*Seberapa Pentingkah Doa Kafaratul Majelis*
.

Doa Kafaratul Majelis-Ust.M.Abduh Tuasikal

Ebook
Doa Kafaratul Majelis

Klik untuk mengakses Buletin-Kajian-Kemang-Doa-Kafaratul-Majelis.pdf


*Ensiklopedi Adab Islam– ‘Abdul ‘Aziz bin Fathi-as-Sayyid Nada Jilid1(103Hlm)*

Klik untuk mengakses ensiklopedi-adab-islam-1.pdf


*Jilid2(110hlm)*

Klik untuk mengakses ensiklopedi-adab-islam-2.pdf


*Hukum dan Adab Islam*
https://drive.google.com/open?id=0BzDT5zrhbMyDWnVUeS1QVkQ4ckU
*PERADABAN ISLAM – (oleh: Dr. Mustafa As-Siba’i)*

Klik untuk mengakses peradaban-islam.pdf


http://bit.ly/peradabanislam_assibai
*Kumpulan Hadits Adab Dan Akhlak Seorang Muslim Muhammad bin Ismail al-Bukhari*
*Shahih al-Adab al-Mufrad Jilid 1 332Hlm*
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQSVVWeXcwdGNfWlE/view
*Shahih al-Adab al-Mufrad Jilid 2 360Hlm*
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQVFlSUnNVQUNoN2c/view
*Ringkasan Adab Islam*

Klik untuk mengakses 64-ringkasan-adab-islam-pdf1.pdf


*Kumpulan Doa dalam Al-Quran dan Sunnah (Hisnul Muslim)- Said bin Ali al-Qahthani (156.hlm)*
https://drive.google.com/file/d/0BzpXrhky82aCVWJrNDZPdmplMnM/view?usp=drivesdk
*Agar Allah Menjagamu-Doa dan Dzikir Selama Haji dan Umroh (103Hlm)*
https://s.id/g2ZJJ
*25 Doa dan Dzikir Agar Terhindar dari Malapetaka-Ustadz Sofyan*
Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
https://app.box.com/s/8i8na2n8a2zwfxjvuh5udoht4oa10e18
*20 Doa dan Dzikir Saat Wabah Melanda Disertai Berbagai Pelajaran dan Masalah Hukum-Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc (100Hlm)*
https://bit.ly/2XvV77c
*Soal-Jawab Adab – Adab Berdoa(456Hlm)*
https://drive.google.com/file/d/1i_d35AvtOspAYngNDVnA71QRtSvnWzZw/view
*Doa-Doa Mustajab Orang Tua Untuk Anaknya – Aulia Fadhli (174Hlm)*

Klik untuk mengakses indu08.pdf


*Fikih Doa & Dzikir 1 Set 2 Jilid-Penulis : Syaikh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin al-Badr*
*Fikih Doa & Dzikir Jilid 1(720hlm)*

Klik untuk mengakses FikihDoaDzikirJilid1.pdf


*Fikih Doa & Dzikir Jilid 2(662 hlm)*

Klik untuk mengakses FikihDoaDzikirJilid2.pdf


*Aplikasi Android Apa Doanya (400+ Doa,Dzikir Dari Al-Qur’an dan Hadits Shahih)*
https://app.box.com/s/t08vlxkh1ko2084kqf03j1vrbeyj14vu
*Kumpulan Doa dan Dzikir Nabawi Karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 297 Halaman*
https://drive.google.com/file/d/1StxpXS5HgYbhdBr8De8U96orFbQvo0Yx/view?usp=drivesdk
*Kumpulan Doa dan Dzikir Dalam Al-Quran dan Sunnah karya Prof. DR. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr 287 Halaman*
https://drive.google.com/file/d/1z4Wslh61UAntvdKEyfAcVl4RPJN9SJ-_/view?usp=drivesdk
*Hisnul Muslim Doa dan Dzikir Shahih dari Al-Quran dan Sunnah Karya Syaikh Sa’id bin Ali al-Qohton*
https://drive.google.com/file/d/1GUmySFS5vE5Zp5YnNcUj0uLffhGXetJ2/view?usp=drivesdk
*Kaidah Dalam Dzikir dan Doa*
https://archive.org/download/kaidahdzikirdoa/KAIDAH-KAIDAH%20DALAM%20BERIBADAH.pdf *Mujarobat Dzikir-Dzikir Penjagaan dan Perlindungan Dari Segala Sesuatu Menurut Al-Qur’an dan As Sunnah-Syaikh ‘Abdullah BinMuhammad As-Sad-han 50Hlm*

Klik untuk mengakses Mujarobat.pdf


*Kumpulan Doa Dan Dzikir – Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz(107Hlm)*

Klik untuk mengakses indu21.pdf


.
*Seberapa Pentingkah Doa Kafaratul Majelis*
.
*Saudara-saudariku sekalian yang mencintaiSunnah dan dicintai oleh Allah ‘Azza wa Jalla.. Tidak ada seorang hamba yang terbebas dari dosa, semua dari kita pernah dan pasti berdosa, Nabi shalAllahu ‘alaihi wasallam bersabda melalui sahabat Abu Huroiroh radhiAllahu ‘anhu*
.
ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﻧَﻔْﺴِﻲ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻟَﻮْ ﻟَﻢْ ﺗُﺬْﻧِﺒُﻮﺍ ﻟَﺬَﻫَﺐَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻜُﻢْ ﻭَﻟَﺠَﺎﺀَ ﺑِﻘَﻮْﻡٍ ﻳُﺬْﻧِﺒُﻮﻥَﻓَﻴَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓَﻴَﻐْﻔِﺮُ ﻟَﻬُﻢْ
.
*“Demi Dzat yang jiwaku di tangannya,seandainya kalian tidak berbuat dosa samasekali niscaya Allah akan memusnahkan kalian. Setelah itu Allah akan mengganti kalian dengan umat yang pernah berdosa, kemudian mereka-memohon ampunan kepada Allah dan Allah pun pasti akan mengampuni mereka”*
[HR Muslim 4936, Ahmad 7736]
.
*Dan diantara momen yang sering tidak kita sadari ketika berbuat dosa adalah majelis, entah itu rapat, arisan, atau pertemuan lainnya.Seringkali tanpa sadar ada yang membicarakan aib oranglain, jahil dan usil pada kawan, atau memalingkan majelis tersebut dengan canda tawa yang berlebihan hingga lalai dari ketaatan, wal’iyyadzubillah*
.
*Nabi shalAllahu ‘alaihi wasallam menerangkan bahwa majelis yang seperti itu pada hakikatnya adalah suatu hal yang dibenci dan pasti melahirkan penyesalan,*
.
ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﻗَﻮْﻡٍ ﻳَﻘُﻮﻣُﻮﻥَ ﻣِﻦْ ﻣَﺠْﻠِﺲٍ ﻟَﺎ ﻳَﺬْﻛُﺮُﻭﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓِﻴﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﻗَﺎﻣُﻮﺍ ﻋَﻦْﻣِﺜْﻞِ ﺟِﻴﻔَﺔِ ﺣِﻤَﺎﺭٍ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﻟَﻬُﻢْ ﺣَﺴْﺮَﺓً
.
*“Tidaklah suatu kaum yang bangkit dari suatu majelis dan tidak menyebut nama Allah dalam majelis tersebut, melainkan mereka bangkit dari tempat yang semisal dengan bangkai keledai,dan kelak akan menjadi penyesalan baginya
(di akhirat)”* [HR Abu Daud 4214]
.
*Lalu bagaimana solusinya? Apa yang harus diakukan agar kelalaian atau kesalahan di mejelis itu bisa dimaafkan dan tidak melahirkan penyesalan?*
.
Rasulullah ShalAllahu ‘alaihi wasallam bersabda;
.
ﻣَﻦْ ﺟَﻠَﺲَ ﻓﻲ ﻣَﺠْﻠِﺲٍ ، ﻓَﻜَﺜُﺮَ ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻐَﻄُﻪُ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻗَﺒْﻞَ ﺃﻥْ ﻳَﻘُﻮﻡَ ﻣِﻦْﻣَﺠْﻠِﺴِﻪِ ﺫَﻟِﻚَ : ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ، ﺃﺷْﻬَﺪُ ﺃﻥْ ﻻ ﺇﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃﻧْﺖَ ،ﺃﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮﺏُ ﺇﻟَﻴْﻚَ ، ﺇِﻻَّ ﻏُﻔِﺮَ ﻟَﻪُ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻓﻲ ﻣَﺠْﻠِﺴِﻪِ ﺫَﻟِﻚَ
.
*“Barangsiapa yang duduk di suatu majelis lalu banyak senda guraunya (kalimat yang tidak bermanfaat untuk akhiratnya) kemudian ia mengucapkan sebelum bangkit dari majelisnya itu, ‘SUBHAANAKALLAHUMMA WA BIHAMDIKA, ASY-HADU ALLA ILAHA ILLA ANTA, AS-TAGH-FIRUKA WA ATUUBU ILAIK’*
*(Mahasuci Engkau Wahai Allah dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Aku meminta ampun kepada-Mu-dan aku bertaubat kepada-Mu) Melainkan diampuni baginya dosa-dosa selama di-majelisnya itu”* [HR Tirmidzi 3355]
.
Ibnu Rojab Al-Hambali rahimahullah menjelaskan,
.
ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﺨﺘﻢ ﻣﺠﺎﻟﺴﻪ ﺑﻜﻔﺎﺭﺓ ﺍﻟﻤﺠﻠﺲ ،ﻭﺃﻣﺮ ﺃﻥ ﺗﺨﺘﻢ ﺍﻟﻤﺠﺎﻟﺲ ﺑﻪ، ﻭﺃﺧﺒﺮ ﺃﻧﻪ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻤﺠﻠﺲ ﻟﻐﻮﺍ ﻛﺎﻧﺖﻛﻔﺎﺭﺓ ﻟﻪ ، ﻭﺭﻭﻱ ﺫﻟﻚ ﻋﻦ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ
.
*“Nabi shalAllahu ‘alaihi wasallam menutupmajelisnya dengan doa Kafaratul majelis dan memerintahkan untuk menutup majelis dengannya, serta mengabarkan jika pada-majelis tersebut didalamnya terdapat perkara yang sia-sia(tidak bermanfaat) maka kaffarotul majelis dapat menggugurkan (dosanya), hal itu diriwayatkan oleh mayoritas sahabat”*
(Fathul Baari 3/345)
.
Dalam riwayat lain, disebutkan oleh Abu Barzah-radhiAllahu ‘anhu
.
ﻛَﺎﻥَ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝُ ﺑﺄَﺧَﺮَﺓٍ ﺇِﺫَﺍ ﺃﺭَﺍﺩَ ﺃﻥْ ﻳَﻘُﻮﻡَﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﺠْﻠِﺲِ : ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ، ﺃﺷْﻬَﺪُ ﺃﻥْ ﻻ ﺇﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃﻧﺖَﺃﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮﺏُ ﺇﻟﻴﻚَﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ : ﻳَﺎ ﺭﺳﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪ ، ﺇﻧَّﻚَ ﻟَﺘَﻘُﻮﻝُ ﻗَﻮْﻻً ﻣَﺎ ﻛُﻨْﺖَ ﺗَﻘُﻮﻟُﻪُ ﻓِﻴﻤَﺎ
ﻣَﻀَﻰ ؟ﻗَﺎﻝَ : ﺫَﻟِﻚَ ﻛَﻔَّﺎﺭَﺓٌ ﻟِﻤَﺎ ﻳَﻜُﻮﻥُ ﻓﻲ ﺍﻟﻤَﺠْﻠِﺲِ
.
*“Rasulullah ShalAllahu ‘alaihi wasallam ketikaberada di akhir (pertemuan) dan akan bangkit dari majelis mengucapkan* *‘SUBHAANAKAllahUMMA WA BIHAMDIKA,ASY-HADU ALLA ILAHA ILLA ANTA, AS-TAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIK’*
*(Mahasuci Engkau Wahai Allah dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Aku meminta ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu)*
*Lantas ada seseorang yang berkata; ‘Wahai Rosululloh, engkau mengucapkan ucapan yang belum pernah engkau ucapkan sebelumnya’*
*Beliau shalAllahu ‘alaihi wasallam menjawab;Itu adalah kaffaroh (penebus) dosa yang terjadi selama di dalam majelis’*
[HR Abu Daud 4217]
.
*Saudara-saudariku sekalian yang mencintaiSunnah dan dicintai oleh Allah ‘Azza wa Jalla, lihatlah bagaimana mulianya syariat Agama kita, dengan membaca doa kaffarotul majelis maka diampunilah kesalahan-kesalahan kita di majelis tersebut. Ini bukan hanya solusi yang tepat, tapi juga faedah yang besar, sayang sekali masih banyak diantara kita yang belum menyadari pentingnya doa ini. Kenapa ini termasuk doa yang penting?*
.
*Termasuk doa yang penting karena didalamnya terkumpul istighfar, taubat, dan pujian kepada Allah.* Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengatakan,
.
ﻭَﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮُ ﻳَﺘَﻀَﻤَّﻦُ ﺍﻟﺘَّﻮْﺣِﻴﺪَ ﻭَﺍﻟِﺎﺳْﺘِﻐْﻔَﺎﺭَ
.
*“Ini dzikir yang mengandung Tauhid dan Istighfar”* (Al-Fatawa Al-Kubro 5/236)
.
*Dengan mengetahui kandungan yang ada pada kaffarotul majelis Insya Allah kita akan lebih perhatian lagi untuk membacanya, apalagi ada lafal tauhid yang pasti memberatkan mizan (timbangan) pahala kita semua. Hal ini menjadi sangat penting karena ada pemahaman yang keliru sebagian masyarakat kita, yakni menganggap bahwa majelis yang tercela dan butuh kaffaroh (penebusan) adalah majelis yang tidak disebut nama Allah didalamnya saja, sehingga kalau ada majelis yang disebutkan nama Allah didalamnya tidak perlu ditutup dengan doa kaffarotul majelis.*
.
Syeikh Sholih Al-‘Ushoimi hafidzohulloh menerangkan pembahasan ini dalam Al-Adabu Al-‘Asyaroh ;
.
ﻓﻤﻦ ﺍﻟﺨﻄﺈ ﺗﻮﻫﻢ ﺃﻧﻪ ﻻﻳﺆﺗﻰ ﺑﻬﺎ ﺇﻻ ﻣﻊ ﻭﺟﻮﺩ ﻏﻠﻂ ﻭﻟﻐﻂ ﻓﻲﺍﻟﻤﺠﻠﺲ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺆﺗﻰ ﺑﻬﺎ ﻣﻄﻠﻘﺎ، ﻭﺟﻌﻞ ﻟﻬﺎ ﻫﺬﺍ ﺍﻹﺳﻢ ﻣﻼﺣﻈﺔ ﻟﺤﺎﻝﺍﻟﺨﻠﻖ ﻓﻲ ﻣﺠﺎﻟﺴﻬﻢ
.
*“Termasuk kesalahan adalah mengumpamakan tidak perlunya kaffarotul majelis kecuali jika terdapat kesalahan dan keributan (perkara sia-sia, tidak dengan penyebutan nama Allah) dalam majelis, maka sejatinya diperlukan kaffarotul majelis itu secara mutlaq, dijadikannya nama kaffaroh(penebusan) itu sebagai pengawasan terhadap keadaan makhluk dalam majelis-majelis mereka”* (Syarhu Al-Aadabi Al-‘Asyaroh, Adab ke- 8)
.
*Sudah hafal doa kaffarotul majelis? Coba-doa akhir majelis yang lain. Selain doa kaffarotul majelis yang kita sebutkan diatas, ada juga doa lain yang dicontohkan Nabi shalAllahu ‘alaihi
wasallam kepada kita untuk dibaca di akhir-majelis.*
.
*Sebagaimana disampaikan sahabat Ibnu ‘Umar radhiAllahu ‘anhuma, ia mengatakan; “Jarang sekali Rasulullah ShalAllahu ‘alaihi wasallam berdiri dari suatu majelis sampai beliau berdoa dengan doa-doa ini;*
.
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻗْﺴِﻢْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺧَﺸْﻴَﺘِﻚَ ﻣَﺎ ﺗَﺤُﻮﻝُ ﺑِﻪِ ﺑَﻴْﻨَﻨَﺎ ﻭَﺑَﻴْﻦَ ﻣَﻌَﺎﺻِﻴﻚَ ، ﻭَﻣِﻦْﻃَﺎﻋَﺘِﻚَ ﻣَﺎ ﺗُﺒَﻠِّﻐُﻨَﺎ ﺑِﻪِ ﺟَﻨَّﺘَﻚَ ، ﻭَﻣِﻦَ ﺍﻟْﻴَﻘِﻴﻦِ ﻣَﺎ ﺗُﻬَﻮِّﻥُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﻣَﺼَﺎﺋِﺐَﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ، ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻣَﺘِّﻌْﻨَﺎ ﺑﺄﺳْﻤَﺎﻋِﻨﺎ ، ﻭَﺃَﺑْﺼَﺎﺭِﻧَﺎ ، ﻭﻗُﻮَّﺗِﻨَﺎ ﻣَﺎ ﺃﺣْﻴَﻴْﺘَﻨَﺎ ،ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﺍﻟﻮﺍﺭﺙَ ﻣِﻨَّﺎ ، ﻭَﺍﺟْﻌَﻞْ ﺛَﺄﺭَﻧَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﻦْ ﻇَﻠَﻤَﻨَﺎ ، ﻭَﺍﻧْﺼُﺮْﻧَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﻦْﻋَﺎﺩَﺍﻧَﺎ ، ﻭَﻻَ ﺗَﺠْﻌَﻞْ ﻣُﺼﻴﺒَﺘَﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺩِﻳﻨِﻨَﺎ ﻭَﻻَ ﺗَﺠْﻌَﻞِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺃَﻛْﺒَﺮَ ﻫَﻤِّﻨَﺎ ،ﻭَﻻَ ﻣَﺒْﻠَﻎَ ﻋِﻠْﻤِﻨَﺎ ، ﻭَﻻَ ﺗُﺴَﻠِّﻂْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﻣَﻦْ ﻻَ ﻳَﺮْﺣَﻤُﻨَﺎ
.
*‘AllahUMMAQSIM LANAA MIN KHOSY-YATIKAMAA TAHUULU BIHI BAYNANAA WA BAYNA MA’AASHIK, WA MIN THOO’ATIKA MAA TUBALLIGHUNAA BIHI JANNATAK, WA MINAL YAQIINI MAA TUHAWWINU ‘ALAYNAA MASHOO-IBAD DUNYAA.*
*ALLAHUMMA MATTI’NA BI ASMAA’INAA WA AB-SHORINAA,WA QUWWATINAA MAA AHYAYTANAA, WAJ’ALHUL WAARITSA MINNAA, WAJ’AL TSA’RONAA ‘ALA MAN ZHOLAMANAA, WAN-SHURNAA ‘ALAA MAN ‘AADAANAAA,WA LAA TAJ’AL MUSHIBATANAA FII DIININAA WA LAA TAJ’ALID DUNYAA AKBARO HAMMINAA, WA LAA MAB-LAGHO ‘ILMINAA, WA LAA TUSALLITH ‘ALAYNAA MALLAA YARHAMUNAA’.*
.
*(Yaa Allah, berikanlah kepada kami rasa takutkepada-Mu sebagai penghalang untuk bermaksiat kepada-Mu, dan berikanlah kami-ketaatan kepada-Mu sebagai jalan yang menyampaikan kami ke surga-Mu, dan berikanlah kami keyakinan kepada-Mu sebagai penenang bagi kami atas musibah dunia yang-menimpa.*
*Yaa Allah, berikanlah kenikmatan pada pendengaran kami, penglihatan kami, dan kekuatan pada kami selama Engkau memberikan kehidupan bagi kami, dan jadikanlah kenikmatan tersebut terus-menerus bagi kami. Balaskanlah dendam kami terhadap orang-orang yang telah menzalimi kami dan menangkanlah kami atas orang-orang yang memusuhi kami, janganlah Engkau menjadikan musibah pada kami menimpa agama kami, dan janganlah Engkau menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesar bagi kami, tidak menjadi tujuan ilmu kami, dan janganlah Engkau memberikan kekuasaan atas kami kepada orang yang tidak menyayangi kami (orang kafir, munafik, fasik dan dzolim)”*
[HR Tirmidzi 3424]
.
*Ini adalah doa yang kaya akan makna.Didalamnya disebutkan bahwa rasa takut pada Allah-lah yang dapat menghalangi seseorang dari maksiat, bahwa ketaatan seseorang yang ikhlas karena Allah-lah yang dapat-mengantarkan pada surga, bahwa keyakinan terhadap ketentuan Allah-lah yang akan melahirkan kesabaran dalam menghadapi ujian dunia, dan sebagainya. Sungguh ini adalah doa yang harus kita hafal bersama.*
.
*Karenanya ikhwatal iman ahabbakumulloh, saudara-saudariku sekalian yang mencintai-Sunnah dan dicintai oleh Allah ‘Azza wa Jalla .. Kita semua pasti tidak ingin merugi dan dianggap sebagai orang yang tidak-memaksimalkan waktu atau kesempatan, maka jadikanlah akhir dari majelis-majelis yang kita ikuti selalu ditutup dengan lafal yang mengandung istighfar, pujian, tauhid, serta doa*
.
*Semoga Allah memberi kelembutan hati dan kesadaran pada kita untuk tidak melupakan doa kaffarotul majelis.*
Wallahu A’lam Bisshowab.
Ditulis oleh:
Ustadz Rosyid Abu Rosyidah ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ