Mengungkap Dusta Akhir Zaman [Part 1]
(Meluruskan Cocoklogi Ustadz Dzulkifli)
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.
1.Hati Hati Dengan Ruwaibidhah

Hati-Hati Dengan Ruwaibidhah


2.Hati-hati Mengambil Sumber Ilmu •

Hati-hati Mengambil Sumber Ilmu


3.Awas Ruwaibidhah
http://abumushlih.com/awas-ruwaibidhah.html/
4.Apa itu Ruwaibidhah
http://www.fotodakwah.com/2017/12/apa-itu-ruwaibidhah.html
5. Ruwaibidhah
https://almanhaj.or.id/3171-32-34-lenyapnya-orang-orang-shalih-orang-orang-hina-diangkat-sebagai-pemimpin.html
6. Akhir Zaman

Fitnah Akhir Zaman


7. Menghadapi Fitnah Akhir Zaman

Menghadapi Fitnah Akhir Zaman


8.Bagaimana Seharusnya Seorang Bicara Berdasarkan Ilmunya
https://www.firanda.com/index.php/artikel/wejangan/29-wasiat-ke-3-tentang-bagaimanakah-seharusnya-seorang-berbicara-berdasarkan-ilmunya
7. Kisah Hakim Tauma dan Kejahilan
https://kangaswad.wordpress.com/2018/05/16/kisah-al-hakim-tauma-dan-kejahilan/
.
ISTRI-ISTRI AKHIR ZAMAN-Ustadz Zainal Abidin, Lc, MM
http://bit.ly/37zwuZp
Tantangan Keluarga Akhir Zaman – Ustadz Nizar Saad Jabal,Lc,M.Pd. 37Mb
https://drive.google.com/file/d/1HWEks1uTkiBrj3dA4BEe72MrcNjME8p_/view?usp=drivesdk

Mewaspadai Fitnah di Zaman Milenial, Ustadz Abu Faynan NuruddinAl-Makky),
Keterasingan Sunnah di Zaman Ini – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc.(22Mb)
https://app.box.com/s/0x155mdiiskbzkd1aydr5czh0x1mk7v4

Fitnah Akhir Zaman, Ustadz Farhan Abu Furaihan),Sesi1Sesi2


Stop.. Di Akhir Zaman Penuh Fitnah ini Hati-hatilah Dalam Menyebarkan Berita – Ustadz Harits 16Mb
https://app.box.com/s/i71lvw0dsimwa2x5sf70yu0cilk1bir8
Syubhat Zaman Now – Ustadz Harits Abu Naufal 33Mb
https://app.box.com/s/b2cuu2u3zyvs8sm86rlqpkcbs6by43bu
Syubhat Zaman Now Bag.2 – Ustadz Harits Abu Naufal 15Mb
https://app.box.com/s/28hckdw5z8qxmfq3kvf30umsdl2g4zir
.
Ebook
*Kiamat Di Ambang Pintu( Telaah Kritis Atas Buku \”Huru-Hara Akhir Zaman\”) Penulis: Aslam Karsorejo*

Klik untuk mengakses %5BAslam%20Karsorejo%5D%20Kiamat%20di%20Ambang%20Pintu.pdf


*malapetaka akhir zaman – syaikh abdullahbin abdurrahman al-jibrin 47Hlm*

Klik untuk mengakses MalapetakaAkhirZaman-SyaikhAbdullahBinAbdurrahmanAl-jibrin.pdf


*Turunnya Nabi Isa di Akhir Zaman-Muhammad Abduh Tuasikal(45Hlm)*
https://www.dropbox.com/s/29ex212nji0fbh6/Buku%20Gratis%20-%20Turunnya%20Nabi%20Isa.pdf?dl=1
http://bit.ly/turunnyaNabiIsaRumaysho
*Prediksi Akhir Zaman-Ust.M.Abduh Tuasikal 70Hlm*
https://app.box.com/s/6qqibrpef7xbalejnmf8g1oqewbaes3m
https://www.dropbox.com/s/exairailh2y9j3s/Buku%20Gratis%20-%20Prediksi%20Akhir%20Zaman.pdf?dl=1
*Dajjal, Fitnah Besar Akhir Zaman(84Hlm)*
http://bit.ly/dajjalRumaysho
https://www.dropbox.com/s/y1g6h7chog8znee/Buku%20Gratis%20-%20Dajjal,%20Fitnah%20Besar%20Akhir%20Zaman.pdf?dl=1
*Tanda Kiamat Besar*

Klik untuk mengakses 69-tanda-kiamat-besar-pdf.pdf


*Iman Kepada Hari Akhir*

Klik untuk mengakses 83-iman-kepada-hari-akhir-pdf.pdf


*Tanda Tanda Hari Kiamat*

Klik untuk mengakses 13-tanda-tanda-hari-kiamat.pdf


*Beriman Kepada Hari Akhir dan Pengaruhnya Kepada Seorang Muslim-Abdullah bin Hamid*
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-71.pdf
*Hari Akhir*
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-35.pdf
https://drive.google.com/open?id=0BzDT5zrhbMyDQ1FWQTNXd0x6dTg
*Berita Alam Gaib Sebelum dan Sesudah HariKemudian.Ustadz Musnnif Effendie*
https://drive.google.com/file/d/0BzDT5zrhbMyDOVlMYVZSVHFjMnc/view
*Al ZAADUL MA’AD – Bekal Perjalanan Ke Akhirat Ibnu Qayyim AlJauziyyah 432Hlm*

Klik untuk mengakses ZAADUL%20MAAD%20-%20Bekal%20Perjalanan%20Ke%20Akhirat%20%20Ibnu%20Qayyim%20full.pdf


*Bekal Terbaik Demi Menyongsong Kehidupan Akhirat-Hakam Bin Adil Zamo An Nuwairy89Hlm*

Klik untuk mengakses id_terjemahan_fikri.pdf


*Kedahsyatan Setelah Kematian-Dr. Abu Hafizhah Irfan,MSI50Hlm*

Klik untuk mengakses 165.-kedahsyatan-setelah-kematian-isi.pdf


*Dahsyatnya Hari Kiamat-Dr. Abu Hafizhah Irfan,MSI 60Hlm*

Klik untuk mengakses 142-dahsyatnya-hari-kiamat-pdf.pdf


*Hari Kiamat*
https://www.box.com/s/fc8b7887620a138a4a4f
*Pejalanan Panjang Setelah Kematian”, Syarah kitab “Lum’atul I’tiqad”-Syaikh Utsaimin*

Klik untuk mengakses Perjalanan-Panjang-Setelah-Kematian.pdf


*Tanda-Tanda Hari Kiamat: Munculnya Imam-Mahdi*
https://www.box.com/s/9b8e0c31bcda475907af
*Tanda-Tanda Hari Kiamat: Keluarnya Dajjal*
https://www.box.com/s/3b6cd112599b5880a422
*Tanda-TandaHari Kiamat : Turunnya Nabi Isa*
https://www.box.com/s/9d0484c890e96212110d
*Tanda Hari Kiamat: Keluarnya Ya’juj dan-Ma’juj*
https://www.box.com/s/9cc462a475a2060f2d75
بسم الله الرحمن الرحيم

.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
GABUNG GRUP WA DAKWAH SUNNAH DAN BIMBINGAN ISLAM
IKHWAN
https://chat.whatsapp.com/FQuJdk6n3rv28Lx0x1pJq7
AKHWAT
https://chat.whatsapp.com/JHqH7FbZoQeJAKJtgqsRv0
=..

Mengungkap Dusta Akhir Zaman [Part 1]
(Meluruskan Cocoklogi Ustadz Dzulkifli)
•=====•=====•=====•=====•=====•

.

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
‎” يكون في آخر الزمان دجالون كذابون يأتونكم من الأحاديث بما لم تسمعوا أنتم ولا آباؤكم ، فإياكم وإياهم ، لا يضلونكم ولا يفتنونكم ”
.
“Akan datang di akhir zaman para Dajjal pendusta, mereka datang kepada kalian membawa hadits-hadits yang tidak pernah kalian dengarkan dan tidak pernah pula didengarkan oleh bapak-bapak kalian, maka waspadalah kalian dari mereka, jangan sampai mereka menyesatkan kalian dan jangan sampai mereka membuat fitnah di tengah kalian” (HR Muslim)
.

Asy-Syaikh al-‘Allaamah Mulla Ali bin Sulthaan bin Muhammad al-Qhaariy -rahimahullahu- berkata dalam kitabnya Mirqhaat al-Mafaatiih Syarh Misykaat al-Mashaabiih:
.
‎- ( وعن أبي هريرة ) : – رضي الله عنه – ( قال : قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم – : ( يكون في آخر الزمان ) ، أي : آخر زمان هذه الأمة ( دجالون ) : من الدجل وهو التلبيس جمع الدجال ، وهو كثير المكر والتلبيس . ، أي : الخداعون . يعني : سيكون جماعة يقولون للناس : نحن علماء ومشايخ ندعوكم إلى الدين وهم ( كذابون ) : في ذلك ( يأتونكم من الأحاديث بما لم تسمعوا أنتم ولا آباؤكم ) ، أي : يتحدثون بالأحاديث الكاذبة ويبتدعون أحكاما باطلة واعتقادات فاسدة
.

Akan datang di akhir zaman, maksudnya akhir zaman ummat ini, (Dajjaalun) dari kata “Ad-Dajlu” bermakna talbis, bentuk pluralnya adalah ad-Dajjaal bermakna; banyak makar dan talbis, maksudnya para pembuat makar dan tipu daya, yakni akan datang nanti sekelompok orang yang berkata kepada manusia: “kami adalah ulama dan masyayikh, kami mengajak kalian kepada agama”, padahal mereka adalah para pendusta dalam hal it
u,
.
‎ ( يأتونكم من الأحاديث بما لم تسمعوا أنتم ولا آباؤكم )
.
mereka datang kepada kalian membawa hadits-hadits yang tidak pernah kalian dengarkan dan tidak pernah pula didengarkan oleh bapak-bapak kalian”
.
Maksudnya; mereka menceritakan kepada kalian hadits-hadits dusta(palsu) dan mereka mengada-adakan hukum-hukum yang bathil dan keyakinan-ketakinan yang rusak.”

(Mirqhaat al-Mafaatiih Syarh Misykaat al-Mashaabiih: 1/239, Kitab al-Iman, Bab al-I’tishaam bil Kitaabi Wa as-Sunnah, penjelasan hadits no. 154)
.

Video pada tautan berikut ini adalah salah satu kedustaan dari sekian banyak kedustaan dan cocoklogi ustadz Dzulkifli -hadaahullahu-, semoga tulisan ini sampai kepadanya dan menjadi sebab dia bertaubat kepada Allah Ta’aala, Aamiin.

Meramal Perkara Ghaib:
.

Mari kita simak cocoklogi ustadz Dzulkifli -hadaahullahu- berikut ini:

.
Kita lihat nanti bulan Ramadhan masih di larang ga orang melaksanakan ibadah umroh, kita lihat nanti, kalau masih dilarang lampu kuning dah tuh, itu kuncinya, lampu kuning. Kalau berkepanjangan larangan ini sampai ke musim haji, demi Allah itu lampu merah, bila sampai ke musim haji orang terhalang melaksanakan ibadah, demi Allah pencipta langit dan bumi, saya nyatakan di depan bapak ibu semua seluruh bumi akan mengalami bencana-bencana alam yang paling mengerikan, jadi tandanya nanti di bulan Ramadhan.
.
Ustadz, tidak terjadi! Alhamdulillah kita sujud syukur bersama-sama, bererti Allah masih sayang kepada kita, Allah masih beri kesempatan bagi kita untuk memperbanyak amal Shalih, tapi kalau ternyata Ramadhan tetap dilarang, awas lampu kuning, kalau sampai larangan ini berlaku sampai haji maka hadits Nabi ini terwujud “akan ada tahun di mana umatku terhalang melaksanakan ibadah haji dan umroh” jika demikian inilah zamannya kita akan menyaksikan bencana-bencana alam yang paling mengerikan serentak di seluruh dunia, tau ga bapak ibu? Penstabil bumi ini adalah tanah haram, poros bumi ini ke Sidratul Muntaha adalah Ka’bah, pengimbang bumi adalah orang-orang thawaf sekitar Masjidil haram, hawa dosa kegelapan maksiat yang dihasilkan oleh para pelaku-pelaku dosa dari orang-orang kafir, orang musyrik orang munafik, orang dzolim orang fasik orang mujrim dan seluruh orang-orang atheis segala macamnya, itu mengeluarkan hawa hitam yang membuat bumi mengutuk, yang membuat langit tidak menerima, yang membuat laut berdoa kepada Allah izinkan kami ya Allah menjadi penyalur adzabmu kepada makhluk-makhluk-Mu yang durhaka kepada-Mu, setiap pelaku dosa mengeluarkan hawa hitam yang mengerikan Pak dan ini membuat bumi tidak rela Allah dimaksiati, bumi berdoa kepada Allah, yang membuat laut tidak rela Allah dimaksiati, laut pun berdoa kepada Allah minta izin kepada Allah agar Allah izinkan mereka mentsunamikan bumi ini, udara juga tidak rela untuk dihirup, langit juga mengutuk minta izin kepada Allah agar turun petir segala macamnya, ibadallah yang kami muliakan, selama ini Allah masih tahan-tahan tapi ini akhir zaman, Allah takkan tahan lagi, nah yang mampu menjinakkan bumi adalah selama orang masih thawaf di sekitar Ka’bah, selama orang masih umroh ke Masjidil Haram, pahala di sana dikalilipatkan oleh Allah seratus ribu kali lipat, supaya mampu mengimbangi hitamnya hawa dosa yang diciptakan oleh manusia-manusia yang jahat, ketika hawa bumi yang begitu putih dan bersih keluar dari amal Shaleh orang-orang yang beramal di tanah haram maka itulah yang menstabilkan bumi ini Pak, ini penyeimbangnya, tapi sekarang orang sudah dilarang untuk melaksanakan ibadah ke tanah suci gara-gara virus Corona, hamba-hamba Allah yang kami muliakan, maka bencana apa yang akan dialami oleh kita? Saya khawatir kalau ini panjang dan lama, kalau sempat sampai Ramadhan sudah lampu kuning akan dimulai berbagai-macam kegaduhan yang dahsyat dan bencana-bencana yang hebat dan kalau sampai musim haji, selesai sudah! Siap-siaplah kita bertemu dengan Allah dalam berbagai bencana besar yang akan terjadi, perbanyak amal Shalih dari sekarang kuatkan doa kuatkan doa ya Allah hentikan Corona ya Allah, selamatkan kami dari bencana ya Allah, selamatkan iman kami ya Allah, wahai bapak ibu yang kami muliakan, dan kalau Allah hentikan Allahu Rahman Allahu Rahim Allah yang Maha menjaga dan memelihara kita, tapi kalau masih berkepanjangan inilah hadits Nabi yang jadi kenyataan, dan di waktu yang bersamaan, kelangkaan pakan terjadi, apa yang saya katakan tadi, kelaparan merata di mana-mana, orang akan menjadi brutal dan membunuh demi makan minum, dan saat itu solusi bagi orang-orang yang beriman adalah kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam…
Wahai bapak ibu, bererti tak lama lagi hantaman meteor menabrak bumi dan ini menimbulkan Dukhaan tanda besar kiamat yang pertama.”
.
Tanggapan:

Perhatikan kalimat:
Selama ini Allah masih tahan-tahan tapi ini akhir zaman, Allah takkan tahan lagi”
.
Ini adalah ucapan yang sangat berbahaya dan termasuk berdusta atas nama Allah!
Allah Berfirman:
.
‎يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
.

Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.
.
‎اِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوْۤءِ وَالْفَحْشَاۤءِ وَاَنْ تَقُوْلُوْا عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
.
Sesungguhnya (setan) itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah.
.

Al-Imam Ibnu Katsir -rahimahullahu- berkata:
.
‎وقوله : ( إنما يأمركم بالسوء والفحشاء وأن تقولوا على الله ما لا تعلمون ) أي : إنما يأمركم عدوكم الشيطان بالأفعال السيئة ، وأغلظ منها الفاحشة كالزنا ونحوه ، وأغلظ من ذلك وهو القول على الله بلا علم ، فيدخل في هذا كل كافر وكل مبتدع أيضا
.
Firman Allah “Sesungguhnya (setan) itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah.” Maksudnya adalah; Setan musuh kalian itu menyuruh kalian melakukan perbuatan jelek, dan yang lebih parah darinya adalah perbuatan faahisyah (perbuatan keji) seperti zina dan yang semisalnya, dan Lebih parah dari itu adalah berbicara atas nama Allah tanpa ilmu, masuk dalam hal ini setiap kafir dan juga setiap ahli bid’ah.” (Tafsir Ibnu Katsir)
.

Berbicara tanpa ilmu adalah dosa, sehingga ucapan sang ustadz:
“setiap pelaku dosa mengeluarkan hawa hitam yang mengerikan Pak dan ini membuat bumi tidak rela Allah dimaksiat”
.

Sebenarnya sedang menyinggung diri sendiri.
Dari ucapan di atas, ada tiga syubhat atau kengawuran yang harus diluruskan:
1. Meramal terjadi hari kiamat
2. Penstabil atau penjinak bumi adalah ka’bah dan orang yang tawaf
3. Hantaman meteor menyebabkan Dukhaan

.

  • Syubhat Pertama:


Ketika Ramadhan tahun ini (tahun 2020) kaum muslimin terhalangi umroh bererti lampu kuning akan terjadi kiamat dan bila sampai musim haji kaum muslimin terhalangi berhaji, bererti lampu merah terjadi hari kiamat.

.

  • Bantahan:


Inilah repotnya jika seseorang menafsirkan hadits sesuai hawa nafsunya, akhirnya jadi seperti dukun menebak-nebak perkara ghaib, dan ini termasuk berbicara tanpa ilmu.

.

Allah Ta’aala berfirman:
.
‎قُل لَّا يَعْلَمُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ (65)
.
Katakanlah (Muhammad), “Tidak ada sesuatupun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah. Dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.” (An-Naml:65)
.

Al-Imam Ibnu Katsir -rahimahullahu- berkata:
.
‎قول تعالى آمرا رسوله – صلى الله عليه وسلم – أن يقول معلما لجميع الخلق : أنه لا يعلم أحد من أهل السموات والأرض الغيب . وقوله : ( إلا الله ) استثناء منقطع ، أي : لا يعلم أحد ذلك إلا الله عز وجل ، فإنه المنفرد بذلك وحده ، لا شريك له ، كما قال : ( وعنده مفاتح الغيب لا يعلمها إلا هو ) الآية [ الأنعام : 59 ] ، وقال : ( إن الله عنده علم الساعة وينزل الغيث ويعلم ما في الأرحام وما تدري نفس ماذا تكسب غدا وما تدري نفس بأي أرض تموت إن الله عليم خبير ) [ لقمان : 34 ] ، والآيات في هذا كثيرة .
.

Firman Allah Ta’aala memerintahkan Rasul-Nya -shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengajarkan kepada seluruh makhluk, bahwasanya tidak seorangpun penduduk langit dan bumi yang mengetahui perkara ghaib, dan firman Allah “kecuali Allah” sebagai pengecualian yang terputus, maksudnya; tidak Yang Mengetahui perkara ghaib itu kecuali Allah semaya, Raka ada seluruh bagi-Nya, sebagaimana fiman Allah:
.
‎وعنده مفاتح الغيب لا يعلمها إلا هو
.
“Dan kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya; tidak ada yang mengetahui selain Dia” (Al-An’aam: 59)
.
Dan firman-Nya:
.
‎ إن الله عنده علم الساعة وينزل الغيث ويعلم ما في الأرحام وما تدري نفس ماذا تكسب غدا وما تدري نفس بأي أرض تموت إن الله عليم خبير
.
Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.(Luqman:34)

.
Dan ayat-ayat tentang perkara ini sangat banyak.” (Tafsir Ibnu Katsir)
.
Serampangan menafsirkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, berikut haditsnya:
.
‎لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لاَ يُحَجَّ البَيْتُ
.
Tidak akan terjadi hari kiamat sampai tidak ada lagi orang berhaji ke Baitullah
.
Penjelasan:
Al-Imam al-Bukhariy berkata dalam kitab Shahihnya:
.
‎حَدَّثَنَا أَحْمَدُ ، حَدَّثَنَا أَبِي ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ ، عَنِ الحَجَّاجِ بْنِ حَجَّاجٍ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عُتْبَةَ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَيُحَجَّنَّ البَيْتُ وَلَيُعْتَمَرَنَّ بَعْدَ خُرُوجِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ ، تَابَعَهُ أَبَانُ ، وَعِمْرَانُ عَنْ قَتَادَةَ ، وَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ ، عَنْ شُعْبَةَ قَالَ : لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لاَ يُحَجَّ البَيْتُ ، وَالأَوَّلُ أَكْثَرُ ، سَمِعَ قَتَادَةُ ، عَبْدَ اللَّهِ ، وَعَبْدُ اللَّهِ ، أَبَا سَعِيدٍ
.
Telah menceritakan kepada kami Ahmad, dia berkata terlalu menceritakan kepada kami Ibrahim, dari al-Hajjaj bin Hajjaj dari Qatadah dari Abdullah bin Abi Utbah dari Ibnu Said al-Khudriy -radhiyallahu ‘anhu-, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
‎لَيُحَجَّنَّ البَيْتُ وَلَيُعْتَمَرَنَّ بَعْدَ خُرُوجِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ
.
“Sesungguhnya pasti akan dilaksanakan haji dan umroh di Baitullah setelah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj”
.

Sanad hadits ini diikuti oleh Abaan dan Imran dari Qatadah.
.

Dan Abdurrahman (bin Mahdi) berkata dari Syu’bah, ia berkata:
.
لا تقوم الساعة حتى لا يحج البيت
.
“Tidak akan terjadi hari kiamat sampai tidak ada lagi orang berhaji ke Baitullah”
.
Hadits pertama lebih banyak, Qatadah mendengarkan dari Abdullah, dan Abdullah mendengarkan dari Abu Sa’id.””
(HR. Al-Bukhariy, no. 1528)
.

Al-Hafidz Ibnu Hajar al-‘Asqalaaniy -rahimahullahu- berkata:
.
‎قَوْلُهُ لَيُحَجَّنَّ بِضَمِّ أَوَّلِهِ وَفَتْحِ الْمُهْمَلَةِ وَالْجِيمِ .
‎ قَوْلُهُ تَابَعَهُ أَبَانُ وَعِمْرَانُ عَنْ قَتَادَةَ أَيْ عَلَى لفظ الْمَتْن فَأَما مُتَابعَة أبان وَهُوَ بن يَزِيدَ الْعَطَّارُ فَوَصَلَهَا الْإِمَامُ أَحْمَدَ عَنْ عَفَّانَ وَسُوَيْدُ بْنُ عَمْرٍو الْكَلْبِيُّ وَعَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ ثَلَاثَتُهُمْ عَنْ أَبَانَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ.
‎وَأَمَّا مُتَابَعَةُ عِمْرَانَ وَهُوَ الْقَطَّانُ فَوَصَلَهَا أَحْمَدُ أَيْضًا عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ وَهُوَ الطَّيَالِسِيُّ عَنهُ وَكَذَا أخرجه بن خُزَيْمَةَ وَأَبُو يَعْلَى مِنْ طَرِيقِ الطَّيَالِسِيِّ وَقَدْ تَابَعَ هَؤُلَاءِ سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ أَخْرَجَهُ عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ رَوْحِ بْنِ عُبَادَةَ عَنْهُ وَلَفْظُهُ إِنَّ النَّاسَ لَيَحُجُّونَ وَيَعْتَمِرُونَ وَيَغْرِسُونَ النَّخْلَ بَعْدَ خُرُوجِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ قَوْله فَقَالَ عبد الرَّحْمَن يَعْنِي بن مَهْدِيٍّ .
.
Sabda beliau yang berbunyi لَيُحَجَّنَّ “Sesungguhnya pasti akan dilaksanakan ibadah Haji”, dengan mendhammahkan huruf pertama (yaitu huruf Yaa) dan difathahkan huruf kedua (yaitu Haa) dan huruf Jiim
.
Maksud ucapan al-Bukhariy:
diikuti oleh Abaan dan Imran dari Qatadah”, maksudnya dari sisi lafadz matannya, adapun mutaba’ahnya Abaan Ibnu Yazid al-‘Aththaar itu disambung oleh al-Imam Ahmad dari jalur ‘Affaan, Suwaid bin Amr al-Kalbiy dan Abdush Shamad bin Abdul Waarits, ketiga-tiganya dari Abaan, kemudian dia menyebutkan yang semisalnya. Adapun mutabaahnya Imraan al-Qaththaan, juga disambung oleh al-Imam Ahmad dari jalur Sulaiman bin Daud ath-Thayaalisiy darinya, demikian pula diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Abu Ya’laa dari jalur ath-Thayaalisiy, mereka semua diikuti riwayatnya oleh Sa’iid bin Abu ‘Arubah dari Qatadah yang diriwayatkan oleh Abdu bin Humaid dari Rauh bin ‘Ubadah darinya, dan lafadznya sebagai berikut:
.
‎إِنَّ النَّاسَ لَيَحُجُّونَ وَيَعْتَمِرُونَ وَيَغْرِسُونَ النَّخْلَ بَعْدَ خُرُوجِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ
.
Sesungguhnya manusia pasti akan melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan mereka akan menanam pohon kurma setelah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj”
.

‎ قَوْلُهُ عَنْ شُعْبَةَ يَعْنِي عَنْ قَتَادَةَ بِهَذَا السَّنَدِ .
‎ قَوْلُهُ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يَحُجَّ الْبَيْتَ وَصَلَهُ الْحَاكِمُ مِنْ طَرِيقِ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ عَنْهُ قَالَ الْبُخَارِيُّ وَالْأَوَّلُ أَكْثَرُ أَيْ لِاتِّفَاقِ مَنْ تَقَدَّمَ ذِكْرُهُ عَلَى هَذَا اللَّفْظِ وَانْفِرَادِ شُعْبَةَ بِمَا يُخَالِفُهُمْ وَإِنَّمَا قَالَ ذَلِكَ لِأَنَّ ظَاهِرَهُمَا التَّعَارُضُ لِأَنَّ الْمَفْهُومَ مِنَ الْأَوَّلِ أَنَّ الْبَيْتَ يُحَجُّ بَعْدَ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ وَمِنَ الثَّانِي أَنَّهُ لَا يَحُجُّ بَعْدَهَا وَلَكِنْ يُمْكِنُ الْجَمْعُ بَيْنَ الْحَدِيثَيْنِ فَإِنَّهُ لَا يَلْزَمُ مِنْ حَجِّ النَّاسِ بَعْدَ خُرُوجِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ أَنْ يَمْتَنِعَ الْحَجُّ فِي وَقْتِ مَا عِنْدَ قُرْبِ ظُهُورِ السَّاعَةِ وَيَظْهَرُ وَاللَّهُ أَعْلَمُ أَنَّ الْمُرَادَ بِقَوْلِهِ لَيُحَجَّنَّ الْبَيْتَ أَيْ مَكَانَ الْبَيْتِ لِمَا سَيَأْتِي بَعْدَ بَابٍ أَنَّ الْحَبَشَةَ إِذَا خَرَّبُوهُ لَمْ يُعْمَرْ بَعْدَ ذَلِك
.

Ucapannya “dari Syu’bah” maksudnya dari Qatadah dengan sanad ini.
.
Sabda beliau:
‎ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يَحُجَّ الْبَيْتَ
.
“Tidak akan terjadi hari kiamat sampai tidak ada lagi orang berhaji ke Baitullah ”
.
Ini disambung oleh al-Haakim melalui jalur Ahmad bin Hanbal darinya.
Al-Bukhariy berkata:
.
‎وَالْأَوَّلُ أَكْثَرُ
.
“Hadits yang pertama lebih banyak”
.
Karena kesepakatan para perawi yang telah berlalu disebutkan itu bersepakat pada lafadz ini, dan bersendirinya Syu’bah (dengan lafadz) yang menyelisihi mereka itu dia katakan karena lahiriyyah kedua hadits ini seakan kontradiksi, karena yang dipahami dari hadits pertama adalah; akan dilaksanakan ibadah haji di Baitullah setelah terjadinya tanda-tanda besar kiamat, sedangkan hadits yang kedua menunjukkan tidak terlaksananya haji setelah tanda-tanda besar kiamat itu, akan tetapi kedua hadits ini bisa dikompromikan yaitu; terlaksananya haji setelah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj itu tidak mengharuskan terhalangnya haji pada waktu dekatnya terjadi kiamat, maka yang tampak wallahu a’lam yang dimaksud dengan sabda beliau:
.

‎لَيُحَجَّنَّ الْبَيْتَ
.
Sungguh akan dilaksanakan haji”
Maksudnya adalah tempat di mana Baitullah berada (yaitu Masjidil Haram), sebagaimana akan datang setelah satu bab, bahwa Sesungguhnya setelah orang Habasyah merobohkan/menghancurkan Ka’bah maka tidak akan dimakmurkan lagi setelah itu.
” (Fathul Baariy Syarah Hadits no. 1528)
.

  • Kesimpulannya:


Jika memperhatikan riwayat yang dipaparkan oleh al-Imam al-Bukhariy dan penjelasan al-Hafidzh Ibnu Hajar -rahimahumallahu- di atas, maka ramalan ustadz Dzulkifli bahwa tanda besar kiamat akan terjadi pada tahun 2020 adalah kesalahan yang sangat fatal. Kesalahan fatal ini mirip dengan kesalahannya ketika berdalil dengan hadits palsu dia meramal bahwa hantaman meteor akan terjadi pada tanggal 15 Ramadhan tahun 2020 ini, kedustaan dan cocoklogi ngawur ustadz Dzulkifli itu telah kami jelaskan pada tulisan dalam link berikut ini:

.

Kita tunggu tanggal 15 Ramadhan tahun ini apakah meteor akan jatuh dan terjadi Dukhan sebagaimana cocoklogi sang ustadz?
.
Ataukah kita menunggu apakah ibadah haji pada tahun 2020 ini tertunda atau tidak?
.
Ataukah kita menunggu Imam Mahdi dibaiat pada tahun 2020 ini? Karena menurut ustadz Dzulkifli Imam Mahdi sudah berumur 35 tahun pada tahun 2015 lalu, sedangkan Imam Mahdi dibaiat pada umur 40 tahun.
.
Semoga Allah tampakkan kedustaan sang ustadz cocoklogi ini.

.

  • Syubhat Kedua:


Penstabil atau penjinak bumi adalah ka’bah dan orang yang tawaf di Ka’bah
.

  • Bantahan:


Harusnya sang ustadz kembali melihat sejarah, dan membaca buku para ulama tentang sejarah Makkah terlebih khusus Masjidil Haram.
.
Jika seandainya apa yang diucapkan oleh ustadz Dzulkifli itu benar, maka kiamat sudah terjadi sejak dahulu, demikian pula huru-hara yang dia ramalkan itu telah terjadi, karena tidak adanya orang yang thawaf di Ka’bah itu sudah pernah terjadi sejak zaman dahulu, bahkan terjadi beberapakali.
.

Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam kitabnya tentang fitnah Qaramithah, Kriminal paling sadis yang pernah terjadi dilakukan oleh kaum Syiah atas perintah Abu Thahir al-Qurmuthiy (Raja Bahrain waktu itu) pada tahun 317 Hijriyyah bertepatan pada tahun 908 Masehi ketika mereka mensabotase Masjidil Haram dan membunuh orang-orang yang ada didalamnnya, mereka mengambil Hajar Aswad dan disembunyikan selama 22 tahun dan mereka kembalikan pada tahun 339 Hijriyyah.
(Lihat penjelasannya dal
am Kitab al-Bidayah wa an-Nihayah, jilid ke- 11, peristiwa tahun 317 Hijriyyah).
.

Tidak ada orang yang berhaji selama 10 tahun sejak peristiwa tersebut. Jika mengikuti cocoklogi ustadz Dzulkifli, harusnya kiamat sudah terjadi sejak dahulu.

.

Bahkan tidak perlu jauh-jauh kita kembali ke zaman dahulu, baru beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 4 Maret 2020, pemerintah Arab Saudi mengumumkan penangguhan sementara ibadah umroh bagi penduduk setempat dan pendatang dari luar Arab Saudi, pada tanggal 5 Maret 2020 Masjidil Haram ditutup dalam rangka sterilisasi guna mencegah penyebaran virus Corona, bererti tidak ada orang yang thawaf di Baitullah.
.
Apakah para pembaca merasakan bumi tidak stabil? Sebagaimana igauan ustadz Dzulkifli?
.


Demikian pula kebijakan yang ditetapkan oleh Kerajaan Arab Saudi, Perintah Raja No. 45942 tanggal 8 Sya’ban 1441 Hijriyyah bertepatan tanggal 2 April 2020, khusus dua kota suci Makkah dan Madinah (lockdown) dan tidak boleh keluar dari rumah selama 24 jam sejak perintah dikeluarkan sampai adanya pemberitahuan berikutnya, ini bererti tidak ada yang thawaf di Baitullah!.

Mari sejenak gunakan akal yang Allah berikan kepada kita, apakah sekarang bumi tidak stabil? Ataukah otak ustadz Dzulkifli yang tidak stabil? Silakan para pembaca yang menilainya.

  • Syubhat Ketiga:

Hantaman meteor menyebabkan Dukhaan”
.
‎فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ
‎يَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ
.

Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (Ad-Dukhaan: 10-11)
.

Al-Imam al-Qurthubiy -rahimahullahu- menjelaskan ada tiga pendapat di kalangan para ulama dalam menafsirkan kata “Dukhaan”(kabut) dalam ayat ini:
.

  • Pertama: Dukhan belum terjadi dan Itu adalah tanda besar kiamat

.

Ini adalah pendapat Ali, Ibnu Abbas, Amr, Abu Hurairah, Zaid bin Ali, al-Hasan al-Bashriy dan Ibnu Abi Mulaikah dan selain mereka.
Berdasarkan hadits dalam riwayat Muslim, dari Abu ath-Thufail dari Hudzaifah bin Usaid al-Ghifaariy -radhiyallahu ‘anhu berkata
.
‎اطلع النبي – صلى الله عليه وسلم – علينا ونحن نتذاكر فقال : ما تذكرون ؟ قالوا : نذكر الساعة
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam muncul di hadapan kami dan kami sedang mudzakarah, maka beliau bersabda “apa yang sedang kalian perbincangkan?”, mereka menjawab “kami sedang berbincang tentang hari Kiamat, beliau pun bersabda:
.
‎إنها لن تقوم حتى تروا قبلها عشر آيات – فذكر – الدخان والدجال والدابة وطلوع الشمس من مغربها ونزول عيسى ابن مريم وخروج يأجوج ومأجوج وثلاثة خسوف ؛ خسف بالمشرق وخسف بجزيرة العرب وآخر ذلك نار تخرج من اليمن تطرد الناس إلى محشرهم
.
“Sesungguhnya tidak akan terjadi kiamat itu sampai kalian melihat sepuluh tanda-tanda: Ad-Dukhaan, Dajjal, Ad-Daabbah, matahari terbit dari tempat tenggelamnya, turunnya Nabi Isa bin Maryam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, tenggelamnya tiga tempat; tenggelam di Timur, tenggelam di Barat, dan tenggelam di Jazirah Arab, dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman yang akan menggiring manusia ke tempat pengumpulan mereka.” (HR.Muslim)

.

Dalam riwayat Ats-Tsa’labiy, Hudzaifah -radhiyallahu ‘anhu- bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
.
‎يا نبي الله ، وما الدخان ؟ قال هذه الآية : فارتقب يوم تأتي السماء بدخان مبين يملأ ما بين المشرق والمغرب يمكث أربعين يوما وليلة أما المؤمن فيصيبه منه شبه الزكام وأما الكافر فيكون بمنزلة السكران يخرج الدخان من فمه ومنخره وعينيه وأذنه ودبره )
.
Wahai Nabi Allah, apa itu Dukhaan? Beliau bersabda: “Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa Dukhaan(kabut) yang tampak jelas yang akan memenuhi antara Timur dan Barat, terjadi selama empat puluh hari empat puluh malam. Adapun orang yang beriman, maka Dukhaan akan menimpanya bagaikan pilek, sedangkan orang kafir maka sama seperti orang yang mabuk, Dukhaan (kabut) itu akan keluar dari mulut, hidung, kedua mata, telinga dan duburnya.” (Tafsir al-Qurtubhiy
)
.

Pendapat Kedua: Dukhaan telah terjadi, yaitu kelaparan yang menimpa kafir Quraisy akibat doa Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- atas mereka, saking laparnya, salah seorang di antara mereka melihat kabut tebal di antara langit dan bumi. Ini adalah pendapat Abdullah bin Mas’ud -radhiyallahu ‘anhu-.
.

Berdasarkan hadits shahih riwayat al-Bukhariy, Muslim dan at-Tirmidziy, al-Bukhariy berkata:
.
‎حدثني يحيى قال حدثنا أبو معاوية عن الأعمش عن مسلم عن مسروق قال : قال عبد الله : إنما كان هذا لأن قريشا لما استعصت على النبي – صلى الله عليه وسلم – دعا عليهم بسنين كسني يوسف ، فأصابهم قحط وجهد حتى أكلوا العظام ، فجعل الرجل ينظر إلى السماء فيرى ما بينه وبينها كهيئة الدخان من الجهد ، فأنزل الله تعالى : فارتقب يوم تأتي السماء بدخان مبين .
.

Telah menceritakan kepada kami Yahya, ia berkata telah menceritakan kepada kami Abu Muawiyah dari al-A’masy dari Muslim dari Masruq, ia berkata: Abdullah bin Mas’ud berkata; ini terjadi karena Quraisy ingkar kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau pun mendoakan kejelekan atas mereka berupa musim yang terjadi seperti di zaman Nabi Yusuf, maka mereka ditimpa paceklik dan kelaparan sampai mereka memakan tulang-belulang, maka ada di antara mereka yang melihat ke langit, maka ia melihatnya seperti Dukhaan (kabut) saking laparnya, maka Allah Ta’aala menurunkan ayat:
.
‎فارتقب يوم تأتي السماء بدخان مبين .
.
“Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa Dukhaan (kabut) yang tampak jelas.”

.

Pendapat Ketiga: Yang dimaksud adalah hari Fathu (penaklukan) Makkah, langit dipenuhi kabut. Ini adalah pendapat Abdurrahman bin al-A’raj
.

Setelah menyebutkan tiga pendapat tersebut, Al-Qurthubiy berkata:
Jika Dukhan ini telah berlalu kejadiannya sebagaimana pendapat Abdullah bin Mas’ud -radhiyallahu ‘anhu- maka Dukhan itu khusus menimpa kaum Musyrikin Makkah, dan jika Dukhan ini adalah tanda-tanda hari kiamat, maka ia berlaku umum sebagaimana yang telah berlalu penjelasannya.” (Tafsir al-Qurthubiy)
.
Dari penjelasan di atas, tidak seorang pun dari kalangan ulama yang mengatakan Dukhaan itu akibat hantaman Meteor sebagaimana cocoklogi ustadz Dzulkifli ini, ada riwayat dari Shahabat Ibnu Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- yang menyebutkan tentang bintang berekor, akan tetapi bukan sebagaimana yang disebutkan oleh ustadz Dzulkifli.
.


Ibnu Jariir dan ibnu abi Hatim -rahimahumallahu- meriwayatkan dari Ibnu Abi Mulaikah, ia berkata:
Pada suatu hari aku berangkat di pagi hari bertemu Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata “semalam aku tidak tidur sampai Shubuh”
.
Aku bertanya “kenapa?”, beliau Menjawab: “mereka berkata telah muncul bintang berekor, maka aku khawatir Dukhaan telah terjadi, sehingga aku tidak tidur sampai Subuh.”
(Tafsir ath-Thabariy: 25/113, Tafsir Ibnu Katsir: 7/235)

.
Dalam atsar di atas, tidak ada penjelasan tentang hantaman meteor, hanya penyebutan “bintang berekor”, sedangkan jika kembali ke penjelasan tentang Dukhaan, Dukhaan itu datang dari langit sebagaimana penjelasan di atas, dan bintang berekor itu hanyalah tanda.
Ramalan dusta seperti yang dilakukan oleh ustadz Dzulkifli ini pernah juga dilakukan oleh akun Facebook Jamal Adra, dalam tulisannya dia mengatakan kejadian itu akan terjadi pada tanggal: 26/3/2016, dia juga mengatakan terjadi pada Ramadhan 1437 Hijriyyah,
https://www.facebook.com/1436410246572367/posts/1127919227271238/?d=n
.

Ternyata ramalan itu meleset! Sampai detik ini belum kiamat dan belum ada meteor!
.
Di sisi lain, dalam video lain yang dipublikasikan pada tanggal 17 Mei 2019 lalu, ustadz Dzulkifli mengatakan akan terjadi “dentuman besar dari langit” sesuai dengan berita dari teman ustadz Dzulkifli yang katanya tinggal di Madinah, temannya itu ternyata sudah dua puluh tahun berteman dengan al-Imam al-Mahdi, maka al-Imam al-Mahdi itu bermimpi akan terjadi “dentuman besar dari langit”, dan disampaikan kepada temannya tersebut, kemudian sang teman memberitahukan kepada ustadz Dzulkifli, dan ternyata nomor teman ustad Dzulkifli itu sudah tidak aktif lagi, karena memang sebelumnya sang teman itu berkata nomor itu akan dinonaktifkan.
.

Silakan dengar dongeng ustadz Dzulkifli di sini:
https://youtu.be/nFSuatJkuZA (menit ke 4:10)
.

Kadang hantaman meteor, kadang dentuman besar, entah nanti apalagi?
.
Dari mana dan apa sandaran ustadz Dzulkifli dalam ceramahnya tentang akhir zaman?
.
Dalam sebagian video sang ustadz sempat menyebutkan:

1. Youtube (menit 43:08, 34:57 dll) https://youtu.be/TN8ehznG1Iw
2. Discovery Channel (42:46)
3. NASA (35:23) https://youtu.be/TN8ehznG1Iw
4. Filem Lord Of The Ring https://youtu.be/-PkIeKqgm7o(8:48)
.

Jangan sampai sang ustadz juga percaya teori evolusi Darwin, Neil Amstrong dan Apollo 11 yang mendarat di Bulan, semoga tidak, Allahul Musta’aan.
.
Sebagaimana ustadz cocoklogi di Bandung yang mengatakan UFO adalah kendaraan Dajjal, dan UFO itu pernah lewat di Cimahi, hujung-hujungnya ya cocoklogi teori konspirasi Illuminati, simak dongengnya di sini, tapi jangan sambil ketawa ya!

.
Dalam sebuah hadits yang shahih dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu-, berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
‎ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
.
Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur malah didustakan, pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.”
Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”.
Beliau menjawab, “Orang bodoh yang turut campur berbicara dalam urusan masyarakat luas.” (HR. Ibnu Majah, disahihkan al-Albani dalam as-Shahihah [1887] as-Syamilah).
.

Allahul Musta’aan.

Bersambung insya Allah…..
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kaum muslimin, Baarakallahu fiykum.
Sebarkan tulisan ini semoga menjadi sebab kebaikan di dunia dan akhirat.
Muhammad Tamrin Abu Zakariyya zat-Tawawy

.
•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Semua kebenaran di dalamnya adalah berkat taufiq dari Alloh. Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi dan dari setan, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya serta seluruh kaum muslimin dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq*_
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_