah-mu.*_
_(HR. Muslim 2186, Turmudzi 972, Ibn Majah 3523.)_
.
Keterangan:
*Doa ini dibaca oleh orang yang menjenguk kepada si sakit.*
.
اَللَّهُمَّ اشْفِ عَبْدَكَ يَنْكَأُ لَكَ عَدُوًّا، أَوْ يَمْشِي لَكَ إِلَى صَلَاةٍ
.
*Allaahummasyfi ‘abdaka yanka-u laka ‘aduwwan, au yamsyii laka ilaa sholaah.*
.
_*Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu ini, dia yang melawan musuh-Mu, dan dia berjalan menuju shalat jamaah karena-Mu.*_
.
_(HR. Abu Daud dan dihasankan Al-Hafidz Ibn Hajar.)_
.
Hadis:
*Dari Abdullah bin Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila ada seseorang yang hendak mengunjungi orang sakit, maka hendaknya dia membaca: (doa di atas).*
.
Keterangan:
_*Dalam doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, terdapat unsur tawassul kepada Allah. Kita memohon kepada Allah agar menyembuhkan saudara kita yang sedang sakit, dengan menyebutkan amal shaleh orang tersebut. Ya Allah, dia orang baik, yang memiliki kebiasaan berjihad dan shalat jamaah. Andaikan tidak karena sakitnya, dia akan melakukan amalan itu. Inilah salah satu bentuk tawassul yang sesuai syariat.*_
.
*Doa-doa tersebut dibaca oleh penjenguk dan ditujukan kepada yang dijenguk.*
.
*3. Doa untuk orang sakit yang kemungkinan besar sakitnya tidak sembuh*
.
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲ، ﻭﺍﺭْﺣَﻤْﻨِﻲ، ﻭﺃَﻟْـﺤِﻘْﻨِﻲ ﺑﺎﻟﺮَّﻓِﻴﻖِ ﺍﻷﻋْﻠَﻰ
.
*Allaahummagh-fir lii warhamnii wa alhiqnii bir-rofiiqil a’laa.*
.
_*“Ya Allah ampunilah dosaku, berilah rahmat kepadaku dan pertemukan aku dengan surgamu”*_
_(H.R Bukhari 7/10)_
.
*Jika seseorang sudah merasakan dekatnya ajal, dia harus menjaga lisannya dan terus berdzikir dan memohon ampunan kepada Allah. Hindari keluh kesah, ingat dunia, ingat harta yang ditinggalkan, terus berdzikir dan memohon ampunan kepada Allah.*
.
_*Doa tersebut dibaca oleh orang yang sakit, atau boleh dengan melakukan dan membaca doa berikut:*_
.
ﺟَﻌَﻞَ ﺍﻟﻨَّﺒﻲُّ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋِﻨﺪَ ﻣَﻮْﺗِﻪِ ﻳُﺪْﺧِﻞُ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟـﻤَﺎﺀِ،ﻓَﻴَﻤْﺴَﺢُ ﺑِﻬِﻤَﺎ ﻭَﺟْﻬَﻪُ، ﻭﻳَﻘُﻮﻝُ: ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﺇِﻥَّ ﻟﻠﻤَﻮْﺕِ ﺳَﻜَﺮَﺍﺕٍ
.
_*“Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam di saat akhir hayatnya memasukkan kedua tangan beliau ke dalam air lalu mengusap wajahnya seraya membaca:*_
.
ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﺇِﻥَّ ﻟﻠﻤَﻮْﺕِ ﺳَﻜَﺮَﺍﺕٍ

*Laa ilaaha illallaah, inna lil mauti lasakaroot.*
.
_*Tiada tuhan yang pantas untuk diibadahi kecuali Allah, sesungguhnya kematian mempunyai sakaratnya”*.(HR Bukhari, Fathu al-Bari 8/144)_
.
Juga boleh membaca doa yang ini:
.
ﻟَﺎ ﺇﻟَﻪَ ﺇﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭﺍﻟﻠﻪُ ﺃﻛْﺒَﺮُ، ﻟَﺎ ﺇﻟَﻪَ ﺇﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ، ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻟَﺎﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ، ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻪُ ﺍﻟـﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟﺤَﻤْﺪُ، ﻟَﺎ ﺇﻟَﻪَ ﺇﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ، ﻭَﻟَﺎﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻟَﺎ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇﻻَّ ﺑﺎﻟﻠَّﻪِ
.
*Laa ilaaha illallaah wallaahu akbar, laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, laa ilaaha illallaah lahul mulku wa lahul hamdu, laa ilaaha illallaah wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.*
.
_*“Tiada Tuhan yang pantas diibadahi dengan benar kecuali Allah, Allah maha besar, tiada Tuhan yang pantas diibadahi kecuali Allah semata, tidak ada Tuhan yang pantas diibadahi kecuali Allah semata, tak ada sekutu baginya,tidak ada Tuhan yang pantas diibadahi kecuali Allah, Dia pemilik kerajaan dan pujian, tidak ada Tuhan yang pantas diibadahi kecuali Allah ,tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-pertolongan Allah”* (HR Sahih Tirmidzi 3/152)_
.
Keterangan:
.
*Hendaknya si sakit membaca dzikir ini dengan penuh merenungi maknanya, karena dia ucapannya direspon oleh Allah.Dzikir ini bisa dibaca kapan saja, dalam posisi apa saja.*
.
*Dari Abu Said al-Khudri dan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhuma, mereka berdua bersaksi bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:*
.
*Siapa yang mengucapkan: “Tidak ada _sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan Dia Maha Besar,” maka Tuhannya membenarkannya dengan berfirman: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Aku dan Aku Maha Besar.”*_
.
*Apabila dia mengucapkan: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata-mata Dia dan tiada sekutu bagi-Nya,” maka Allah berfirman: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Aku semata-mata Aku dan tiada sekutu bagi-Ku.”*
.
_*Jika dia mengucapkan: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah hanya milik-Nya kerajaan dan segala puji,” maka Allah berfirman: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Aku hanya milik-Ku kerajaan dan segala puji.”*_
.
*Dan jika dia membaca: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan tiada daya maupun kekuatan kecuali dengan Allah,” maka Allah menjawab: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Aku dan tiada daya maupun kekuatan kecuali dengan-Ku.”*
.
_*Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan sabdanya: Siapa yang membacanya ketika sedang sakit, kemudian dia mati maka neraka tidak akan memakannya.*_
.
اَللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الحَيَاةُ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الوَفَاةُ خَيْرًا لِي
.
*Allaahumma ahyinii maa kaanatil hayaatu khoiron lii, wa tawaffanii idzaa kaanatil wafaatu khoiron lii.*
.
_*Ya Allah, panjangkan usiaku jika hidup itu lebih baik bagiku atau wafatkanlah aku, jika mati itu lebih baik bagiku.*_
_(HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan yang lainnya.)_
.
Hadis selengkapnya:
_*Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian berangan-angan mati disebabkan musibah yang menimpanya. Kalaupun harus berangan-angan mati, hendaknya dia berdoa: (doa di atas).*_
.
Keterangan:
.
_*Orang yang sakit atau sedang mengalami musibah, tidak boleh berangan-angan mati, untuk mengakhiri musibah yang dia derita, baik karena sakit kronis atau cacat dalam tubuhnya.
Kalaupun terpaksa harus berangan-angan mati, karena tidak tahan dengan derita yang dia alami, hendaknya tidak meminta kematian, tapi pasrahkan urusan ini kepada Allah. Karena dia tahu hal terbaik untuk kita. Doa di atas merupakan bentuk kepasrahan hamba kepada Rab-nya Yang Maha Bijaksana.*_
.
*4. Membimbing talqin orang yang
sekarat*
.
*Yaitu dengan membimbing saudara yang sakit ketika tengah sekarat agar ia bisa mengucapkan “Laa Ilaaha Illallah”sebagaimana dalam hadist Nabi dikatakan:*
.
ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﺁﺧﺮ ﻛﻼﻣﻪ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ
.
_*“Siapa yang akhir ucapannya sebelum wafat mengatakan “laa ilaha illallah” maka ia masuk surga”*_
_(HR Sahih Tirmidzi 3/152)_
.
*Berdoa Agar Meninggal Khusnul Khotimah Dan Di Tempat Yang Mulia*
.
_*Salah satu praktek yang menjadi contoh dalam hal ini adalah doa Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu ketika hendak meninggal dunia.* Dari Ummul Mukminin, Hafshah binti Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Umar pernah berdoa:_
_*Ya Allah, anugerahkanlah untukku mati syahid di jalan-Mu, dan jadikan kematianku di negeri Rasul-Mu shallallahu ‘alaihi wa sallam.*_
_[HR. Bukhari secara mu’allaq dan dinyatakan maushul oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari.]_
.
*Itulah doa yang dicontohkan orang shaleh. Anda bisa berdoa serupa dengan itu, seperti minta khusnul khotimah, minta agar diwafatkan dalam kondisi beribadah, memohon agar diwafatkan dalam kondisi syahid, atau doa semacamnya.*
.
_*Anda juga bisa berdoa agar diwafatkan di tengah orang-orang shaleh. Karena ketika jenazah anda berada di tengah-tengah mereka, akan banyak orang shaleh, ahlut tauhid, yang mendoakan dan menshalati anda. Sebaliknya, kita memohon perlindungan dari Allah, agar tidak diwafatkan di tengah pemuja kubur. Karena jasad anda akan jadi bulan-bulanan banyak acara bid’ah yang tidak ada dalilnya.*_
.
*Bersikap Husnudzan Kepada Allah Menjelang Kematian*
.
_*Yang dimaksud husnudzan kepada Allah adalah sikap seorang hamba yang merasa yakin bahwa dia akan diampuni Allah Dzat yang Maha Kasih Sayang di detik-detik kematiannya. Sehingga dia lebih mengedepankan sikap berharap akan kemurahan dan rahmat Allah.*_
.
_Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan: *Saya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan pesan berikut, tiga hari sebelum beliau meninggal: Janganlah kalian mati, kecuali dalam keadaan berhusnudzan kepada Allah ‘azza wa jalla.* [ HR. Ahmad, Muslim, Ibn Hibban, dst.]…_
.
_Ibnu Mas’ud menuturkan: *Demi Allah, dimana tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia, tidaklah seseorang berusaha berbaik sangka kepada Allah, kecuali Allah akan memberikan apa yang dia harapkan. Karena semua kebaikan ada di tangan-Nya.*_
.
*Terkait dengan peribadatan kepada Allah, seorang hamba dituntut dua hal:*
.
_*Mengedepankan rasa takut terhadap ancaman dan hukuman Allah. Dengan perasaan ini, seorang hamba tidak akan mudah melakukan maksiat.*_


*Mengedepankan rasa harap terhadap rahmat dan kasih sayang Allah. Dengan perasaan ini, seorang hamba akan banyak memohon kepada Allah.*
.
_Fudhail bin Iyadh mengatakan: *Rasa takut itu lebih utama dari pada rasa harap, jika seorang hamba itu masih sehat. Tapi jika mendekati kematian maka rasa harap itu lebih afdhal dari pada rasa takut*_
.
Allahu a’lam.
.
*Beberapa kutipan doa-doa diatas diambil dari buku Hisnul Muslim Min Adzkari al-Kitab wa al- Sunnah oleh syaikh Dr Sa’id ibn Ali ibn Wahf al-Qahtany rahimahullah.*
.
Demikian, ketika menyertai kunjungan kita kepada saudara yang sakit dengan diiringi doa-doa yang dicontohkan oleh Nabi kita sallallahu alaihi wa sallam maka tentunya hal tersebut akan menjadi lebih afdhol dan memperbesar pahala kita, semoga bermanfaat.
Wallahu a’lam
Disusun oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ